Prabowo Sebut Bantuan Pemerintah Pencitraan, PDIP: Tidak Mendasar

5603

Metrobatam, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra menyebut pemberian bantuan Pemerintah Indonesia kepada etnis Rohingya sebagai bentuk pencitraan. Anggota Komisi I DPR RI F-PDIP Charles Honoris mengatakan ucapan Prabowo tidak berdasar.

“Statement Prabowo mengada-ada dan tidak berdasar. Pemerintahan Jokowi sedang melakukan segala upaya yang dimungkinkan untuk segera menghentikan siklus kekerasan di Rohingya,” ujar Charles dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/9).

Charles merasa heran dengan tudingan Prabowo tersebut. Ia balik bertanya ke Prabowo apa yang harus dilakukan pemerintah agar tidak dianggap pencitraan.

“Lalu saya ingin kembali bertanya kepada Pak Prabowo apa yang harus dikerjakan pemerintah agar tidak disebut pencitraan?” tanya Charles.

“Apakah harus mengirim pesawat tempur untuk mengebom Yangon? Apakah harus mengirimkan prajurit TNI ke Myanmar untuk melakukan invasi militer? Atau apa?” lanjutnya.

Politikus PDIP ini menjelaskan jika Myanmar merupakan negara yang berdaulat. Sehingga mempunyai mekanisme hukum internasional yang harus dilalui, seperti resolusi Dewan Keamanan PBB.

Ia menyebut saat ini Pemerintah Indonesia sedang berusaha menghentikan kekerasan yang dialami etnis Rohingya. Sehingga ia meminta agar isu ini tidak dibuat untuk menyerang Pemerintahan Joko Widodo.

“Pemerintah sedang berupaya maksimal melalui opsi-opsi yang tersedia untuk menghentikan siklus kekerasan di Myanmar. Saya berharap tidak ada pihak-pihak yang menggunakan cara-cara murahan seperti menunggangi isu Rohingya untuk mendegradasi kerja-kerja pemerintahan Jokowi-JK,” tegasnya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan bantuan yang dikirimkan oleh pemerintah Indonesia ke Rohingya tersebut hanya bentuk pencitraan semata. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berorasi dalam Aksi Bela Rohingya 169 di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9). Menurutnya, sebelum memberikan bantuan ke luar negeri, Indonesia, menurutnya, harus kuat terlebih dahulu di dalam.

“Tapi kita memperkuat diri supaya orang denger kita bicara. Terus terang saja, negara kita sedang dalam keadaan tidak punya uang karena kita utang terus, kita pinjam uang untuk biaya, kita pinjam uang,” ujar Prabowo di depan massa aksi. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...

Pengamat: Habib Rizieq Tak Bernyali Seperti Buya Hamka

Metrobatam, Jakarta - Langkah Habib Rizieq Shihab kabur ke Arab Saudi untuk menghindari pemeriksaan polisi sejak April 2017 merupakan sikap tak terpuji dan melawan...

Bareskrim Tangkap 18 Orang Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal (Dittipidsiber Bareskrim) menangkap sebanyak 18 orang terkait kasus dugaan ujaran kebencian dan penyebaran berita...

Liga Champions: Sevilla-MU Berakhir Imbang Tanpa Gol

Sevilla - Tidak ada pemenang dalam pertandingan Sevilla melawan Manchester United. Kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0. Melakoni laga leg I babak 16...

Sempat Tertinggal, Madrid Kalahkan Leganes 3-1

Leganes - Real Madrid naik ke peringkat ketiga di klasemen sementara La Liga. Los Blancos menang 3-1 atas Leganes meski sempat ketinggalan lebih dulu. Pertandingan...

Ketua MK Arief Hidayat Kembali Dilaporkan ke Dewan Etik

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat kembali dilaporkan ke dewan etik. Kali ini Arief dilaporkan Majelis Anti Korupsi (MAK) terkait dugaan...
BAGIKAN