Awas Kena Tilang, Hingga 21 Maret Polres Tanjungpinang Gelar Razia

    849

    IMG-20160304-00369

    Metrobatam.com, Tanjungpinang- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Tanjungpinang menggelar razia dalam rangka Operasi Simpatik 2016. Tindakan tegas diberikan polisi berupa tilang di titik KTL(Kawasan Tertib Lalu Lintas) bagi pengendara yang melanggar aturan berlalu lintas.

    Sebelumnya kepolisian telah menetapkan Kawasan Tertib Lalu Linta di antaranya Jalan Ir Sutami, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Ahmad yani Dan Jalan Merdeka. Penindakan ini dilakukan bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas.

    Operasi ini juga untuk memberikan himbauan agar masyarakat khususnya roda dua dan empat bisa memahami pentingnya tertib berlalu lintas dengan baik agar dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu kelengkapan kendaraan berupa Helm Ganda, Plat nomor, Kaca spion serta kelengkapan berkendara lainnya juga tak luput menjadi penindakan oleh polisi.

    Kasat Lantas Polres Tanjungpinang , AKP Sulam melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Inspektur Satu(Iptu) Erianto menjelaskan, Operasi Simpatik 2016 berlangsung mulai tanggal 1 Maret 2016 hingga 21 Maret 2016, bertujuan memberi simpati kepada masyarakat dengan cara melakukan penegguran kepada kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan dalam berkendara.

    Dia menambahkan, kegiatan ini akan terus dilakukan mulai dari pagi , siang , dan sore hingga waktu yang telah di tentukan.dalam razia yang sudah dilaksanakan kurang empat hari ini Satlantas Kota Tanjungpinang berhasil menjaring 75 pelanggaran baik itu dari Roda dua maupun roda empat.

    “Kami harap dengan diadakannya Operasi Simpatik 2016 ini angka Laka Lantas di wilayah hukum Polres Tanjungpinang akan turun dalam razia yang sudah kami laksanakan selama 4 hari ini kami berhasil mengamankan 75 pelanggaran lalu lintas baik itu Baik itu dari Surat – surat Kelengkapan maupun yang lainnya ,” kata Eriyanto,Usai menggelar operasi simpatik di Jalan Ir Sutami,Jum’at(4/3/2016).

    Nantinya menurut Erianto, bagi pemilik kendaraan yang berhasil diamankan hanya ditahan sementara waktu di Markas Kepolisian Polres Tanjungpinang, sampai pemilik kendaraan tersebut mampu melengakapi surat kelengkapanya akan pihaknya lepaskan untuk itu pihak satlantas akan memberikan dispensasi hingga hari jum’at (25/3/2016) untuk melengkapi semuanya.

    Sementara itu, dalam gelar operasi simpatik kali ini satlantas Polres Tanjungpinang berhasil menjaring sebanyak 12 kendaraan roda dua dan 1 kendaraan roda empat, selanjutnya aparat mengamankan dan dilakukan penindakan berupa di tilang. Pelanggaran yang paling dominan karena tidak memiliki atribut kendaraan yang lengkap.(Budi Arifin)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Segera Terapkan 3 Inovasi di Bidang Kesehatan

    Metrobatam.com, Bintan - Guna memaksimalkan Pelayanan Kesehatan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bintan, maka Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mencetuskan 3 inovasi terbaru...

    Riset Intelijen Media: Isu PKI Banjiri Medsos, Jokowi dan Panglima TNI Paling Banyak Disebut

    Metrobatam, Jakarta - Percakapan tentang isu Partai Komunis Indonesia (PKI) ramai diperbincangkan "netizen" di media sosial, bahkan kembali meningkat tajam sepanjang September 2017 dan...

    Waduh! Kekeringan di Karawang Meluas, 33.325 Warga Kesulitan Air Bersih

    Metrobatam, Karawang - Kekeringan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus meluas hingga di 33 desa. Akibatnya sebanyak 30. 325 jiwa terkena dampak kekeringan. Warga...

    Edan! Dikira Taksi Online, Mobil Merah Ini Digulingkan Massa

    Metrobatam, Batam - Keberadaan taksi online ternyata masih belum bisa diterima oleh kelompok tertentu. Baru-baru ini sebuah kejadian miris terjadi Kota Batam, Kepulauan Riau...

    Usut Korupsi E-KTP, KPK Periksa 7 Saksi dari Perekayasa BJIK hingga Sopir Terdakwa

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh orang saksi dalam kasus megakorupsi pengadaan e-KTP. Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Setya...

    Isi e-Money Kena Biaya, OJK: Bank kan Cari Untung Tapi Harus Terukur

    Metrobatam, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan, pembatasan fee isi ulang e-money agar para perbankan tidak mengambil untung secara sembarangan melainkan harus terukur. Hal...

    Ini Isi Surat Penetapan Ridwan Kamil Jadi Cagub Jabar oleh Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Ridwan Kamil berpasangan dengan Daniel Muttaqien maju ke Pilgub Jabar 2018. Keputusan tersebut sudah direstui oleh...

    Enam Bulan Jelang Pensiun, Panglima TNI Gatot Nurmantyo Minta Saran Senior

    Metrobatam, Jakarta - Enam bulan jelang pensiun, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta saran kepada para senior dan sesepuh di institusinya. Ia meyakini bahwa...

    Novanto Tetapkan Emil Jadi Cagub Jabar, NasDem Menyambut Baik

    Metrobatam, Jakarta - Ketum Golkar Setya Novanto membuat langkah mengejutkan dengan menunjuk Ridwan Kamil sebagai cagub Jawa Barat (Jabar) 2018. NasDem menyambut baik, meski...

    Polisi Sita 2 Ribu Pil PCC di Medan, 2 Pengedar Ditangkap

    Metrobatam, Medan - Polisi menyita 2 ribu lebih pil PCC di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dari pengungkapan itu, polisi menangkap dua pengedar pil. "Kedua tersangka...

    Polisi Akan Panggil Sejumlah Nama yang Terlibat Kasus Saracen

    Metrobatam, Jakarta - Kepolisian bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus melakukan penelusuran soal aliran dana ke Sindikat Saracen. Dari hasil penyidikan...

    Pria India Ini Pemilik 145 Gelar Pendidikan dalam 30 Tahun

    Metrobatam, Jakarta - Dibandingkan dengan VN Parthiban, mendapatkan satu gelar pendidikan S1 selama 4 tahun bukanlah hal yang sulit. Parthiban adalah seorang profesor yang mengajar...
    BAGIKAN