Program BBM Satu Harga, Pertamina Tambah SPBU Nelayan di Natuna

1014
Foto: Ist, (Detikcom)

Metrobatam.com, Natuna – PT Pertamina (Persero) tambah 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Untuk Umum (SPBU) di daerah perbatasan pulau terluar yang masuk dalam program bahan bakar minyak satu harga di daerah kabupaten Natuna,Provinsi kepulauan riau pada hari Senin, ( 04/12).

Program satu harga ini kembali direalisasikan pihak PT.Pertamina dalam pengoperasian SPBU-N ( SPBU-N (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum dan Nelayan) di wilayah terdepan,terluar dan tertinggal (3T) yang menjadi bagian dari Program bahan bakar minyak (BBM) Satu Harga yang sejalan dengan nawacita Presiden RI,Joko Widodo terkait dengan ketahanan energi nasional.

Dua titik stasiun pengisian bahan bakar minyak untuk umum tersebut telah melayani pembelian bahan bakar minyak yang berlokasi di Kabupaten Natuna yaitu,SPBU-N 18.297.067 milik PT. Sunarco yang terletak di jalan Abdullah di Desa Sabang Mawang kecamatan Pulau Tiga yang khusus melayani kebutuhan solar untuk nelayan dan usaha perikanan,dan SPBU-N 18.297.077 milik PT. Bintang Utara Mandiri Jl. Raya Teluk Baruk,Desa Sepempang kecamatan Bunguran Timur yang melayani pembelian premium dan solar untuk transportasi darat dan laut serta nelayan dan usaha perikanan.

Dua SPBU-N tersebut merupakan dua dari enam titik BBM Satu Harga di Provinsi Kepulauan Riau,untuk wilayah Sumatera Bagian Utara, dengan pengoperasian keduanya genap terdapat enam titik dari target sembilan titik BBM Satu Harga yang sudah beroperasi di Sumbagut, yaitu dua di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dua di Puau Nias,Sumatera Utara,dan dua di Natuna, provinsi kepulauan riau.

Menurut General Manager MOR-I PT Pertamina (Persero) Erry Widiastono mengatakan Pertamina mendukung program BBM Satu Harga yang telah dicanangkan pemerintah sejak. Dengan terealisasikannya enam outlet BBM Satu Harga di Sumbagut, Pertamina akan terus melakukan percepatan untuk tiga titik lainnya yang diharapkan tuntas hingga akhir tahun.

Khusus di wilayah Kepulauan Riau, masih terdapat empat titik yaitu,tiga titik target awal dan satu titik BBM Satu Harga tambahan yang masih dalam proses pembangunan di wilayah Kepulauan Riau, yang terletak di Kabupaten Anambas, Kabupaten Bintan, dan dua lokasi di Kabupaten Natuna.

“Pengoperasian kedua SPBU-N ini menjadi bukti nyata hadirnya Pertamina untuk memenuhi tugas negara mendistribusikan energi hingga ke pelosok negeri,kendati tugas itu bukanlah hal yang mudah namun dengan sinergi yang kuat antara Pertamina, pemerintah, dan investor, perjuangan mewujudkan BBM satu harga di Kab. Natuna akhirnya membuahkan hasil”Ujar Erry.

Pertamina memenuhi program pemerintah dengan pemberlakuan distribusi BBM 1 harga di Kepulauan Riau sejalan dengan Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2016,perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional, yang diberlakukan sejak 1 Januari 2017.

Program ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah untuk menggerakkan dan memeratakan perekonomian nasional,utamanya di wilayah 3T.

Sebelum beroperasinya kedua SPBU-N di wilayah Kabupaten Natuna tersebut,masyarakat harus membeli Premium seharga Rp.7.500 per liter,sedangkan Solar sekitar Rp.6.000 per liter.

“Kini dengan dukungan semua stakeholder, mereka dapat merasakan harga yang sama dengan dengan wilayah disantero nusantara lainnya,yaitu Rp.6.450 per liter Premium dan Rp.5.150 per liter Solar.”Erry.

