Prestasi Brigadir Polisi ini Mengharumkan Nama Indonesia di Dunia

    1193

    anra

    Metrobatam, Sudan Selatan – Anra Nosa, anggota Bintara Kepolisian Daerah (Polda) Riau ini sukses mengharumkan nama Polri dikancah dunia. Meski baru berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka), pria berumur 33 tahun tersebut sudah diangkat menjadi team leader di United Nation Police (polisi PBB).

    Selaku team leader di United Nation (UN) Police, Anra punya anggota tim yang pangkatnya justru jauh lebih tinggi ketimbang dirinya. Tercatat, Anra membawahi 35 orang anggota, dimana ada yang berpangkat Jenderal, belasan personil lainnya berpangkat Kolonel dan Letnan Kolonel di negara mereka masing-masing.

    Sebelum menjadi tim leader UN Police, Anra sempat bertugas sebagai penyidik di Reserse Kriminal Polda Riau. Kemudian pria tegap ini ikut seleksi menjadi UN Police yang diumumkan Mabes Polri, dengan tempat penugasan di Darfur, Sudan Selatan. Ketika itu, ada ribuan anggota Polri (termasuk Anra) yang turut mendaftar.

    Dengan proses seleksi ketat, terpilihlah 15 polisi terbaik (dari total ribuan) se-Indonesia, termasuk di dalamnya tercatat nama Anra. Selanjutnya, mereka pun dilatih dan akhirnya diberangkatkan ke Sudan Selatan sekitar 2014 lalu, untuk mewakili Indonesia menjadi Polisi perdamaian PBB.

    “Awal bertugas langsung ada unjuk rasa besar dari pengungsi Sudan,” kisah Anra. Ketika itu, salahs eorang anggota UN Police berpangkat Kolonel dari Negara Jerman memerintahkan tim untuk memasukkan puluhan orang pengunjuk rasa ini ke Holding Facility (semacam penjara).

    Namun Anra menolak kebijakan Kolonel tersebut, karena menurutnya para pengunjuk rasa harus ditangani secara layak dan baik. Anra pun berinisiatif membuka komunikasi dengan para pendemo. “Mereka itu ingin diwadahi ke WFP (Worl Food Suplemen, Organisasi PBB yang menangani soal makan pengungsi, red),” urainya.

    Segera Anra menyelesaikan inti permasalahan (problem solved) tersebut dengan caranya, dan kaum pengunjuk rasa ternyata dapat menerima kebijakan ini dengan baik. Artinya, tidak perlu ada pihak yang disakiti. Rupa-rupanya, cara penyelesaian Anra yang humanis itulah yang membuat aksinya terdengar hingga ke atas.

    Tak lama setelah unjuk rasa itu, Anra yang bergaji $2.550 USD dari UN Police tersebut langsung dipanggil oleh Senior Representatif Secretary General (SRSG) yang dipimpin seorang Jenderal wanita dari Angkatan Darat Negara Inggris. Anra dianggap punya kecakapan yang cukup untuk mengemban jabatan sebagai team leader UN Police.

    Kini Anra membawahi 35 anggota dari berbagai negara di dunia. Bahkan diantara mereka ada yang berpangkat Jenderal (2 orang) dan belasan anggota berpangkat Kolonel serta Letnan Kolonel. Sementara ia sendiri hanyalah Bintara Polri yang berpangkat Bripka (setara Sersan Mayor di TNI).

    “Awalnya cukup berat, karena saat itu saya pergi ke Sudan meninggalkan istri yang sedang hamil muda. Ini tantangan lain,” kata Anra saat bertandang ke Humas Polda Riau, disela-sela masa cutinya dari tugas sebagai Polisi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) atau UN Police.//Divisi Humas Polri.

    sumber : pwrionline.com

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Tak Mau Jawab Pertanyaan Hakim, Fadli Zon Enggan Komentari Perilaku Setnov Dalam Sidang

    Metrobatam, Jakarta - Pelaksana Tugas Ketua DPR Fadli Zon enggan berkomentar soal perilaku Setya Novanto yang enggan menjawab sejumlah pertanyaan yang diajukan hakim dalam...

    Besok, Hakim Bacakan Putusan Praperadilan Setnov

    Metrobatam, Jakarta - Hakim Tunggal Kusno akan memutus praperadilan mantan ketua DPR Setya Novanto (Setnov) pada Kamis (14/12) besok. Pernyataan itu ia sampaikan sebelum...

    Terjaring OTT, Kasat Reskrim Polres Manggarai NTT Dicopot

    Metrobatam, Kupang – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur Irjen Agung Sabar Sentosa menegaskan Kepala Satuan Reskrim Polres Manggarai berinisial A F berpangkat...

    Soal Pengangkatan Tin Zuraida Jadi Staf Ahli, JK Akan Bicara dengan Menpan-RB

    Metrobatam, Jakarta – Istri mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi, Tin Zuraida, diangkat menjadi staf ahli Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Nama...

    Ahli Sindir Kelihaian Kuasa Hukum Setnov di Praperadilan

    Metrobatam, Jakarta - Ahli hukum pidana dari Universitas Padjadjaran Komariah Emong menyindir kuasa hukum Setya Novanto yang ia sebut lihai dalam memutar pertanyaan terkait...

    Muslim dan Nasrani Palestina Bersatu Melawan Trump

    Yerusalem - Kurang dari satu jam usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan pengakuan Yerusalem adalah Ibu Kota Israel, warga Palestina langsung protes....

    Bupati Bintan Jadi Narasumber Talkshow Coffee Break TV One dengan Tema “Wisata Cross Border...

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Deputi Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuti menjadi narasumber pada program Talkshow Coffee...

    Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Tepi Pantai Desa Seri Bintan Kecamatan Teluk Sebong

    Metrobatam.com, Bintan - Pada tanggal 12 Desember 2017 pukul 10:45 WIB, telah ditemukan mayat laki-laki di desa Seri Bintan, Kecamatan Teluk sebong. Kombes pol Djarot...

    Pelantikan dan Pengurus DPC INSA Kota Batam “INSA Kota Batam Siap Sebagai Simpul Poros...

    Metrobatam.com, Batam - Pelantikan dan Pengurus INSA Kota Batam pada tanggal 12 Desember 2017 di Novotel Batam. Osman Hasyim Ketua DPC Kota Batam INSA (Indonesian...

    Diduga Akan Serang Kantor Polisi, Tiga Pria di Riau Ditangkap

    Metrobatam, Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris yang telah menyusun rencana serangan ke markas kepolisian, Minggu (11/12). Kepala...

    Tak Rugikan Calon Jemaah, MK Tolak Gugatan Dana Haji

    Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan uji materi tentang pengelolaan investasi dana haji. Dalam pertimbangannya, hakim menilai ketentuan tentang investasi dana haji...

    Ke KTT OKI, Jokowi akan Sampaikan Penolakan Rakyat Indonesia atas Klaim Trump

    Metrobatam, Jakarta - Presiden Jokowi bertolak menuju Istanbul, Turki, untuk menghadiri KTT Luar Biasa Organisasi Kerja sama Islam (OKI). Jokowi akan menyuarakan aspirasi masyarakat...
    BAGIKAN