Polisi: Sudah Ada Kesepakatan, Elah Kembali ke Syariat

2882

Metrobatam, Sumedang – Polisi mengatakan soal perempuan bernama Elah yang memerintahkan pengikutnya salat menghadap matahari sudah ditangani Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sumedang dan tingkat kecamatan. Antara Elah dan MUI juga sudah ada kesepakatan kembali ke ajaran Islam.

“Sudah ada kesepakatan Elah dengan MUI untuk kembali ke syariat Islam. Hanya saja, ini ramai lagi karena diembuskan di medsos,” kata Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata saat dihubungi, Sabtu (15/7).

“Sudah (mengaku salah), sudah,” ujarnya.

Hari mengatakan aktivitas Elah itu hanya berupa pengajian. Murid-murid Elah berasal dari ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak.

Ditambahkan Hari, dari informasi yang ia terima, tidak ada syahadat lain yang diajarkan Elah. “Info dari MUI dan Kapolsek masalah syahadat yang diucapkan tidak ada syahadat lain. Hanya saja, yang mau ikut pengajian Ibu Elah wajib ucapkan ulang syahadat,” ujarnya.

Meski begitu, kata Hari, personel kepolisian dan pihak terkait sedari awal tetap diturunkan ke lapangan untuk mengantisipasi situasi yang tak diinginkan. Hari mengatakan situasi kamtibmas di Sumedang Kondusif. “Kami imbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu di medsos,” tuturnya.

Rukunnya Sudah Ditetapkan

PBNU menanggapi soal perempuan bernama Elah di Sumedang yang dikabarkan memerintahkan pengikutnya menunaikan salat wajib menghadap matahari. PBNU menegaskan ibadat salat memiliki ketentuan, tidak bisa berdasarkan kreasi manusia.

Katib Syuriah PBNU Asrorun Niam menjelaskan, setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah terkait dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam ajaran agama Islam, ada rukun Islam yang di antaranya membaca syahadat dan salat.

“Salat harus memenuhi ketentuan syarat, rukunnya yang sudah ditetapkan, bukan kreasi dari manusia,” kata Asrorun dalam perbincangan, Sabtu (15/7).

Salah satu syarat sah pelaksanaan salat adalah menghadap kiblat dalam kondisi tahu arah kiblat. Jika seseorang mengetahui arah kiblat sesuai dengan ketentuan agama tapi dia tidak menghadap kiblat, salatnya tidak sah.

“Yang pasti, beragama butuh ilmu, jadi tidak hanya sekadar semangat, tapi butuh ilmu pengetahuan, maka penting belajar ke ahlinya,” ujarnya.

Menurut Asrorun, ada beberapa kemungkinan terkait dengan aliran yang dipimpin Elah menghadap matahari. Salah satunya mungkin kelompok itu belum mengetahui ajaran yang sebenarnya.

“Maka tugas dan tanggung jawab kita untuk melakukan pembimbingan. Tokoh agama terdekat yang bisa memberikan pembimbingan serta Kemenag agar tak ada praktik penyimpangan serta mencegah masalah sosial,” tuturnya.

Selain itu, Asrorun mengimbau Elah dan pengikutnya belajar agama dari guru-guru yang memang berilmu. Semangat keagamaan harus didasari ilmu keagamaan.

“Karenanya, mari kita bersama melaksanakan seusai dengan koridor syariah. Kita perlu menelaah dari sumbernya yang otentik, sanad keilmuan dari guru-guru yang memberikan keteladanan,” ujarnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN