Prabowo: Boleh Beda Pendapat, tapi Ujungnya Jaga NKRI

    Metrobatam, Jakarta – Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku sangat senang bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kediamannya di Hambalang, Bogor. Pertemuan ini menurut Prabowo menunjukkan keeratan silaturahmi.

    “Saya tentunya merasa sangat dihormati, beliau datang saya ingin menyampaikan bahwa saya hubungannya baik dengan beliau. Pernah rival tapi komunikasi baik dan saya kira itu bagus dalam budaya berbangsa,” kata Prabowo berbicara kepada wartawan di kediamannya, Hambalang, Senin (31/10).

    Prabowo menegaskan dirinya berkomitmen untuk ikut membantu pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Beda pendapat menurut Prabowo harus dimaksudkan untuk memberikan masukan positif kepada pemerintahan.

    “Boleh berbeda pendapat kadang tajam, tapi di ujungnya kita punya kepentingan sama, NKRI kita ingin menjaga. Saya yakin beliau sebagai patriot ingin terbaik untuk bangsa,” imbuh dia.

    Sementara Jokowi mengatakan pertemuan ini merupakan wujud dari janjinya beberapa waktu lalu. Pertemuan dimanfaatkan keduanya untuk saling sumbang saran hingga berkuda bersama.

    “Pertama, tadi sudah saya sampaikan pada saat saya datang 2 tahun yang lalu di Kebayoran. Saya janji saat itu akan datang di tempat tinggal Beliau di Hambalang. Hari ini saya memenuhi janji itu. Kami berbicara banyak hal, makro bangsa dan kebangsaan,” ujar Jokowi.

    Jangan Ada Upaya Pecah Belah
    Prabowo juga berpesan agar demonstrasi anti Ahok pada Jumat, 4 November, dilakukan sesuai aturan. Ia mengingatkan agar tidak ada upaya untuk memecah-belah bangsa dalam aksi tersebut. “Jangan sampai ada unsur yang mau memecah belah bangsa, itu yang kita jaga,” tegasnya.

    Menurut dia, kemajemukan bangsa harus tetap dijaga. Tak boleh ada yang mempertentangkan perbedaan suku, agama dan ras. “Kita negara majemuk. Banyak suku, agama, ras. Kalau ada masalah kita selesaikan dengan sejuk dan damai,” tuturnya.

    Prabowo menginginkan demonstrasi berjalan tertib. Sependapat dengan Jokowi, Prabowo menyebut unjuk rasa merupakan hak konstitusional.

    “Saya selalu berharap suasana baik sejuk. Bapak presiden sepintas mengatakan demo hak konstitusional. Beliau juga ingin yang baik kondusif dan itu yang kita inginkan,” katanya.

    Jokowi dan Prabowo bertemu selama 2 jam. Jokowi mengaku ingin menepati janjinya 2 tahun lalu setelah terpilih menjadi presiden. Keduanya menunjukkan keakraban. Mulai dari santap nasi goreng, hingga berkuda bersama.

    Prabowo mengaku sangat senang dikunjungi Jokowi. Pertemuan ini menurut Prabowo menunjukkan keeratan silaturahmi.

    “Saya tentunya merasa sangat dihormati, beliau datang saya ingin menyampaikan bahwa saya hubungannya baik dengan beliau. Pernah rival tapi komunikasi baik dan saya kira itu bagus dalam budaya berbangsa,” kata Prabowo.

    Usai pertemuan, Jokowi mengatakan dirinya ingin para tokoh agama dan politik Indonesia selalu memberikan suasana yang sejuk untuk bangsa. “Kami berbicara banyak hal, makro bangsa dan kebangsaan, makro politik kita, ekonomi kita. Beliau memberikan banyak sekali masukan. Kita sangat menghargai,” kata Jokowi.

    Jokowi juga mengatakan, dirinya ingin para tokoh di Indonesia selalu memberikan suasana sejuk bagi bangsa.

    “Saya ingin tokoh-tokoh agama ikut mendinginkan suasana, memberikan kesejukan, tokoh politik juga mendinginkan suasana dan kesejukan,” kata Jokowi.(mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    2018, Pemko Batam Optimis Kunjungan Wisman Tembus 2 Juta

    Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam optimis angka wisatawan mancanegara (Wisman) di 2018 ini akan tembus 2 juta kunjungan. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan...

    Bupati Bintan Hadiri Pengukuhan Pengurus Paguyuban Pasundan

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos menghadiri Pengukuhan Pengurus Paguyuban Pasundan Kab Bintan Periode 2017-2022 di Relief Antam Kijang, Kec Bintan...

    Masyarakat Desa Pengudang Antusias dan Semangat dalam Kegiatan TMMD ke 103

    Metrobatam.com, Bintan - Antusiasme dan semangat masyarakat Desa Pengudang, Kecamatan Telok Sebong terlihat dalam pembangunan jalan didalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke...

    Rizal Ramli Polisikan Surya Paloh, Tuntut Ganti Rugi Rp 1 T

    Metrobatam, Jakarta - Rizal Ramli melaporkan Ketum NasDem Surya Paloh ke Bareskrim Polri. Rizal menuduh Paloh mencemarkan nama baiknya. Rizal Ramli datang ke Bareskrim bersama...

    KPU: Kampanye Negatif Tak Sesuai Aturan

    Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyatakan tidak sepakat dengan anjuran taktik kampanye negatif dalam Pemilihan Umum 2019. Menurut dia...

    Pemprov Aceh Digugat Rp 1 Triliun Terkait Bisnis Hotel di Menteng

    Metrobatam, Aceh - Pemprov Aceh digugat Rp 1 triliun oleh AHM Indonesia terkait kerjasama bisnis hotel di Mentang, Jakarta. Gugatan ini masih bergulir di...

    Di Perbakin, Penembak Gedung DPR Bisa Dimaafkan Kalau Tak Sengaja

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) DKI Jakarta, Irjen Setyo Wasisto, melihat tidak ada unsur kesengajaan dalam kasus peluru nyasar yang dilontarkan...

    Terjerat Suap Meikarta, Bupati Bekasi Punya Harta Rp73,4 M

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka suap terkait izin pembangunan proyek Meikarta, unit bisnis...

    Viral Video Anak Sekolah Teriak Ganti Presiden, Ini Kata Risma

    Metrobatam, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyesalkan video anak sekolah berseragam pramuka berteriak ganti presiden yang viral. Risma tak ingin anak dilibatkan...

    Bawaslu Sebut Kampanye Negatif Bisa Kena Sanksi

    Metrobatam, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan kampanye negatif selama tahapan pemilihan umum (Pemilu) dapat dikenai sanksi. Namun, kata Abhan, sanksi...

    Mendagri Minta Kepala Daerah di Riau Klarifikasi Deklarasi

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyarankan kepala daerah di Provinsi Riau memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat, buat mengklarifikasi dugaan...

    PPP Minta Kampanye di Rumah Kiai dan Pesantren Dibedakan

    Metrobatam, Jakarta - KPU mengatur tempat pendidikan--termasuk pesantren--dan rumah ibadah tidak boleh dipakai untuk berkampanye. PPP meminta aturan itu dikaji mengingat pesantren merupakan sebuah...
    SHARE