Prestasi Brigadir Polisi ini Mengharumkan Nama Indonesia di Dunia

    1178

    anra

    Metrobatam, Sudan Selatan – Anra Nosa, anggota Bintara Kepolisian Daerah (Polda) Riau ini sukses mengharumkan nama Polri dikancah dunia. Meski baru berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka), pria berumur 33 tahun tersebut sudah diangkat menjadi team leader di United Nation Police (polisi PBB).

    Selaku team leader di United Nation (UN) Police, Anra punya anggota tim yang pangkatnya justru jauh lebih tinggi ketimbang dirinya. Tercatat, Anra membawahi 35 orang anggota, dimana ada yang berpangkat Jenderal, belasan personil lainnya berpangkat Kolonel dan Letnan Kolonel di negara mereka masing-masing.

    Sebelum menjadi tim leader UN Police, Anra sempat bertugas sebagai penyidik di Reserse Kriminal Polda Riau. Kemudian pria tegap ini ikut seleksi menjadi UN Police yang diumumkan Mabes Polri, dengan tempat penugasan di Darfur, Sudan Selatan. Ketika itu, ada ribuan anggota Polri (termasuk Anra) yang turut mendaftar.

    Dengan proses seleksi ketat, terpilihlah 15 polisi terbaik (dari total ribuan) se-Indonesia, termasuk di dalamnya tercatat nama Anra. Selanjutnya, mereka pun dilatih dan akhirnya diberangkatkan ke Sudan Selatan sekitar 2014 lalu, untuk mewakili Indonesia menjadi Polisi perdamaian PBB.

    “Awal bertugas langsung ada unjuk rasa besar dari pengungsi Sudan,” kisah Anra. Ketika itu, salahs eorang anggota UN Police berpangkat Kolonel dari Negara Jerman memerintahkan tim untuk memasukkan puluhan orang pengunjuk rasa ini ke Holding Facility (semacam penjara).

    Namun Anra menolak kebijakan Kolonel tersebut, karena menurutnya para pengunjuk rasa harus ditangani secara layak dan baik. Anra pun berinisiatif membuka komunikasi dengan para pendemo. “Mereka itu ingin diwadahi ke WFP (Worl Food Suplemen, Organisasi PBB yang menangani soal makan pengungsi, red),” urainya.

    Segera Anra menyelesaikan inti permasalahan (problem solved) tersebut dengan caranya, dan kaum pengunjuk rasa ternyata dapat menerima kebijakan ini dengan baik. Artinya, tidak perlu ada pihak yang disakiti. Rupa-rupanya, cara penyelesaian Anra yang humanis itulah yang membuat aksinya terdengar hingga ke atas.

    Tak lama setelah unjuk rasa itu, Anra yang bergaji $2.550 USD dari UN Police tersebut langsung dipanggil oleh Senior Representatif Secretary General (SRSG) yang dipimpin seorang Jenderal wanita dari Angkatan Darat Negara Inggris. Anra dianggap punya kecakapan yang cukup untuk mengemban jabatan sebagai team leader UN Police.

    Kini Anra membawahi 35 anggota dari berbagai negara di dunia. Bahkan diantara mereka ada yang berpangkat Jenderal (2 orang) dan belasan anggota berpangkat Kolonel serta Letnan Kolonel. Sementara ia sendiri hanyalah Bintara Polri yang berpangkat Bripka (setara Sersan Mayor di TNI).

    “Awalnya cukup berat, karena saat itu saya pergi ke Sudan meninggalkan istri yang sedang hamil muda. Ini tantangan lain,” kata Anra saat bertandang ke Humas Polda Riau, disela-sela masa cutinya dari tugas sebagai Polisi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau UN Police.//Divisi Humas Polri.

    sumber : pwrionline.com

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Kembangkan Konsep RTRW Pro Investasi dan Pemanfaatan Potensi Lokal

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos berdiskusi dan menuangkan ide-ide serta paparan konsep terkait Rancangan Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) Kabupaten...

    HUT ke-17, bright PLN Batam Gelar Khitanan Massal Bagi Masyarakat Kurang Mampu

    Metrobatam.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke - 17 dan Hari Listrik Nasional (HLN) ke – 72,...

    PKPI Terdaftar Pemilu di Batam “Sebagai Calon Pemilu 2019”

    Metrobatam.com, Batam -Partai PKPI sudah terdaftar sebagai calon pemilu 2019 di KPU di Batam pada selasa, (17/10/2019). Saparudin Muda Ketua Dewan Penasehat PKPI Provinsi menerangkan,...

    VIRAL! Terlahir Cacat, Anak Sapi Ini Berjalan 2 Kaki seperti Manusia

    SAPI umumnya berkaki empat, namun tidak dengan yang satu ini. Seekor anak sapi terlahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Ya, sapi tersebut hanya memiliki...

    Patroli Polair Polri di Batam Tangkap Kapal Pembawa Sayuran Ilegal

    Metrobatam.com, Batam - Polisi menangkap sebuah kapal motor yang mengangkut sayuran secara ilegal. Kapal tersebut ditangkap di perairan Batam, Kepulauan Riau saat sedang berlayar. "Minggu,...

    Diharapkan Kepala BP Batam yang Baru Membawa Perubahan

    Metrobatam.com, Batam - Sidang pleno Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas Perdagangan Bebas Batam menetapkan Lukita Dinarsyah Tuwo sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Sekretaris Menko...

    Nesar Ahmad Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Sisa Masa Jabatan 2014-2019

    Metrobatam.com, Bintan - Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang Joni, SH, MH resmi melantik H Nesar Ahmad, S.Ip sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bintan sisa masa Jabatan...

    DPRD Tanjungpinang Gelar Paripurna HUT Otonom Kota Tanjungpinang ke-16

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang menggelar paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Otonom Kota Tanjungpinang yang ke 16, Selasa (17/10)...

    HUT-72 Hari Listrik Nasional, Bright PLN Batam dan Polda Kepri akan Gelar Khitanan Massal

    Metrobatam.com, Batam - Untuk membantu dan meringankan beban masyarakat Batam, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam ke-17 dan Hari Listrik...

    Komisi III DPRD Kepri Segera Uji Kepatuhan dan Kelayakan Calon Anggota KPID Kepri

    Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komisi III DPRD Kepri segera melangsungkan uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri masa bakti...

    Luar Biasa! Siswi Madrasah Ini akan Jadi Pembicara Forum WHO di Kanada

    Metrobatam, Yogyakarta - Salah satu siswi Madrasah Tsanawityah (MTs) Yapi Pakem Sleman, Monica (15) mendapat kesempatan menjadi pembicara pada World Health Organization (WHO) 8th...

    Soal Densus Tipikor, Menkum: Jangan sampai Saling Curi Kasus

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mendukung dibentuknya Densus Tipikor. Namun dia ingin pembentukan densus itu diatur jelas sehingga...
    BAGIKAN