Sementara Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas),Fanshurullah Asa menambahkan,sesuai roadmap BBM Satu Harga, pada tahun 2017 akan didirikan 59 lembaga penyalur (54 lembaga penyalur PT. Pertamina (Persero) dan 5 lembaga penyalur PT. AKR Corporindo Tbk), dimana sampai dengan saat ini telah beroperasi 32 lembaga penyalur penyalur (30 lembaga penyalur PT. Pertamina (Persero) dan 2 lembaga penyalur PT. AKR Corporindo Tbk) dan menyusul Pulau Tiga yang ke 33 dan Bunguran Timur yang ke-34.

Dalam waktu dekat, akan ada lagi 5 lembaga penyalur yang beroperasi, yaitu di Enggano (Kabupaten Bengkulu Utara – Bengkulu), Oksibil (Kabupaten Pegunungan Bintang – Papua), Una-una (Kab. Tojo Una-una – Sulawesi Tengah), Biduk-biduk (Kab. Berau – Kalimantan Timur), Atambua (Kab. Belu – Nusa Tenggara Timur).

“Selain Program BBM Satu Harga,arahan Presiden yang disampaikan pada rapat terbatas agar subsidi energi,baik BBM maupun LPG Tabung 3 kg dapat diintegrasikan dengan program penanggulangan kemiskinan pemerintah melalui program kartu keluarga sejahtera yang telah berjalan sehingga lebih terarah dan lebih tepat sasaran”tutup Kepala BPH Migas.

Detikcom

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BMKG : Gempa Jabar akibat tumbukan Lempeng Indo Australia-Eurasia

Metrobatam.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mengatakan gempa bumi dengan magnitudo 7,3 pada Jumat (15/12) pukul 23.47 WIB disebabkan aktivitas zona subduksi...

Bupati Bintan Serahkan Bantuan Kapal dan Asuransi Nelayan

Metrobatam.com, Batam - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Wakil Bupati Bintan Drs Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara menyerahkan bantuan...

Dukun Pengganda Uang Kubur 2 Korbannya, 1 Dikubur Dalam Keadaan Masih Hidup

Metrobatam, Batang - Seorang pria di Batang, Jawa Tengah yang mengaku bisa menggandakan uang mengubur dua korbannya. Salah seorang korban terungkap dikubur dalam keadaan...

Dubes Saudi Harapkan Moratorium Pengiriman TKI Dicabut

Metrobatam, Jakarta - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osama bin Mohammed Abdullah Al-Shuaibi mengharapkan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) yang berlaku sejak...

Biadab, Pembunuh Sadis Ini Masih Perkosa Korbannya yang Sudah Mati

Metrobatam, Serang - Empat pelaku pembunuhan sadis di Serang ditangkap polisi. Jejak mereka terungkap usai jenazah korban, S, ditemukan warga di Sungai Cibongor, Cikeusal...

Soal Kumpul Kebo Tak Bisa Dipidana, Ketua MK: Despiritualisasi Hukum

Metrobatam, Jakarta - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat menyatakan KUHP harus disesuaikan dengan semangat kebangsaan Indonesia. KUHP yang diimpor dari Belanda dinilai sangat...

Dedi Mulyadi: Golkar Terbuka Evaluasi Dukungan Pilkada Jabar

Metrobatam, Jakarta - Golkar tidak menutup kemungkinan menarik dukungannya terhadap Ridwan Kamil pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 2018. Hal itu disampaikan...

Bawa Ribuan Butir Ekstasi dan Sabu, Oknum TNI Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jambi - Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Jambi berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga membawa ribuan butir pil ekstasi dan sabu-sabu. Informasi...

Konflik Belum Usai, PKS Ajukan Kasasi Pemecatan Fahri Hamzah

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tenang menyikapi keputusan Pengadilan Tinggi Jakarta yang menolak banding mereka terkait pemecatan terhadap Fahri Hamzah. Partai...

Partai Tommy Soeharto Tak Lolos Administrasi

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum tidak meloloskan Partai Berkarya dan Partai Garuda dalam tahapan penelitian administrasi perbaikan partai politik calon peserta pemilu tahun...

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...
BAGIKAN