Proyek-proyek Mangkrak PLN Masuk Radar KPK

Ketua KPK Agus Rahardjo

Metrobatam.com, Jakarta – Sejumlah proyek pembangkit listrik yang disebut mangkrak oleh Presiden Joko Widodo telah masuk dalam radar KPK.

“(laporan pengaduan) PLN kami belum menerima, jadi kalau radar KPK sendiri sudah menangkap beberapa proyek, tapi kan kalau menurut mereka 34 (proyek), nah itu kami belum terima,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Kamis.

Agus mengungkapkan hal tersebut terkait dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 1 November 2016 yang mengaku sudah menerima informasi bahwa realisasi “commercial operational date” (COD) program pembangunan listrik 35.000 MW yang baru mencapai 36 persen dari target kumulatif pada 2016.

Presiden juga telah meminta laporan dari BPKP mengenai 34 proyek pembangkit listrik yang mangkrak 7-8 tahun. Data menunjukkan bahwa 71 proyek dari 109 proyek masih dalam tahap perencanaan dan pengadaan.

Ia mengancam pelaksana proyek-proyek listrik yang mangkrak tersebut akan dilaporkan ke KPK terutama proyek pembangkit listrik yang tidak bisa diteruskan.

“Segera kalau kami sudah nerima, pasti akan dilakukan, kami kan pasti dibantu oleh teman-teman dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) atau BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) untuk mengaudit itu,” tambah Agus.

Agus pun tidak membantah KPK dapat langsung mengusut perkara tersebut.

“Beberapa memang sudah masuk radar kita, dari 34 itu banyak yg sudah masuk radar kita,” ungkap Agus.

Menurut Agus, bidang energi memang menjadi salah satu sektor yang disorot oleh KPK.

“Energi itu penting, karena bila tidak mempunyai perencanaan yang sangat baik. Kita akan mengalami pengalaman pahit yang sama yaitu kita pernah menjadi eksportir minyak, tapi kemudian kita hari ini menjadi importir (minyak) yang cukup besar. Nah kalau kita tidak hati-hati tidak merencanakan dengan baik. Kejadian yang sama bisa terjadi untuk batubara. PLTU kita banyak yang dibakar dengan batubara, padahal sekarang juga dijual banyak. Jangan-jangan kita nanti jadi importir batubara,” jelas Agus.

Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir pernah mengatakan, dari 34 proyek tersebut, 12 proyek tidak akan dilanjutkan pengerjaannya.

“Dari 34, ada 12 kami terminasi, kami berhentikan, karena sebagian belum jalan. Sebagian tidak layak dilanjutkan,” kata Sofyan.

Sofyan pada Mei 2016 pernah meminta KPK untuk mengawasi pelaksanaan proyek pembangkit listrik 35.000 MW dan pengadaan transmisi sepanjang 46.000 kilometer karena sering terdapat selisih harga antara dana yang dianggarkan dengan harga lahan yang diminta masyarakat.

Proyek pengadaan listrik 35.000 MW itu memang masuk dalam koordinasi dan supervisi (korsup) KPK dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2016.

 

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Pastikan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan

Metrobatam.com, Jakarta - Kepolisian Indonesia memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan...

Parkir di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Semrawut

Metrobatam.com, Batam - Parkir kendaraan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, terlihat semrawut pada H+2 Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu. Parkir di...

Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Piala Dunia 2018 telah berlangsung selama empat hari dan sebanyak enam dari delapan grup telah memainkan pertandingan pertama, sejak dibuka pada...

Libur Lebaran, Warga Karimun Padati Pantai Pelawan

Metrobatam.com, Karimun - Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung yang menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri...

Pada H+2, Jalur Mudik Sumbar – Riau Macet Total

Metrobatam.com, Payakumbuh - Ratusan Ribu kendaraan pribadi terjebak macet di sepanjang jalur mudik Sumatera Barat - Riau tepatnya jalan yang menghubungkan Bukittinggi hingga Payakumbuh...

Polisi Tembak Mati Pembunuh dan Perampok Supir Taksi Online

Metrobatam.com, Palembang - Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring (Online) Grab...

Kroasia Kalahkan Nigeria 2-0 di Piala Dunia 2018

Metrobtam.com, Rusia - Pertandingan kedua di Grup D Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Nigeria berlangsung di Stadion Kaliningrad, Minggu (17/6) dini hari WIB. Nigeria dan Kroasia...

Rusuh, Papua Nugini Berlakukan Status Keadaan Darurat

Metrobatam.com, Sydney - Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus...

Cara Cek Ban Mobil Layak Pakai atau Tidak

Metrobatam.com, (MB) - Memasuki musim mudik Lebaran, segala persiapan harus dilakukan. Terlebih, bagi yang membawa mobil pribadi. Salah satu yang harus diperhatikan adalah kondisi...

Waspada, Usai Ramadhan Penyakit Ini Sering Datang

Metrobatam.com, ( MB) - Puasa memang memberikan banyak manfaat terhadap tubuh, baik dari segi kesehatan fisik maupun mental. Tapi setelah puasa selesai kadang kita...

Jorge Lorenzo Start Terdepan di MotoGP Katalunya

Metrobatam.com, Catalunya - Pebalap Spanyol Jorge Lorenzo mencatatkan hasil posisif bersama Ducati setelah mengamankan posisi start terdepan dengan mengungguli kompatriot dan calon rekan setimnya...

6 Orang WN Vietnam Tahanan Kejari Natuna Melarikan Diri

Metrobatam.com, Natuna - Enam nelayan pelaku ilegal fishing Warga Negara Asing ( WNA) Vietnam yang menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna, melarikan diri selesai...
BAGIKAN