Polisi Buru Tekong Kapal Bermuatan WNI yang Tenggelam di Johor

782
Foto: Dok. KJRI Johor Bahru

Metrobatam.com, Johor – Kapal pembawa 63 WNI yang tenggelam di Johor, Malaysia saat ini masih dalam penyelidikan polisi setempat. Diketahui bahwa kapal itu berlayar secara tidak resmi. Polisi pun memburu nakhoda kapal (tekong) yang mengambil keuntungan dari insiden ini.

Menurut keterangan para saksi yang ditemui Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Taufiqur Rizal, para WNI diberangkatkan oleh seorang tekong melalui jalur belakang tersebut dengan cukup membayar antara 800 sampai 1.500 ringgit Malaysia atau setara Rp2,5 juta sampai Rp4,8 juta.

“Pihak berwajib masih mencari dan akan menangkap tekong tersebut untuk selanjutnya diproses secara hukum,” terang Rizal, Senin (25/7/2016).

Selama mereka sanggup membayar sejumlah itu, persyaratan lain tidak dipermasalahkan. Sehingga saat kapal tersebut ditemukan tenggelam, hanya beberapa penumpang saja yang memiliki paspor. Akan tetapi, tidak memiliki izin tinggal untuk bekerja di Malaysia.

“Hanya sebagian kecil dari mereka yang bekerja di Johor, lainnya bekerja di Kuala Lumpur, Penang, Perak, Pahang dan tempat-tempat lain di Semenanjung Malaysia,” paparnya.

Sebanyak sebelas WNI tewas dalam insiden tenggelamnya kapal di Pantai Batu Layar Sungai Rengit, Bandar Penawar, Johor, Malaysia. Menurut penuturan sejumlah korban yang selamat, kapal membawa 63 penumpang.

Itu berarti masih ada sekira 21 orang lagi yang hilang. Sementara 34 lainnya sudah berhasil diselamatkan oleh Tim SAR. Korban selamat terdiri dari 26 laki-laki dan delapan perempuan.

“Saat ini mereka (korban selamat) berada di tahanan sementara kantor imigrasi Johor Bahru. Satgas Perlindungan KJRI JB sudah dipertemukan dengan mereka dan sesuai arahan Bu Menlu (Retno LP Marsudi) akan segera dibuatkan dokumen pemulangannya,” ujar dia.

Upaya pencarian terhadap korban hilang masih akan terus dilakukan sampai beberapa hari ke depan. Tepatnya lagi, sampai ada perintah untuk Tim SAR berhenti mencari. (mb/okzone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN