Polisi Pantau Bakal Calon Bermasalah di Pilkada 2018

682

Metromatam, Semarang – Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memberikan instruksi agar jajarannya menyiapkan peta antisipasi kerawanan keamanan dalam Pilkada serentak 2018.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan pemetaan akan dimulai dari mendata setiap sosok yang hendak menjadi bakal calon (balon) dalam konstesasi Pilkada di 171 wilayah itu.

“Kami sudah harus mapping calon-calon yang kira-kira akan diusung sejak awal. Kalau memang mereka masih ada tabungan laporan polisi, tuntaskan dan selesaikan di depan,” kata Ari saat ditemui di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10).

Penyisiran mula ini, kata Ari, dilakukan demi mengantisipasi kasus-kasus dugaan tindak pidana menjadi alat permainan politik Pilkada yang bisa berpengaruh pada kerawanan keamanan.

“Seumpanya si A ada laporan polisi. Oh, ini kayaknya mencalonkan [diri], cepat tuntaskan (kasusnya). Jangan saat dia mencalonkan, terus kami baru kerja. Nanti dipikir orang kami main politik,” ujar pria kelahiran Bogor pada 1961 silam itu.

Tak dipungkiri, Korps Bhayangkara banyak memetik pelajaran dari Pilkada DKI Jakarta 2017. Langkah polisi menyidiki kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tahun lalu memberikan konsekuensi tersendiri bagi institusi Polri.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kasus yang menjerat Ahok menjadi referensi Polri untuk memproses kasus-kasus lain yang menyeret calon kepala daerah.

“Ini (kasus Ahok) membawa konsekuensi. Siapa pun yang dilaporkan, semua dilaporkan sama, harus diproses,” kata Tito di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Rabu (25/1) silam.

Pengusutan kasus Ahok itu terbilang istimewa, pasalnya ada instruksi Kapolri sebelumnya yang diabaikan. Surat Edaran Peraturan Kapolri Nomor SE/7/VI/2014 yang diteken Badrodin Haiti saat menjabat Kapolri menyatakan pengusutan kasus calon kepala daerah harus menunggu selesainya proses pilkada.

Akibat preseden pengusutan kasus Ahok itu, demi keadilan polisi pun mengusut kasus yang juga menyeret calon dalam Pilkada 2017 yakni calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut satu Sylviana Murdni dan calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno.

Sylvi dilaporkan terkait dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Masjid Al Fauz saat menjabat Wali Kota Jakarta Pusat. Ia juga diperiksa terkait kasus dana hibah Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta. Sementara itu, Sandiaga Uno diperiksa terkait dugaan penggelapan tanah.

Tito juga mengatakan, aksi saling lapor terhadap peserta pilkada tak hanya terjadi di Jakarta. Di daerah lain juga banyak ditemukan hal serupa. Menurutnya, kasus Ahok menjadi acuan untuk menindaklanjuti laporan tanpa harus menunggu pilkada selesai. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Chelsea Hajar Brighton 4-0

Metrobatam.com, London - Dua gol dari Eden Hazard membantu Chelsea melaju untuk meraih kemenangan 4-0 di markas Brighton & Hove Albion di Liga Inggris...

Tahun 2017, Warga Jabar dan Jakarta Paling Banyak Beli Mobil Baru

Metrobatam.com, Jakarta - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2017. Total ada 1.079.534 unit mobil terjual di tahun...

Petarung Stefer Rahardian Selangkah Lagi Juara Dunia One Championship

Metrobatam.com, Jakarta - Petarung Indonesia, Stefer Rahardian, selangkah lagi menjadi juara dunia One Championship setelah pada pertandingan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu...

Ketua MPR Sebut Ada 5 Partai di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Selain Rancangan Undang-undang Larangan Minuman Beralkohol, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan juga mengungkapkan soal pembahasan perilaku lesbian, gay, biseksual dan...

Menag Kaget Kabar Ada 5 Fraksi di DPR Setuju LGBT

Metrobatam.com, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kaget menerima kabar lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat condong setuju isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau...

Bripda Dimas Diseret Pelanggar Lalu lintas sejauh 10 Meter Pakai Mobil

Metrobatam.com, Jakarta - Bripda Dimas Prianggoro diseret oleh mobil yang melanggar lalu lintas di Jalan Transjakarta, Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Akibatnya Dimas mengalami...

Sat Narkoba Polres Karimun Tangkap 7 Pelaku Jaringan Narkoba Antar Negara

Metrobatam.com, Karimun - Sat Narkoba Polres Karimun berhasil menangkap jaringan Narkoba antar negara, sebanyak 7 orang berhasil diamankan. Sabtu (20/01/17) Dibawah kepemimpinan Kapolres Karimun AKBP...

Ketua TP PKK Bintan Deby Apri Sujadi Ajak Kader PKK dan Masyarakat Kelola Limbah...

Metrobatam.com, Bintan - Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi mengajak Kader PKK di Tingkat Kelurahan/Desa menjadi tauladan dan pelopor kepada...

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Rifai Supir Taksi Bandara di Seiladi Batam

Metrobatam.com, Batam - Rifai (30), seorang supir taksi bandara di keroyok oleh sekelompok Orang Tak Dikenal (OTK), setelah dihentikan di tikungan jalan raya Gajah...

Geger Video Porno Siswa-siswi di Semarang, Polisi akan Periksa Pemeran

Metrobatam.com, Semarang - Video mesum diduga dilakukan siswa SMP negeri dan siswi SMK negeri di Kabupaten Semarang beredar luas. Polisi akan memanggil para pemeran...

Kapolri Sebut Ceramah Zulkifli Tidak Akurat dan Berbahaya

Metrobatam.com, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian menyebut materi ceramah yang disampaikan ustaz Zulkifli Muhammad Ali tidak akurat. Bahkan menurut Tito,...

‘Real Madrid Butuh Penyegaran Skuat’

Metrobatam.com, Madrid - Real Madrid sedang tampil kurang oke di musim ini. El Real disebut membutuhkan penyegaran skuat karena dinilai sudah mulai ada di...
BAGIKAN