Polisi: Sudah Ada Kesepakatan, Elah Kembali ke Syariat

2875

Metrobatam, Sumedang – Polisi mengatakan soal perempuan bernama Elah yang memerintahkan pengikutnya salat menghadap matahari sudah ditangani Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sumedang dan tingkat kecamatan. Antara Elah dan MUI juga sudah ada kesepakatan kembali ke ajaran Islam.

“Sudah ada kesepakatan Elah dengan MUI untuk kembali ke syariat Islam. Hanya saja, ini ramai lagi karena diembuskan di medsos,” kata Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata saat dihubungi, Sabtu (15/7).

“Sudah (mengaku salah), sudah,” ujarnya.

Hari mengatakan aktivitas Elah itu hanya berupa pengajian. Murid-murid Elah berasal dari ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak.

Ditambahkan Hari, dari informasi yang ia terima, tidak ada syahadat lain yang diajarkan Elah. “Info dari MUI dan Kapolsek masalah syahadat yang diucapkan tidak ada syahadat lain. Hanya saja, yang mau ikut pengajian Ibu Elah wajib ucapkan ulang syahadat,” ujarnya.

Meski begitu, kata Hari, personel kepolisian dan pihak terkait sedari awal tetap diturunkan ke lapangan untuk mengantisipasi situasi yang tak diinginkan. Hari mengatakan situasi kamtibmas di Sumedang Kondusif. “Kami imbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu di medsos,” tuturnya.

Rukunnya Sudah Ditetapkan

PBNU menanggapi soal perempuan bernama Elah di Sumedang yang dikabarkan memerintahkan pengikutnya menunaikan salat wajib menghadap matahari. PBNU menegaskan ibadat salat memiliki ketentuan, tidak bisa berdasarkan kreasi manusia.

Katib Syuriah PBNU Asrorun Niam menjelaskan, setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah terkait dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam ajaran agama Islam, ada rukun Islam yang di antaranya membaca syahadat dan salat.

“Salat harus memenuhi ketentuan syarat, rukunnya yang sudah ditetapkan, bukan kreasi dari manusia,” kata Asrorun dalam perbincangan, Sabtu (15/7).

Salah satu syarat sah pelaksanaan salat adalah menghadap kiblat dalam kondisi tahu arah kiblat. Jika seseorang mengetahui arah kiblat sesuai dengan ketentuan agama tapi dia tidak menghadap kiblat, salatnya tidak sah.

“Yang pasti, beragama butuh ilmu, jadi tidak hanya sekadar semangat, tapi butuh ilmu pengetahuan, maka penting belajar ke ahlinya,” ujarnya.

Menurut Asrorun, ada beberapa kemungkinan terkait dengan aliran yang dipimpin Elah menghadap matahari. Salah satunya mungkin kelompok itu belum mengetahui ajaran yang sebenarnya.

“Maka tugas dan tanggung jawab kita untuk melakukan pembimbingan. Tokoh agama terdekat yang bisa memberikan pembimbingan serta Kemenag agar tak ada praktik penyimpangan serta mencegah masalah sosial,” tuturnya.

Selain itu, Asrorun mengimbau Elah dan pengikutnya belajar agama dari guru-guru yang memang berilmu. Semangat keagamaan harus didasari ilmu keagamaan.

“Karenanya, mari kita bersama melaksanakan seusai dengan koridor syariah. Kita perlu menelaah dari sumbernya yang otentik, sanad keilmuan dari guru-guru yang memberikan keteladanan,” ujarnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan Tegaskan ASN Wajib Memakai Pakaian Melayu Setiap Jum’at

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos kembali menegaskan soal kewajiban bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten...

CNT BC Batam Tangkap Pembawa Narkoba dari Malaysia di Pelabuhan Batam Center

Metrobatam.com, Batam - Beragam cara dilakukan oleh oknum penyelundup narkoba dalam memasukkan barang haramnya ke wilayah Indonesia.  Salah satunya modus paling populer ialah dengan cara...

Tim Terpadu Razia Juru Parkir Liar dan Kendaraan Parkir Sembarangan di Kota Batam

Metrobatam.com, Batam - Tim terpadu merazia juru parkir liar dan kendaraan yang parkir sembarangan di beberapa titik Kota Batam, Selasa (26/9). Tim terdiri dari Dinas...

Panlih Wagub Kepri, Tidak Terpengaruh Terkait Kisruh Berkas Cawagub Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Panitia Pemilihan Wakil Gubernur (Panlih Wagub) Kepri tidak terpengaruh terkait kisruh berkas calon Wagub Kepri, Isdianto dan Agus Wibowo, yang diajukan...

BPJS TK Tanjungpinang dan Kejari Tanjungpinang akan Sosialisasi dengan 238 Perusahaan Yang Menunggak Iuran

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Tanjungpinang bersama Kejari Tanjungpinang akan melakukan Sosialisasi 238 Perusahaan yang menunggak iuran. Sosialisasi ini sendiri...

Bupati Bintan Benahi dan Ciptakan Sistim Pelayanan Kesehatan E-Puskesmas

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos mengutarakan bahwa keinginannya untuk melakukan pembenahan dan menciptakan Pelayanan Kesehatan yang berbasis teknologi informasi akan...

BPS Kepri Gelar Sosialisasi dengan Tema “Perlambatan Ekonomi Kepri dan Eksternalisasi Statistik Sektoral”

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau menggelar sosialisasi dengan tema "Perlambatan Ekonomi Kepri dan Eksternalisasi Statistik Sektoral" di ruang serbaguna...

Istri Sebut Aris ‘Gila’ Setelah Kalah Pilkada, Dokter Jiwa: Butuh Pemeriksaan Ahli

Metrobatam, Jakarta, Istri pendiri situs nikahsirri.com, Rani, menyebut suaminya, Aris Wahyudi, mengalami sedikit gangguan jiwa karena kalah dalam Pilkada Banyumas pada 2008. Namun Dokter...

Dari 127 Gunung Api di Indonesia, 49 Gunung Berstatus Level I, Ini Daftarnya

Metrobatam, Jakarta - Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi (PVMBG), dari 127 gunung api aktif di Indonesia, 69 gunung dipantau secara menerus...

Banyak Identitas Palsu di 2.700 Klien Situs Nikah Siri, MUI: Itu Bisnis Zina Terselubung

Metrobatam, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengaku kesulitan mengumpulkan informasi terkait klien atau pencari mempelai di situs nikahsirri.com, karena banyak yang menggunakan identitas...

Dalam Sebulan, Nikahsiri.com Gaet 2.700 anggota dan 300 Perempuan Siap ‘Jajakan Diri’

Metrobatam, Jakarta - Cuma butuh waktu sebulan bagi situs Nikahsirri.com untuk menggaet sekitar 2.700 orang anggota, dan 300 mitra atau perempuan yang siap 'menjajakan...

Pembatalan Nikah Muzdhalifah Dikabulkan Pengadilan Agama, Ini Kata Khairil Anwar

Metrobatam, Jakarta - Muzdhalifah mengajukan pembatalan pernikahannya di Pengadilan Agama Tangerang. Pembatalan pernikahan tersebut juga sudah dikabulkan oleh pengadilan. Setelah Muzdhalifah buka suara mengenai hal...
BAGIKAN