Metrobatam, Jakarta – Dalam acara Partai Gerindra, capres Prabowo Subianto mengingatkan para elite parpol untuk ikut menyumbang dana kampanyenya. Politikus PDI Perjuangan kemudian membandingkan sikap Prabowo dengan Megawati Soekarnoputri.

Bu Mega nggak pernah merengek-rengek ke publik, Pak Hasto saja nggak pernah, karena kita punya gotong royong yang bagus,” ujar Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari saat dihubungi detikcom, Senin (17/12).

Dia berujar, PDIP punya disiplin partai yang baik sehingga para kader tak perlu didorong-dorong untuk menyumbang. Misalnya, bila sudah ada surat edaran partai, semua kader bakal patuh. Namun Eva menyadari kondisi tiap partai berbeda satu sama lain.

“Semua partai mempunyai kesulitan, punya tantangan untuk mobilisasi dana,” ujar Eva.

Menurut Eva, Gerindra perlu mencontoh PDI Perjuangan dalam berdisiplin sehingga para kader partai dapat mencintai partai dan mematuhi aturan.

“Mungkin Gerindra perlu mencontoh PDI Perjuangan untuk bagaimana mendisiplinkan partai, membangkitkan kerelaan, dan mencintai partai sehingga garis partai selalu dipatuhi kader-kader,” tuturnya.

Sebelumnya, singgungan tersebut diungkapkan Prabowo di Konferensi Nasional Partai Gerindra. Mulanya, Prabowo kagum terhadap banyaknya warga yang berdatangan setiap kali ada kegiatan politik yang dihadirinya ataupun cawapresnya, Sandiaga Uno.

Setelah itu, Prabowo menyinggung para elite parpol yang tak ikut menyumbang dana kampanye. Dia membandingkan elite parpol tersebut dengan para tukang ojek yang bersama-sama menyisihkan penghasilan untuk dana capres-cawapres nomor 02.

“Hey kalian, elite partai, kalau kalian tidak nyumbang, kelewatan kalian. Ini tukang ojek aja ngirim penghasilannya kepada dana kita,” kata Prabowo.

Salam 2 Jari Anies

Sementara itu PDIP DKI menilai Anies tak boleh mengacungkan salam dua jari itu karena itu gestur kampanye. “Nggak boleh, itu dilakukan saat jam kerja dan tanpa cuti. Kan jadi persoalan,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono kepada detikcom, Selasa (18/12).

Dia menyoroti itu sebagai bentuk pelanggaran karena tak sesuai dengan Peraturan KPU. “Kalau ada pelanggaran seperti itu tentunya PKPU sebagai pedoman,” ujarnya.

Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tak perlu menunggu laporan untuk mengusut tindakan Anies. “Bawaslu sebetulnya tidak harus menunggu laporan, harus proaktif. Saya yakin Bawaslu sudah tahu,” kata Gembong.

Acara Gerindra yang dihadiri Anies pada Senin (17/12) kemarin itu digelar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari mimbar, Anies mengacungkan salam dua jari: jempol dan telunjuknya diangkat. Tangan kanan dan kiri sama-sama diacungkan, Anies tersenyum menghadap para hadirin. Gestur itu merupakan tanda kampanye pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Gembong menduga Anies sudah tahu bahwa itu tak boleh dilakukan, namun dia tetap melakukannya. “Saya yakin beliau sudah paham aturan. Mungkin khilaf,” kata Gembong, memaklumi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kualifikasi Piala Eropa 2020, Inggris Hajar Republik Ceko 5-0

Metrobatam.com, Inggris - Tim nasional Inggris mengawali kiprahnya di Kualifikasi Piala Eropa 2020 dengan kemenangan 5-0 atas Republik Ceko. Raheem Sterling mencetak hat-trick di laga itu. Dalam pertandingan...

KPK Amankan 4 Orang Terkait OTT Direktur Krakatau Steel

Metrobatam.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu...

Korcab IV DJA I Adakan Pelatihan Ecoprint Advance

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang IV (Korcab IV) Daerah Jalasenastri Armada I (DJA I) mengadakan salah pelatihan ecoprint advance di Aula Yos Sudarso, Markas...

Apel Gelar Pasukan, Pemkab-TNI-Polri Bintan Bersinergi

Metrobatam.com, Bintan - Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019 dilangsungkan di Lapangan Demang Lebar Daun Kijang Kota, Kabupaten Bintan, Jum'at pagi (22/3). Hampir 12...

Pengurus “Lasqi” Resmi Dilantik, Pemkab dan Kemenag Lingga Beri Dukungan

Metrobatam.com, Lingga - Pengurus DPD Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, periode 2019-2023 resmi dilantik oleh Ketua DPW Lasqi Provinsi Kepri,...

Kodim 0315/Bintan Bersama Perkumpulan Jember Bersatu Gelar Kegitan Jum’at Berkah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepedulian yang tinggi merupakan bentuk nyata yang dimiliki oleh TNI karena TNI ada dan besar bersama rakyat. Sesuai dengan Mottonya Bahwa...

Gubernur Kepri Buka MTQ ke-XIII Tingkat Kecamatan Bukit Bestari

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat Kecamatan Bukit Bestari Tahun 2019 bertempat di Lapangan...

Wiranto: Jangan Takut dengan Pergerakan Massa Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan masyarakat tak perlu takut terhadap isu-isu maupun pergerakan massa jelang Pemilu...

TNI Akui Terbitkan Pelat Mobil yang Dipakai Relawan Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Komandan Pusat Polisi Militer TNI Mayjen Dedi Iswanto menyatakan plat bernomor 3005-00 yang digunakan Mitsubishi Pajero dalam acara relawan Prabowo Subianto...

MA Perberat Vonis Fredrich Yunadi Jadi 7,5 Tahun Penjara

Metrobatam, Jakarta - Majelis hakim kasasi Mahkamah Agung (MA) memperberat vonis advokat Fredrich Yunadi menjadi 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp500 juta subsidair...

Temui Wiranto, AHY Beri Dukungan Agar Pemilu Aman, Damai dan Jujur

Metrobatam, Jakarta - Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Menko Polhukam Wiranto. AHY menyampaikan rekomendasi ke Wiranto terkait...

Wiranto: 453 Ribu Personel TNI-Polri Amankan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan lebih dari 453 ribu personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan...