Polisi Pantau Bakal Calon Bermasalah di Pilkada 2018

695

Metromatam, Semarang – Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memberikan instruksi agar jajarannya menyiapkan peta antisipasi kerawanan keamanan dalam Pilkada serentak 2018.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan pemetaan akan dimulai dari mendata setiap sosok yang hendak menjadi bakal calon (balon) dalam konstesasi Pilkada di 171 wilayah itu.

“Kami sudah harus mapping calon-calon yang kira-kira akan diusung sejak awal. Kalau memang mereka masih ada tabungan laporan polisi, tuntaskan dan selesaikan di depan,” kata Ari saat ditemui di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10).

Penyisiran mula ini, kata Ari, dilakukan demi mengantisipasi kasus-kasus dugaan tindak pidana menjadi alat permainan politik Pilkada yang bisa berpengaruh pada kerawanan keamanan.

“Seumpanya si A ada laporan polisi. Oh, ini kayaknya mencalonkan [diri], cepat tuntaskan (kasusnya). Jangan saat dia mencalonkan, terus kami baru kerja. Nanti dipikir orang kami main politik,” ujar pria kelahiran Bogor pada 1961 silam itu.

Tak dipungkiri, Korps Bhayangkara banyak memetik pelajaran dari Pilkada DKI Jakarta 2017. Langkah polisi menyidiki kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tahun lalu memberikan konsekuensi tersendiri bagi institusi Polri.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kasus yang menjerat Ahok menjadi referensi Polri untuk memproses kasus-kasus lain yang menyeret calon kepala daerah.

“Ini (kasus Ahok) membawa konsekuensi. Siapa pun yang dilaporkan, semua dilaporkan sama, harus diproses,” kata Tito di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Rabu (25/1) silam.

Pengusutan kasus Ahok itu terbilang istimewa, pasalnya ada instruksi Kapolri sebelumnya yang diabaikan. Surat Edaran Peraturan Kapolri Nomor SE/7/VI/2014 yang diteken Badrodin Haiti saat menjabat Kapolri menyatakan pengusutan kasus calon kepala daerah harus menunggu selesainya proses pilkada.

Akibat preseden pengusutan kasus Ahok itu, demi keadilan polisi pun mengusut kasus yang juga menyeret calon dalam Pilkada 2017 yakni calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Sylviana Murdni dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno.

Sylvi dilaporkan terkait dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Masjid Al Fauz saat menjabat Wali Kota Jakarta Pusat. Ia juga diperiksa terkait kasus dana hibah Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta. Sementara itu, Sandiaga Uno diperiksa terkait dugaan penggelapan tanah.

Tito juga mengatakan, aksi saling lapor terhadap peserta pilkada tak hanya terjadi di Jakarta. Di daerah lain juga banyak ditemukan hal serupa. Menurutnya, kasus Ahok menjadi acuan untuk menindaklanjuti laporan tanpa harus menunggu pilkada selesai. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Jasad Wakapolres Labuhanbatu Ditemukan

Metrobatam.com, Labuhan Batu - Sehari setelah hilang dalam kecelakaan kapal cepat, Wakapolres Labuhan Batu Kompol Andi Chandra ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban dinyatakan...

Yel-yel Teriakan Sabar Menang, Lis – Maya Lanjutkan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ratusan pendukung pasangan Syahrul - Rahma (Sabar) dan Lis Darmansyah - Maya Suryani, begitu antusia ketika kedua Pasangan ini memasuki ke...

Pelantikan Pengurus IOF Pengcab Batam dan Tanjungpinang Periode 2018-2022

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan pengurus Indonesia Off-Road Federation Pengcab Batam-Pengcab Tanjung Pinang di Hotel Planet Holiday, Sabtu (21/04/2018). Askar Kartiwa Ketua Umum PP IOF menerangkan,...

Isu Kudeta, Fakta Dibalik Rentetan Tembakan di Istana Arab Saudi

Riyadh - Sejumlah saksi mata yang berada di dekat Istana Arab Saudi mendengar rentetan tembakan di dalam kompleks istana. Kemudian suara tembakan ini dikaitkan...

Presiden PKS Buka Kemungkinan Usung Capres Selain Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan mengusung calon presiden (capres) selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan saat...

Dilarang SBY Bicara, Roy Suryo Sebut Pembocor Info Berbahaya

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo membenarkan kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarangnya untuk berbicara...

Kapal Tenggelam, Wakapolres Pelabuhanbatu Hilang

Metrobatam, Medan - Terjadi kecelakaan speed board (perahu) yang mengangkut rombongan personel Polri di Sungai Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu 21 April...

Bantai Sevila 5 – 0, Barcelona Juara Copa del Rey

Madrid - Barcelona tak kesulitan meraih gelar juara Copa del Rey musim ini. Menghadapi Sevilla di final, Blaugrana menang amat telak: 5-0! Laga final Copa...

Ketum PPP: Secara Rasional AHY Lebih Pilih Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih baik bersama Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Romahurmuziy menyebut ini sebagai...

Bandung Banjir, Tim Diskar PB Evakuasi Mobil yang Terjebak

Metrobatam, Bandung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Sabtu (21/4) sore kembali membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir Cileuncang. Dinas Kebakaran dan...

Menteri Yohana Sebut Jokowi Setujui Perppu Cegah Kawin Dini

Metrobatam,Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pencegahan Perkawinan Anak. "Jadi...

Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani...
BAGIKAN