Polisi Buru Sindikat Penyalur TKI Ilegal di Batam

    Metrobatam, Batam – Satuan Reskrim Polresta Barelang menggerebek sebuah ruko penampungan TKI ilegal di Ruko Taman Lakota, Batam Center, Batam, Selasa (2/8) malam. Di penampungan tersebut ditemukan ratusan calon TKI ilegal dalam kondisi memprihatinkan karena berminggu minggu disekap dalam ruangan sempit dan pengap.

    Penggrebekan penampungan TKI ilegal awalnya sempat dihalangi beberapa preman yang mengaku sebagai penjaga penampungan tersebut. Namun, saat puluhan polisi datang ke lokasi, para preman tersebut langsung menghilang.

    Pemandangan menyedihkan langsung terlihat saat ratusan calon TKI yang terdiri dari 230-an orang tersebut berdesakan di ruang sempit. Jangankan untuk tidur, untuk berselonjor kaki saja para calon TKI tersebut tidak bisa leluasa.

    Para TKI ini berasal dari Lombok, Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur. Para calon TKI ilegal ini sudah beberapa pekan berada di penampungan ilegal tersebut. Sayangnya, para calon TKI ini masih terlihat ketakutan sehingga tidak mau berterus terang terkait siapa yang membawa mereka ke Batam.

    Salah seorang calon TKI, Maryati mengaku berangkat sendiri ke Malaysia dan transit di Batam. TKI asal Sumenep itu mengaku tidak membawa dokumen apapun sebagai pegangan untuk mengurus surat-surat berangkat dan bekerja ke Malaysia.

    Sementara Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Memo Ardian yang langsung turun ke lokasi mengatakan, akan mngejar para pelaku yang terlibat dalam jaringan perdagangan manusia tersebut. Saat ini, sambung memo, jajarannya masih mengejar para pelaku yang diduga telah bertahun tahun bergelut dengan bisnis haram tersebut.

    Namun, dari penyidikan awal polisi mendapatkan keterangan jika para calon TKI ini akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur tikus dan jalur resmi. Untuk masuk ke Malaysia melalui jalur resmi, para calon TKI diwajibkan membayar uang jutaan rupiah untuk mengurus surat-surat berupa paspor dan visa.

    Saat ini, para calon TKI dibawa ke Mapolresta Barelang untuk diperiksa. Sementara, polisi langsung mengejar jaringan pelaku perdagangan manusia tersebut.(mb/okezone)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Melawan, 2 Terduga Teroris di Tanjungbalai Ditembak Polisi

    Metrobatam, Jakarta - Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menembak dua pria terduga teroris di Jalan Jumpul, Lingkungan VI, Kelurahan Kapias Pulau Buaya, Kecamatan Teluk...

    Dor! TNI AL Bekuk Penyelundup 20 Ribu Hp di Perairan Batam

    Metrobatam, Batam - 20 Ribu unit handphone hasil selundupan diamankan KRI Lepu-861. Handphone selundupan ini berasal dari salah satu distributor di Jurong, Singapura. Sempat...

    Menteri Susi Semprot Sandiaga, Sandiaga Menjawab

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tampaknya sedang cukup geram dengan tingkah calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Susi...

    Jokowi Beri Beasiswa ke 5.144 Mahasiswa Korban Gempa Lombok

    Metrobatam, Lombok Tengah - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Ada 5.144 mahasiswa...

    Wagub Jabar Dukung Seruan Khotbah Jumat Tolak LGBT di Cianjur

    Metrobatam, Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengaku pihaknya tak akan mempersoalkan imbauan Pemerintah Kabupaten Cianjur agar seluruh pengurus masjid menyajikan...

    Caleg yang Kampanye Berseragam Polri di Sumsel Ternyata Kader Berkarya

    Metrobatam, Palembang - Calon anggota DPR RI yang diduga berkampanye berseragam kedinasan Polri di Sumatera Selatan diketahui merupakan kader Partai Berkarya. Hal tersebut pun dibenarkan...

    Sedekah Laut, Tradisi Luhur yang Disalahpahami

    Metrobatam, Jakarta - Sedekah laut dianggap tradisi yang melanggar agama. Padahal, banyak yang tidak paham dengan maksud sesungguhnya dari acara sedekah laut. "Masyarakat pesisir terutama...

    Survei: Guru Muslim Punya Opini Intoleran dan Radikal Tinggi

    Metrobatam, Jakarta - Hasil survei terbaru dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM), UIN Jakarta, menemukan bahwa mayoritas guru beragama Islam di Indonesia memiliki...

    Bawaslu Enggan Kelola Dana Saksi untuk Pemilu

    Metrobatam, Jakarta - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Afifuddin mengatakan bahwa pihaknya keberatan jika harus mengelola dana saksi pemilu. Pasalnya, peraturan hanya mengamanatkan Bawaslu...

    Gara-gara Iklan Videotron, Jokowi-Amin ‘Dikejar’ Syahroni

    Metrobatam, Jakarta - Sidang dugaan pelanggaran kampanye videotron Joko Widodo-Ma'ruf Amin kembali ditunda lantaran timses pasangan nomor urut 01 itu tidak membawa surat kuasa....

    Sri Mulyani Dilaporkan soal Pose 1 Jari, Kemenkeu: Itu Bukan Kampanye

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani dilaporkan ke Bawaslu karena pose satu jari saat penutupan IMF-World Bank di Bali beberapa waktu lalu. Kementerian...

    Pemerintah Tegaskan Dana Saksi dari APBN Hanya Pelatihan

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyatakan tidak menganggarkan atau mengalokasikan dana untuk saksi dari partai politik pada pelaksanaan pemilu 2019 dalam Anggaran...
    SHARE