Polisi Tangkap PNS Kampus USU yang Cabuli Bocah 9 Tahun

Metrobatam, Medan – Akibat tak dapat menahan birahinya, SL (45) seorang pegawai di Universitas Sumatera Utara (USU), harus berurusan dengan Polisi. Ia ditangkap penyidik Polsek Percut Seituan, setelah dilaporkan mencabuli seorang bocah perempuan yang baru berusia 9 tahun.

Korban adalah PA warga Kecamatan Medan Tembung. Akibat pencabulan itu, bocah malang itu mengalami pendarahan di alat kelaminnya.

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Antonio Purba mengatakan, perbuatan cabul tersangka pertama kali diketahui oleh orangtua korban pada Senin 11 September 2017 lalu. Saat itu ibu korban pulang ke rumah sehabis bekerja dan melihat korban tertidur dengan kondisi lemas. Curiga dengan kondisi sang anak, sang ibu kemudian menginterogasi anaknya.

“Saat ditanya itu, korban awalnya menjawab hanya pening. Namun, saat korban berbalik badan ibunya melihat korban memakai celana dalam yang bukan milik korban. Kemudian ibunya bertanya kepada korban bahwa celana dalam siapa yang dipakainya. Dan korban menjawab celana yang dipakainya adalah milik ibu-ibu di Gang Jawa,” jelas Iptu Philip, Sabtu (16/9/2017).

Lebih lanjut, Philip menceritakan bahwa mendengar jawaban korban tersebut, ibunya semakin curiga dan kembali bertanya alasan anaknya memakai celana ibu-ibu itu. Korban pun menjawab bahwa diri baru memanjat pagar rumah ibu tersebut dan saat itu kemaluannya tercucuk oleh pagar.

“Mendengar pengakuan aneh anaknya, ibu korban semakin curiga dan mendesak korban menceritakan kejadian yang sebenarnya hingga akhirnya korban mengatakan bahwa dirinya baru dicabuli pelaku SL,” ungkapnya.

Setelah mendengar pengakuan dari anaknya tersebut, Ibu PA langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan untuk membuat laporan.

“Dari laporan tersebut, petugas langsung bergerak dan berhasil meringkus SL. Dari hasil introgasi ternyata pelaku sering membawa korban ke salah satu hotel yang berada di Jalan Juanda,” terang Philip.

“Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polrestabes Medan untuk dipores lebih lanjut,” tambah Philip.

Sementara itu, Humas Universitas Sumatera Utara, Bisru Hafi membenarkan jika tersangka merupakan pegawai di Universitas Sumatera Utara. Menurut Bisru, pihak universitas menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu ke Polisi.

“Beliau merupakan staf di biro akademik. Sekarang beliau sedang dalam pemeriksaan polisi. Tentu sebagai PNS ada peraturan disiplin yang tegas yang akan dikenakan, bila beliau terbukti bersalah dan setelah ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,”jelas Bisru. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Mau Ditenggelamkan PA 212, Begini Reaksi 7 Partai

Metrobatam, Jakarta - Pencalonan Kapitra Ampera sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilu 2019 berbuntut panjang. Kapitra yang selama ini dikenal berada di...

Inilah Daftar 54 Artis yang Jadi Caleg untuk Pileg 2019, Nasdem Terbanyak

Metrobatam, Jakarta – Pemilihan legislatif (Pileg) tak hanya menjadi milik para politisi, tetapi juga kini menjadi milik para artis. Untuk Pileg 2019, setidaknya ada...

Tokoh PKS dan PA 212 di PDIP, Strategi Redam Isu Anti-Islam

Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi dan pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, mencalonkan diri sebagai anggota legislatif 2019 melalui Partai...

PDIP Larang Kader ‘Ngartis’ Bila Lolos Jadi Anggota Dewan

Metrobatam, Jakarta - PDI Perjuangan melarang artis yang didaftarkan sebagai caleg DPR tetap aktif terjun setiap hari di dunia hiburan jika sudah terpilih sebagai...

Bursa Cawapres Prabowo, Jagoan PKS Masih Lemah

Metrobatam, Jakarta - PKS masih menggadang-gadang sembilan nama kandidatnya untuk menjadi cawapres bagi Prabowo Subianto. Namun sejauh ini, para jagoan PKS belum berjaya di...

Said Aqil Sebut Cara Berpikir Kapitra Ampera Berubah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj mengapresiasi langkah pengacara Rizieq Shihab, Kapitra Ampera yang menjadi calon legislatif...

Siswi SMA Ini Mendadak Lumpuh Usai Dihukum Squat Jump

Metrobatam, Mojokerto - Mas Hanum Dwi Aprilia, siswi kelas XI SMAN 1 Gondang, Mojokerto ini mendadak lumpuh. Hanum diduga lumpuh usai menjalani hukuman squat...

Kapal Rombongan IPB Tenggelam di Lebak, 2 Orang Meninggal

Metrobatam, Serang - KM Orange, yang membawa rombongan Institut Pertanian Bogor (IPB), tenggelam di perairan Binuangeun, Lebak, Banten. Dua orang dinyatakan meninggal dunia. Peristiwa itu...

Singkirkan ‘Ekstrim Kanan’, Kemenag Promosikan Moderasi Agama

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama berupaya menyingkirkan segala bentuk pemahaman yang bertentangan dengan semangat nasionalisme. Upaya itu dilakukan melalui program Moderasi Agama untuk mewujudkan...

Inalum Caplok 51% Saham Freeport, What’s Next?

Metrobatam, Jakarta - Setelah melewati proses negosiasi panjang, PT Freeport Indonesia (PTFI) telah sepakat mendivestasikan 51% saham ke pemerintah Indonesia. Sebagai kepanjangan tangan pemerintah,...

Inilah 10 Nama di Dinasti Ratu Atut: Anak, Adik, hingga Mantu

Metrobatam, Banten - 'Dinasti' Ratu Atut Chosiyah di Banten dengan bendera Partai Golkar tak tergoyahkan. Mereka duduk di berbagai posisi strategis dan kunci di...

Survei LIPI: Jokowi 46%, Prabowo 17%

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan tingkat keterpilihan (elektabilitas) Joko Widodo (Jokowi) jauh lebih unggul dibanding Prabowo Subianto. "Pilihan capres...
BAGIKAN