Metrobatam, Pekanbaru – Menhan Ryamizard Ryacudu merasa terusik atas komentar Prabowo Subianto di debat yang menyatakan pertahanan negara Indonesia masih lemah. Menurut Ryamizard, pertahanan Indonesia saat ini ada di posisi 10 di dunia.

“Tadi malam disampaikan (debat kandidat presiden) masalah pertahanan kita lemah. Waktu saya jadi menteri pertahanan, kita nomor urut 19 seluruh dunia. Sekarang, nomor urut 10 dari seluruh dunia, berapa ratus itu. Jadi kuat kita ini. Siapa bilang lemah. Saya tersinggung juga kalau disebut Menteri Pertahanan lemah,” katanya dalam pidato ‘Bela Negara’ di acara deklarasi PP Riau mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin di Jl Gaja Mada Pekanbaru, Minggu (31/3).

Ryamizard bicara soal ancaman nyata saat ini. “Pertama ancaman yang nyata itu adalah teroris. Nyata teroris itu, sudah itu bencana alam. 4,5 tahun yang lalu sudah saya sampaikan, dan ini berulang-ulang, pemberontakan, kemudian masalah narkoba, cyber. Ini adalah ancaman kita,” kata Ryamizard yang juga pernah menyampaikan hal itu di NATO.

Menurutnya, ancaman teroris juga mengancam keutuhan negara karena menimbulkan ketakutan di masyarakat. Dia meyebut inisiatif justru di tangan teroris.

“Kita menunggu dibom, ini tidak boleh. Harus inisiatif di tangan kita, harus di tangan aparat keamanan kita. Teroris adalah acaman yang nyata,” katanya.

Ryamizard mengatakan saat ini yang paling berbahaya adalah ancaman mengubah ideologi negara yaitu Pancasila.

“Begitu Pancasila diubah, selesai negara ini. Saya bicara ini kemarin di Medan juga, Kalimantan Timur, dengan Pemuda Pancasila. Kenapa? Karena ada nyambungnya. Pemuda Pancasila ini yang membuat mulai dari Jenderal Nasution, Ahmad Yani, Gatot Subroto. Itu senior-senior TNI,” ucap Ryamizard disambut tepuk tangan.

Dia berpesan agar semua pihak saling menghormati. “Komunis di China, di Rusia, nggak ada apa-apa, biar saja, kenapa kita marah-marah. Di sini tidak boleh, kita tidak benci dengan komunis kok, kita benci dengan PKI. PKI itu sudah tiga kali berontak, masak mau empat kali berontak. Bodoh betul kita kalau sampai empat kali berontak, tak boleh,” katanya.

Menurutnya, musuh negara saat ini ada dua pada posisi sebelah kiri dan kanan. Posisi kiri adalah PKI dan posisi kanan adalah yang mendirikan agama Islam, khilafah.

“Dari awal kita tidak setuju (khilafah). Kalau kita terima itu, negara kita ini Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hanya sedikit (mendukung khilafah). Di Sumatera Utara orang-orang Batak tidak mau (khilafah), Kalimantan hampir seluruhnya tidak mau, Sulawesi separuh, Ambon ke timur tidak mau, Jawa, Bali ke timur tidak mau. Jadi sedikit, karena itulah, kita berembuk pendiri bangsa ini, ya sudahlah jangan bicarakan itu lagi (khilafah). Mari kita bersama-sama membangun negara ini, sudah diperjuangkan, sudah kita bersumpah kepada Tuhan, sumpah pemuda, landasan kita tetap saja Pancasila. Sekarang ada orang mengungkit-ngungkit lagi khilafah,” katanya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Konsumsi BBM dan LPG Sumbagut Meningkat Selama Periode Pemilu

Metrobatam.com, Batam - Masih dalam rangka semangat pelaksanaan Pemilu 2019, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melaksanakan pengamanan pasokan BBM dan LPG melalui Satuan...

Pemko Batam Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Selam

Metrobatam.com, Batam - Delapan warga Pulau Abang terlihat mendengarkan penjelasan instruktur selam dari Max’s Dive Centre (MDC) saat berlatih di kolam renang Hotel Vista,...

Bayar Klaim Faskes, Kesehatan Batam Gelontorkan Rp 91 Miliar

Metrobatam.com, Batam - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam telah menyelesaikan pembayaran klaim yang jatuh tempo terhitung 8 April. Jumlah klaim yang...

KPU : 2.249 TPS akan Melaksanakan Pemungutan Suara Susulan

Metrobatam.com, Jakarta - KPU menyebutkan sebanyak 2.249 TPS di sejumlah daerah di Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara susulan karena keterlambatan distribusi logistik dan terkendala...

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu 2019

Metrobatam.com, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati...

Cegah Politik Uang, Polisi Lakukan Patroli pada Masa Tenang

Metrobatam.com, Jakarta - Polisi turut melakukan patroli bersama pengawas pemilu untuk mencegah politik uang yang rawan terjadi pada masa tenang Pemilu 2019. "'H-1' ini kami...

Liga Champions : Juventus Disingkirkan Ajax Amsterdam

Metrobatam.com, Turin - Juventus kalah 1-2 dari Ajax Amsterdamdalam laga leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Selasa (16/4/2019) waktu setempat atau Rabu dini hari...

Liga Champions : Manchester United Tumbang di Kandang Barcelona

Metrobatam.com, Bercelona - Manchester United harus mengakui keunggulan Barcelona di perempatfinal Liga Champions. Kalah di dua leg, Ole Gunnar Solskjaer mengakui level Barcelona memang...

Bupati Lingga Tinjau Lokasi Pembukaan Jalan di Singkep Selatan

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri berkunjung ke Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Kunjungan dalam rangka meninjau pembukaan akses...

Koramil 01 Tanjungpinang Telah Kawal Pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kodim 0315/Bintan melalui Babinsa se Koramil 01 Tanjungpinang telah mengawal pendistribusian Kotak dan Surat Suara ke 556 TPS se Kota Tanjungpinang...

Sekda Kepri Lepas Atlet Korpri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebanyak 51 atlit yang akan mengikuti Pekan Olah Raga Korpri tingkat Provinsi Kepri tahun 2019 secara resmi dilepas Sekretaris Daerah H...

Kunjungan Bupati Lingga, Bawa Angin Segar di Pancur

Metrobatam.com, Lingga - Bupati Lingga, Alias Wello menyempatkan diri lakukan kunjungan kerja di Kelurahan Pancur, Kecamatan Lingga Utara, Senin (15/04/2019). Dalam kunjungannya, bupati membawa angin...