Metrobatam, Jakarta – Kepolisian Resor (Polres) Mimika menjelaskan status bangunan markas Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang diambil alih TNI-Polri, beberapa waktu lalu. Kapolres Mimika Ajun Komisaris Besar Agung Marlianto menegaskan bangunan di Jalan Sosial Kebon Sirih, Timika itu bukan dikuasai oleh TNI-Polri, namun disita.

Penyitaan dilakukan sambil menunggu kepastian hukum para tersangka anggota KNPB yang diamankan kepolisian lantaran dugaan makar.

   

“Kita tunggu hasil sidang mereka. Manajemen Freeport sudah secara tegas menyatakan bahwa tidak pernah memberikan atau mengizinkan kepada siapa pun untuk mendirikan bangunan di lokasi tersebut,” kata Agung, dikutip Antara, Kamis (10/1).

Agung mengajak simpatisan pendukung KNPB wilayah Timika agar kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Agung mengimbau para anggota KNPB, kembali ke masyarakat untuk bersama-sama segenap komponen masyarakat lainnya membangun Papua.

“TNI-Polri tetap membuka diri kepada seluruh pendukung dan simpatisan KNPB di wilayah Timika,” kata dia.

Agung menegaskan, KNPB selalu mengedepankan hal-hal yang kontraproduktif seperti mengobarkan perjuangan Papua lepas dari NKRI. Bahkan dalam razia yang dilakukan aparat TNI-Polri di Markas KNPB Wilayah Timika beberapa waktu lalu, kata dia, juga ditemukan senjata api dan amunisi yang diduga kuat digunakan untuk melakukan penyerangan kepada aparat.

“Ini sudah mengarah kepada perbuatan yang melawan pemerintahan yang sah. Maka, mari kembali ke NKRI. Kita sama-sama membangun Papua yang jauh lebih baik,” ujar Agung.

Diketahui, Pada 31 Desember 2018 Kepolisian Resor Mimika mengambil alih kantor atau markas KNPB wilayah Timika yang berlokasi di kompleks sosial Timika. Kantor KNPB akan ditutup dan akan digunakan sebagai pos Polisi atau TNI. Awalnya Polres Mimika melakukan penggeledahan, dan menemukan berbagai barang bukti berupa dokumen-dokumen terkait dengan Papua merdeka.

Bersamaan dengan itu, polisi menetapkan tiga pengurus dan anggota KNPB sebagai tersangka kasus makar. Kasus ketiga tersangka tersebut kini dilimpahkan ke Mapolda Papua, Kota Jayapura untuk diproses di Ditreskrim Umum Polda Papua.

“Benar ada tiga tersangka kasus makar yang prosesnya dilimpahkan ke Polda Papua untuk ditindaklanjuti,” kata Kabid Humas Polda Papua Ahmad Kamal, Selasa (8/1).

Ia menyebutkan ketiga tersangka itu berinisial SA, MD, dan VG. Tiga anggota KNPB itu sebelum dibawa ke Polda Papua terlebih dahulu diamankan di Mapolres Mimika di Timika.

Menanggapi pengambilalihan dan penangkapan anggotanya, KNPB melayangkan somasi kepada Polres Mimika. Hal itu tertuang dalam surat somasi yang dilayangkan KNPB melalui tim kuasa hukumnya tertanggal 3 Januari 2019.

“Untuk menyampaikan teguran (somasi) terbuka kepada Kepala Kepolisian Resor Mimika untuk memerintahkan jajarannya supaya segera meninggalkan pekarangan KNPB di Mimika,” tulis tim kuasa hukum KNPB Gustaf R Kawer dalam surat tersebut.

Ia menjelaskan saat mendatangi Sekretariat KNPB, aparat TNI dan Polri tidak membawa surat tugas, surat perintah penangkapan, maupun surat penggeledahan. Padahal, ujarnya, hal itu telah ditentukan dalam KUHAP pasal 18, 33, dan 34.

Selain tanpa surat tugas, dia juga mengklaim aparat melakukan sejumlah perusakan di sana. Menurut dia, itu adalah tindakan vandalisme dan menyalahi KUHP Pasal 406 ayat 1. (mb/cnn indonesia/antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Fakta-fakta Baru Nan Mengejutkan Kasus Abu Tours, Istri Miliki Emas 7 Kg

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fakta baru nan mengejutkan terkait kasus Abu Tours terungkap dalam persidangan. Fakta itu mengungkap latar belakang manajer keuangan Abu Tours,...

Survei: NasDem Bakal Salip Posisi Demokrat di Pileg 2019

Metrobatam, Jakarta - Charta Politika Indonesia merilis hasil survei yang menyebutkan bahwa Partai Nasional Demokrat (Nasdem) bakal masuk di lima besar pemenang Pemilihan Legislatif...

5 Aturan Makan Tak Lazim Ini Diterapkan Untuk Keluarga Kerajaan Inggris

Metrobatam, Jakarta - Keluarga kerajaan Inggris punya aturan tak lazim terkait makanan yang dikonsumsi. Sederet peraturan itu harus dipatuhi seluruh anggota keluarga di Buckingham...

Polres Bengkalis Amankan Kapal Berisi 37 Kg Sabu, Pelaku Ternyata Mantan Sipir

Metrobatam, Pekanbaru - Sebuah pompong (kapal kayu) diamankan Polres Bengkalis di Peraian Kembung, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Riau. Kapal tersebut diamankan karena di dalamnya...

Ini Penyebab Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Mendarat di Batam

Metrobatam, Batam - Proses pemeriksaan terhadap pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines masih terus berlangsung. Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui pesawat cargo tersebut mengangkut mesin...

Buron 8 Tahun, Terdakwa Kasus Korupsi Pembuatan Perda Diamankan di Bandung

Metrobatam, Serang – Seorang buron bernama Nandang Suryana, terdakwa kasus korupsi pembuatan perda dan non perda serta markup pembayaran pajak pengadaan barang dan jasa...

Yusril: Ma’ruf Amin akan Fokus Jawab Pertanyaan Debat soal Terorisme

Metrobatam, Jakarta - Penasihat hukum Jokowi-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan sang cawapres akan berfokus menjawab pertanyaan debat soal terorisme. Apa alasannya? "Karena lebih banyak...

Kesbangpol Lingga Gelar Sarasehan Harmonisasi Antar Etnis 2019

Metrobatam.com, Lingga - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Lingga mengelar Sarasehan, di Lela Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Rabu (16/1/2019), sekitar pukul 09.30 WIB. Wakil...

Pemkab Lingga dan IPB Perkuat Kerjasama Pertanian

Metrobatam.com, Bogor - Tekad Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menjadikan bumi Bunda Tanah Melayu sebagai daerah yang unggul di bidang pertanian terus digesa dengan menggandeng...

Capai 2,5 Miliar Batang, Ketua KPK: Kuota Rokok di Batam Melebihi Jumlah Penduduk

Metrobatam, Batam - Berdasarkan penelitian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kuota rokok di Batam, Kepulauan Riau (Kepri) melebihi kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua KPK Agus...

Profil Moderator Debat Capres Perdana 2019

Metrobatam, Jakarta - Debat capres-cawapres untuk Pilpres 2019 edisi perdana akan digelar nanti malam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan tema pada debat perdana mengangkat...

Legiman Pengemis yang Ngaku Punya Kekayaan Rp.1,425 Miliar, Benar atau Bohong?

Metrobatam, Pati - Seorang pengemis di Kabupaten Pati, Legiman, mengakui memiliki kekayaan sebesar Rp1,425 miliar. Kekayaannya yaitu berupa tabungan yang disimpan di salah satu...