Polisi: Sudah Ada Kesepakatan, Elah Kembali ke Syariat

2887

Metrobatam, Sumedang – Polisi mengatakan soal perempuan bernama Elah yang memerintahkan pengikutnya salat menghadap matahari sudah ditangani Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sumedang dan tingkat kecamatan. Antara Elah dan MUI juga sudah ada kesepakatan kembali ke ajaran Islam.

“Sudah ada kesepakatan Elah dengan MUI untuk kembali ke syariat Islam. Hanya saja, ini ramai lagi karena diembuskan di medsos,” kata Kapolres Sumedang AKBP Hari Brata saat dihubungi, Sabtu (15/7).

“Sudah (mengaku salah), sudah,” ujarnya.

Hari mengatakan aktivitas Elah itu hanya berupa pengajian. Murid-murid Elah berasal dari ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak.

Ditambahkan Hari, dari informasi yang ia terima, tidak ada syahadat lain yang diajarkan Elah. “Info dari MUI dan Kapolsek masalah syahadat yang diucapkan tidak ada syahadat lain. Hanya saja, yang mau ikut pengajian Ibu Elah wajib ucapkan ulang syahadat,” ujarnya.

Meski begitu, kata Hari, personel kepolisian dan pihak terkait sedari awal tetap diturunkan ke lapangan untuk mengantisipasi situasi yang tak diinginkan. Hari mengatakan situasi kamtibmas di Sumedang Kondusif. “Kami imbau masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu di medsos,” tuturnya.

Rukunnya Sudah Ditetapkan

PBNU menanggapi soal perempuan bernama Elah di Sumedang yang dikabarkan memerintahkan pengikutnya menunaikan salat wajib menghadap matahari. PBNU menegaskan ibadat salat memiliki ketentuan, tidak bisa berdasarkan kreasi manusia.

Katib Syuriah PBNU Asrorun Niam menjelaskan, setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah terkait dengan ketentuan yang sudah ditetapkan dalam ajaran agama Islam, ada rukun Islam yang di antaranya membaca syahadat dan salat.

“Salat harus memenuhi ketentuan syarat, rukunnya yang sudah ditetapkan, bukan kreasi dari manusia,” kata Asrorun dalam perbincangan, Sabtu (15/7).

Salah satu syarat sah pelaksanaan salat adalah menghadap kiblat dalam kondisi tahu arah kiblat. Jika seseorang mengetahui arah kiblat sesuai dengan ketentuan agama tapi dia tidak menghadap kiblat, salatnya tidak sah.

“Yang pasti, beragama butuh ilmu, jadi tidak hanya sekadar semangat, tapi butuh ilmu pengetahuan, maka penting belajar ke ahlinya,” ujarnya.

Menurut Asrorun, ada beberapa kemungkinan terkait dengan aliran yang dipimpin Elah menghadap matahari. Salah satunya mungkin kelompok itu belum mengetahui ajaran yang sebenarnya.

“Maka tugas dan tanggung jawab kita untuk melakukan pembimbingan. Tokoh agama terdekat yang bisa memberikan pembimbingan serta Kemenag agar tak ada praktik penyimpangan serta mencegah masalah sosial,” tuturnya.

Selain itu, Asrorun mengimbau Elah dan pengikutnya belajar agama dari guru-guru yang memang berilmu. Semangat keagamaan harus didasari ilmu keagamaan.

“Karenanya, mari kita bersama melaksanakan seusai dengan koridor syariah. Kita perlu menelaah dari sumbernya yang otentik, sanad keilmuan dari guru-guru yang memberikan keteladanan,” ujarnya.(mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelantikan Pengurus IOF Pengcab Batam dan Tanjungpinang Periode 2018-2022

Metrobatam.com, Batam - Pelantikan pengurus Indonesia Off-Road Federation Pengcab Batam-Pengcab Tanjung Pinang di Hotel Planet Holiday, Sabtu (21/04/2018). Askar Kartiwa Ketua Umum PP IOF menerangkan,...

Isu Kudeta, Fakta Dibalik Rentetan Tembakan di Istana Arab Saudi

Riyadh - Sejumlah saksi mata yang berada di dekat Istana Arab Saudi mendengar rentetan tembakan di dalam kompleks istana. Kemudian suara tembakan ini dikaitkan...

Presiden PKS Buka Kemungkinan Usung Capres Selain Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuka kemungkinan mengusung calon presiden (capres) selain Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto. Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan saat...

Dilarang SBY Bicara, Roy Suryo Sebut Pembocor Info Berbahaya

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo membenarkan kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melarangnya untuk berbicara...

Kapal Tenggelam, Wakapolres Pelabuhanbatu Hilang

Metrobatam, Medan - Terjadi kecelakaan speed board (perahu) yang mengangkut rombongan personel Polri di Sungai Berombang, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara pada Sabtu 21 April...

Bantai Sevila 5 – 0, Barcelona Juara Copa del Rey

Madrid - Barcelona tak kesulitan meraih gelar juara Copa del Rey musim ini. Menghadapi Sevilla di final, Blaugrana menang amat telak: 5-0! Laga final Copa...

Ketum PPP: Secara Rasional AHY Lebih Pilih Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) lebih baik bersama Joko Widodo dalam Pilpres 2019. Romahurmuziy menyebut ini sebagai...

Bandung Banjir, Tim Diskar PB Evakuasi Mobil yang Terjebak

Metrobatam, Bandung - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung sejak Sabtu (21/4) sore kembali membuat sejumlah ruas jalan terendam banjir Cileuncang. Dinas Kebakaran dan...

Menteri Yohana Sebut Jokowi Setujui Perppu Cegah Kawin Dini

Metrobatam,Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan Presiden Joko Widodo menyetujui penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Pencegahan Perkawinan Anak. "Jadi...

Ancam Penyidik, Brigjen Gadungan Ditangkap di Banten

Metrobatam, Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pria berinisial A yang berpura-pura menjadi Brigadir Jenderal setelah melakukan pengancaman terhadap penyidik yang menangani...

Belasan Gajah Rusak Rumah Warga Lampung

Metrobatam, Tanggamus - Belasan gajah liar masuk ke permukiman warga di Pekon (Kampung) Gunungdoh, Kecamatan Bandarnegeri Semuong, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, dan merusak rumah...

Ditekuk Tim Juru Kunci, Performa Milan Memalukan

Milan - AC Milan menelan kekalahan 0-1 saat menghadapi Benevento yang notabene tim juru kunci. Performa Rossoneri, terlebih di kandang sendiri, dinilai memalukan. Milan tumbang...
BAGIKAN