Polisi Gerebek Home Industri Pembuat Ekstasi di Batam

Metrobatam.com, Batam – Satuan Narkoba Polresta Barelang, berhasil menangkap Ibrahim dalam rumahnya di Perumahan Villa Paradise, Batuaji. Dari tangan pria berusia 46 tahun itu, polisi mengamankan tiga piring adonan ekstasi siap cetak dan sejumlah alat cetak pil ekstasi merk On.

Menurut Kasat Narkoba Polresta Barelang Kompol Suhardi Hery, penangkapan pelaku setelah mendapatkan informasi warga kalau di dalam perumahan ada yang membuat pil ekstasi (home industri).

Saat ditelusuri, didalam rumah pelaku kita temukan peralatan cetak dan adonan ekstasi. “Dari dalam rumah pelaku, kita temukan tiga piring adonan dan 30 butir pil ekstasi yang sudah dicetak,” katanya saat ekspos, Jumat (19/8/2016) siang.

Setelah mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti, Suhardi mengirimkan tiga piring adonan ekstasi itu ke Labforensik Medan untuk mengetahui apa saja di dalam adonan itu.

“Pengakuan pelaku di dalam adonan itu ada kandungan metametamine (Bahan dasar pembuat pil ekstasi), sabu-sabu dan ada juga beberapa zat kimia,” ujarnya.

Untuk mengetahui apa saja di dalam adonan itu, Suhardi mengaku masih menunggu hasil labfor.

Tetapi, menurut pengakuan pelaku setelah mencoba hasil racikannya dengan pil ekstasi yang ada rasanya sama dengan pil ekstasi di pasaran.

“Pelaku mengaku pil yang dia buat sama dengan pil ekstaasi, setiap pil yang dia buat dipasarkan Rp150 ribu perbutirnya,” katanya.

Dari tiga adonan yang berhasil diamankan itu, Suhardi menduga jika tercetak ada 300-400 butir dan pelaku mengaku telah memasarkannya sekitar satu bulan belakangan ini.

Pantauan selama ekspos terlihat sejumlah alat percetakan pil ekstasi dan juga cetakan merk. Menurut Ibrahim saat mempraktekan cara mencetak pil ekstasi, setelah mengadon sejumlah bahan pil ekstasi dan mencetak pil. Pil yang sudah dicetak dijemur selama satu hari, baru diedarkan.

“Awalnya eksperimen saja, setelah rasa dan efek obatnya sama dengan pil ekstasi. Baru saya jual perbutirnya Rp150 ribu,” akunya.

Saat ditanyai kepada siapa saja diedarkan pil ekstasi itu, Ibrahim mengaku menjual pil racikannya ke teman-temannya saja dan belum berani dia edarkan ke tempat hiburan malam (THM). “Saya baru sebulan memproduksinya, selama ini saya jual ke teman-teman saya saja,” katanya.

Akibat perbuatannya, Suhardi mengganjar pelaku dengan Pasal Undang-undang tentang narkotika Pasal 112, Pasal 113 dan Pasal 114, dengan ancaman kurungan penjara minimal lima tahun dan maksimal hukuman mati.

Mb/Sindonews

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bawa Sabu 1.038 Gram, Calon Penumpang Lion Air JT 373 Diamankan Petugas Bea Cukai...

Metrobatam.com, Batam - Dua calon penumpang pesawat Lion air JT 373 Batam diamankan petugas Bea Cukai Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (22/7/2018) pada pukul...

Hendak Edarkan Shabu 1/2 Kg di Bukittinggi, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

Metrobatam.com, Bukittinggi - Melalui kerjasama masyarakat dan serta hasil penyelidikan jajaran Sat Resnarkoba Polres Bukittinggi, maka pada hari Kamis tanggal (19/7) pukul 22.30 Wib...

Wiranto Siapkan Lapas Koruptor di Pulau Terpencil

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordintaor Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut posisi Lembaga Permasyarakatan yang berada di kawasan perkotaan menjadi masalah utama penggunaan...

Ajukan PK, Jero Wacik Berharap Bebas dari Kasus Korupsi

Metrobatam, Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengajukan peninjauan kembali (PK) atas putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 1787K/PID.SUS/2016. Dalam...

Tommy Tuding KKN Makin Parah, PKB: Penegakan Hukum Kini Lebih Baik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) menuding praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) makin parah. PKB menyebut penegakan...

Sebut AHY Anak Kecil, Prabowo Tegur Arief Poyuono

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyesalkan pernyataan Wakil Ketua umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang meremehkan kualitas seorang Agus Harimurti...

Jaksa KPK Ajukan Banding atas Vonis Dokter Bimanesh

Metrobatam, Jakarta - Jaksa KPK mengajukan banding atas vonis dokter Bimanesh Sutarjo. Bimanesh Sutarjo sebelumnya divonis 3 tahun penjara. "Hari ini, kami menyatakan banding," ucap...

12 Poin Temuan Ombudsman soal Kesiapan Asian Games 2018

Metrobatam, Jakarta - Ombudsman mengumumkan hasil survei kesiapan penyelenggaraan Asian Games 2018. Ada 12 poin yang perlu dikebut untuk diperbaiki. Ombudsmen melakukan survei H-40 dari...

Balas Dendam, Pedagang Mi Ayam Hujani Ujang Putih dengan 11 Tusukan

Metrobatam, Lubuk Linggau - Lantaran dendam, seorang pedagang mi ayam bernama Jemedi (25), warga Kota Lubuklinggau menghujani Putonaki alias Ujang Putih dengan 11 tusukan...

BMKG Prediksi Gelombang Hingga 6 Meter Bakal Sambangi Pantai di Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Potensi gelombang tinggi beberapa hari ke depan menimbulkan risiko di perairan selatan Indonesia. Gelombang tertinggi di sejumlah wilayah selatan ini diperkirakan...

Dana Otsus Rp56 Triliun Lebih, Kemiskinan di Aceh Justru Meningkat

Metrobatam, Banda Aceh – Provinsi Aceh tercatat menerima Rp56,67 triliun dana otonomi khusus dari pemerintah pusat sejak 2008 hingga 2018. Ironinya, uang sebanyak itu...

Pemkab Bintan Siapkan Rp2 Milyar Bantu Operasional Sekolah

Metrobatam.com, Bintan - Mulai tahun 2018 ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah menganggarkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebesar 2 Milyar Rupiah dalam rangka...
BAGIKAN