Metrobatam, Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur yang terjadi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Mereka menjalankan bisnis itu secara daring atau online guna menghindari terendus aparat.

Penangkapan terhadap sindikat itu dilakukan pada 2 Agustus pekan lalu. Ketiga pelaku yang berperan sebagai dalang prostitusi berhasil dibekuk berinisial SBR alias Obay, TM alias Oncom dan RMV.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan penyelidikan awalnya dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat soal praktik pelacuran di apartemen tersebut. Dari informasi itulah tim pun mulai melakukan penyelidikan.

“Tim melakukan penyelidikan dan menangkap mucikari dan juga mengamankan beberapa wanita di bawah umur di mana dalam hasil pemeriksaan mereka rata-rata diberikan kepada pria dengan imbalan uang,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/8).

Sindikat itu menjalankan praktik prostitusi melalui aplikasi pesan singkat Beetalk. Tersangka SBR menjajakan para remaja itu dengan menuliskan Open BO (Booking Out).

Ketika ada pelanggan yang berminat, mereka akan berkomunikasi melalui aplikasi itu. SBR juga mengirimkan gambar-gambar para remaja putri yang dijajakan, berikut tarifnya berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

Jika pelanggan sudah memilih dan sepakat soal tarif, SBR akan memberikan nomor telepon selulernya untuk komunikasi lanjutan melalui aplikasi WhatsApp.

Setelah itu, SBR dan pelanggan bertemu di Taman Menara Flamboyan Kalibata City. Setelah itu pelanggan dibawa menuju lantai 21 tempat praktik prostitusi berlangsung. “Dari uang yang diberikan, muncikari mendapatkan uang,” kata Nico.

Bukan sekali ini saja praktik prostitusi terjadi di Apartemen Kalibata City. Nico menyatakan telah berkoordinasi dengan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga serta anggota satuan pengamanan di apartemen tersebut untuk membentuk sistem sosial dalam rangka pengamanan. Dia meyakini sistem itu bakal mempersulit terjadinya praktik pelacuran di Apartemen Kalibata yang telah berkali-kali menjadi target penangkapan polisi.

“Dalam sistem sosial ini dibuat aturan-aturan sosial di mana yang tinggal di apartemen memberikan identitas kemudian melakukan screening, membayar kewajiban keamanan, kemudian dari bawah ke atas dicatat,” tuturnya.

5 Diantaranya ABG

Polisi mengamankan puluhan pekerja seks komersial (PSK) terkait praktik prostitusi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. 5 orang di antaranya masih berstatus ABG.

“Yang lebih memprihatinkan karena penjaja seks komersialnya, 5 di antara 32 yang kami amankan adalah anak-anak dengan usia 16-18 tahun,” kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Ade mengatakan para PSK itu telah bekerja selama dua tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah. “Yang sudah bekerja kurang lebih 2 tahun, berdasarkan pengakuan dan keterangan yang kami dapatkan dari mereka,” ujar Ade.

Dalam kasus ini, polisi menangkap tiga orang pelaku yaitu SBR alias Obay, TM dan RMV. SBR berperan sebagai muncikari sedangkan RMV dan seorang perempuan berinisial TM merupakan penyedia kamar bagi PSK dan para pelanggan.

Atas perbuatannya, para pelaku itu dijerat dengan pasal 296 KUHP dengan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara dan pasal 506 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. (mb/cnnindonesia/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kota Batam Masuk Kriteria Kota Peduli HAM

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam menerima penghargaan dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) untuk kriteria kota peduli dan cukup...

Danlantamal IV Pimpin Upacara Peringatan Hari Nusantara

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin pelaksanaan upacara peringatan Hari...

Maraknya Pencurian Aset Gardu PLN Batam Sebabkan Listrik Padam

Metrobatam.com, Batam - Beberapa waktu ini marak terjadi pencurian aset gardu dan material listrik yang menyebabkan pelanggan mengalami gangguan padam dan kerugian material PLN...

KPU Kota Batam : Jumlah Pemilih Pemilu 2019 Kota Batam Berkurang 25.603 Orang

Metrobatam.com, Batam - Komisi Pemilihan Umum Kota Batam Kepulauan Riau menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 untuk pemilu 2019 sebanyak 650.876...

La Nyalla: Saya Bukan Timses, Hanya Ingin Tebus Dosa ke Jokowi

Metrobatam, Jakarta - La Nyalla Mattalitti mengaku tidak mendapatkan tugas khusus apapun dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia mengaku ingin...

Disdukcapil Padang Pariaman Akui Tercecernya E-KTP karena Kelalaian Pegawai

Metrobatam, Pariaman - Ditemukannya e-KTP dalam karung bekas dekat permukiman warga di Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) karena kelalaian...

Guru Honorer Siap-siap Diangkat Jadi ‘PNS’

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah dan Komisi X DPR RI kembali mencari jalan keluar untuk mengatasi guru honorer THK-2 (Tenaga Honorer Kategori 2) yang nasibnya...

Tjahjo: Kisruh e-KTP Tak Ada Hubungan dengan DPT Pemilu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan kisruh soal KTP elektronik atau e-KTP, mulai dari tercecernya seribuan e-KTP di Padang Pariaman, Sumatera...

Bencana Hidrologi Musim Hujan Kepung Sumatra

Metrobatam, Jakarta - Bencana hidrologi akibat curah hujan tinggi terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Di Provinsi Aceh, jembatan penghubung Desa Babah Lhung dan...

PDIP Tunggu Aksi Sandiaga yang Mau Pindahkan Markas ke Jawa Tengah

Metrobatam, Jakarta - Cawapres 02 Sandiaga Uno memindahkan markas pemenagan mereka ke Jawa Tengah dengan alasan ingin lebih dikenal di kandang rival. PDIP menunggu...

PUPR: 120 Hunian Sementara Siap Dihuni Korban Gempa Palu

Metrobatam, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyatakan 120 unit hunian sementara siap ditempati warga terdampak gempa Palu, Sulawesi...

BP Batam Tidak Jadi Bubar, Ini Penjelasan Menko Perekonomian Darmin

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution buka-bukaan mengenai hasil rapat terbatas terkait pengembangan ekonomi Batam, Rabu (12/12). Berbicara di kantornya, Darmin mengemukakan...