PSDKP Batam Tangkap Tiga Kapal Pencuri Ikan Asal Vietnam

283

Metrobatam.com, Batam – Satuan Kerja Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam, Kepulauan Riau, berhasil menangkap tiga kapal pencuri ikan asal Vietnam di Perairan Tanjung Berak, Bintan, Selasa 11 Oktober 2016.

Ketiga kapal adalah Kapal Murkhan 5, Kapal JMS 00637, dan Karang 6 dengan jumlah 48 orang anak buah kapal (ABK) asal Vietnam. Dari tiga kapal diamankan juga sebanyak tiga ton ikan berbagai jenis.

Kepala PSDKP Batam, Akhmadon mengatakan, ketiga kapal tertangkap tangan saat mencuri ikan menggunakan trwal. Ketiga kapal asal Vietnam ini masuk perairan Indonesia mengenakan bendera Malaysia.

Para pencuri ikan ini hanya memiliki izin penangkapan ikan di Malaysia. Namun mereka menyalahgunakan memasuki perairan Indonesia. Ketiganya ditangkap Kapal Patroli Hiu 3214 saat bertugas di sekitar perairan tersebut. Bahkan, saat ditangkap para pelaku melepaskan alat tangkap ikannya untuk mencoba menarik diri.

Ia menuturkan, dari empat kapal yang dipergoki saat mencuri ikan, petugas hanya berhasil mengamankan tiga kapalnya.

“Mereka sudah jauh masuk ke perairan Indonesia. Ketiganya tertangkap tangan sekira 20 mil di Tanjung Berakit arah Timur Laut,” ujar Akhmadon, di kantornya Jalan Trans Barelang, Jembatan II Barelang, Jumat (14/10).

Menurut Akhmadon, dengan ditangkapnya tiga kapal ini, membuktikan jika aksi pencurian ikan masih terus terjadi di perairan Indonesia. Ia menilai, efek jera penenggelaman kapal bagi pencuri ikan belum mampu menghalau kapal pencuri ikan.

Pencurian ikan terus berlangsung karena kekayaan laut yang dimiliki Indonesia ditambah nelayan lokal belum mampu untuk mengelola semuanya sehingga pihak asing masih tergiur mencuri ikan di Indonesia.

“Melihat grafik dari tahun sebelumnya tidak ada perubahan. Mereka (pencuri ikan) masih terus masuk mencuri ke perairan Indonesia,” katanya.

Untuk proses hukumnya, kata Akhmadon, akan berkoordinasi terkait proses hukum dengan Pengadilan Negeri Batam, Pengadilan Perikanan, serta pihak imigrasi terkait pemulangan ABK kapal. Sekarang ini mereka (pencuri ikan) telah diamankan di kantor PSDKP Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Secepatnya kami proses hukum mereka dan memulangkan para ABK ke negara asalnya,” ucapnya.

Sejak 2014, PSDKP sudah memproses sebanyak 89 kapal pencuri ikan dan menenggelamkan 33 kapal. “Mestinya dengan penggelaman kapal sudah berdampak bagus, tapi tidak berubah khususnya di Batam. Masih banyak potensi ilegal fishing,” tutup Akhmadon.

 

(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tinjau GBK, Menteri Basuki: Ini Dibangun Pakai Pajak Kok Dirusak?

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah fasilitas di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) rusak usai final Piala Presiden 2018. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Ketua DPR Minta Motif Penyerangan Pemuka Agama Diusut Tuntas

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta polisi bergerak cepat mengusut tuntas kekerasan terhadap Kiai Hakam Mubarok, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Karangasem Paciran,...

Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Ditemukan Mengambang di Sungai

Metrobatam, Lumajang - Usai pesta miras bersama teman-temannya, Muhamad Saiful Rizal (19) ditemukan tewas mengambang di tepi sungai Kali Mujur, Dusun Parasgoang, Desa Pandanarum,...

Bos First Travel Jalani Sidang Perdana

Metrobatam, Jakarta - Bos First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki Hasibuan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok. Ketiganya didakwa dalam kasus...

Tersebar Inisial Artis Lain Diduga Pengguna Narkoba, Ini Kata Polisi

Metrobatam, Jakarta - Siapa sangka, tiga artis diciduk dalam satu minggu kemarin karena narkoba. Setelah Fachri Albar, Roro Fitria, dan Dhawiya, tersebar inisial artis...

Pesawat Iran Jatuh, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban

Metrobatam, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di Iran memastikan tidak ada penumpang WNI dalam daftar penumpang atau manifest pesawat yang jatuh di pusat...

Gunung Sinabung Erupsi 5 Km, Warga Diminta Waspada

Metrobatam, Jakarta - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 5 kilometer. Warga diminta waspada dengan erupsi...

Mabes Polri Bahas Kepulangan Rizieq Shihab

Metrobatam, Jakarta - Mabes Polri akan menggelar rapat membahas antisipasi kepulangan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Senin (19/2). Berdasarkan Surat Telegram...

Setelah Parpol Dapat Nomor Urut, Ini Tahapan Pemilu 2019

Metrobatam, Jakarta - Sebanyak 14 parpol lolos dan mendapat nomor urut untuk Pemilu 2019. Bagaimana tahapan selanjutnya untuk Pemilu serentak? Sebelumnya, ada 14 parpol yang...

PKS Tetap Dukung Tersangka KPK Mustafa di Pilkada Lampung

Metrobatam, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap mendukung pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Lampung Mustafa-Ahmad Jajuli, meskipun Mustafa telah berstatus tersangka dan...

Anies Dicegah ke Podium karena Namanya Tak Dicatat Panitia, Fahri Sewot

Metrobatam, Jakarta - Media sosial hari Minggu diramaikan dengan video Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dicegah Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) jelang pemberian piala oleh...

Indonesia Segera Punya Pasar Ikan Modern di Muara Baru

Metrobatam, Jakarta - Indonesia akan memiliki pasar ikan modern. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah melakukan pembangunan Pasar Ikan Muara Baru...
BAGIKAN