Puasa Paling Lama: Di Sini Harus Berpuasa 21 Jam

294

Metrobatam.com, London – Puasa Ramadan tahun ini menjadi puasa yang paling menantang dalam 30 tahun terakhir bagi muslim di belahan bumi utara. Seperti dilansir The Guardian akhir pekan lalu, waktu musim panas tahun ini yang lebih panjang memaksa muslim hanya memiliki waktu beberapa jam untuk berbuka puasa dan makan sahur. Matahari akan terbit lebih awal dan terbenam lebih lambat. Sebaliknya, jika puasa berbarengan dengan musim dingin, maka waktunya akan menjadi lebih pendek.

Situs web ummid.com yang mengutip data terakhir peta jam puasa di penjuru dunia akhir pekan lalu menyebutkan warga muslim Denmark pada tahun ini harus kembali menjalankan ibadah puasa dengan waktu terpanjang di dunia: 21 jam per hari. Negara-negara lain yang juga harus menjalankan puasa cukup lama, yakni 20 jam per hari, adalah Islandia, Swedia, dan Norwegia.

Beberapa negara di Eropa, seperti Belgia dan Belanda, tahun ini harus berpuasa selama 18 jam 30 menit. Di Spanyol selama 17 jam 30 menit, Inggris dan Jerman selama 16 jam 30 menit. Adapun puasa di Amerika Serikat, Prancis, dan Italia akan berlangsung selama 16 jam. Wilayah Timur Tengah menjalankan puasa dalam kisaran 14–16 jam.

Muslim yang tinggal di belahan bumi selatan memiliki kelapangan menjalankan puasa lebih pendek. Negara dengan waktu puasa terpendek tahun ini adalah Argentina selama 9 jam 30 menit. Australia juga hanya akan berpuasa selama 10 jam, Afrika Selatan 10 jam 30 menit, Brasil 11 jam, dan Meksiko 13 jam 20 menit. Dalam kalender Masehi, tanggal 1 Ramadan biasanya maju 10–11 hari setiap tahunnya dalam siklus 33 tahun.

“Kita sudah merasakan puasa dengan waktu yang panjang tahun lalu. Namun tahun ini sepertinya lebih menantang,” ujar Ibrahim Mogra, Asisten Sekretaris Umum Dewan Muslim Inggris.

Menurut Mogra, puasa dengan waktu panjang tahun ini adalah bagian dari pengalaman tak terpisahkan dan harus dijalani. “Beberapa orang akan mendapat pengecualian, seperti manula dan orang yang sedang dalam pengobatan,” dia mengungkapkan.

Di kawasan Britania Raya, warga muslim yang tinggal di Scottish Highlands, Skotlandia, menjalani puasa dengan waktu terpanjang. “Di Highlands cahaya matahari tidak benar-benar tenggelam, situasi masih tampak senja dan tak kunjung gelap,” ujar Waheed Khad, seorang dokter rumah sakit di Inggris.

Beruntung, banyak perusahaan di Inggris yang memberikan kelonggaran bagi pegawainya yang berpuasa. Hal itu di antaranya pergantian jam kerja dilakukan lebih awal ketika pegawainya masih memiliki energi cukup dan memberi waktu keluar kantor bagi pegawai untuk beribadah. “Banyak juga muslim yang menyimpan hari liburnya untuk diambil pada saat Ramadan. Sehingga mereka tidak perlu bekerja penuh pada saat Ramadan,” ujar Mogra.(mb/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...

Susi ke Mahasiswa ITB: Semahal-mahalnya Ikan, Lebih Mahal Daging

Metrobatam, Bandung - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan peningkatan konsumsi ikan. Salah satu caranya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengajak...

5 Pemancing Terjebak di Pulau Kosong karena Ombak Tinggi, Makanan Dikirim Pakai Tali

Metrobatam, Mojokerto - Sebanyak lima pemancing dikabarkan terjebak di Pulau Celeng, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Jumat (18/8). Hingga kini, upaya evakuasi kelima pemancing masih...

ICW Nilai Mayoritas Vonis Kasus Korupsi Ringan, Ini Kata Jaksa Agung

Metrobatam, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis selama semester I 2017, mayoritas vonis kasus korupsi adalah ringan dengan rata-rata 0-4 tahun penjara. ICW...

Kemenag Bidik 4 Agen Umrah Bermasalah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia (RI) terus melacak sejumlah agensi umrah bermasalah di Tanah Air. Diperkirakan masih ada empat agensi umrah yang...

Polisi Sudah Periksa Habib Rizieq di Mekah

Metrobatam, Jakarta - Polisi ternyata diam-diam telah memeriksa imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab. Pemeriksaan dilakukan di luar negeri. Kapolri Jenderal Tito...

Ketua MPR: Naskah Doa Tifatul Tak Ada Kata Agar Jokowi Gemuk

Metrobatam, Jakarta - Anggota Fraksi PDIP Tubagus Hasanuddin menyatakan politisi PKS Tifatul Sembiring tidak sepantasnya mendoakan tubuh Presiden Joko Widodo bertambah gemuk saat membaca...

Golkar: Kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 di Atas 65 Persen

Metrobatam, Jakarta - Golkar berkomitmen untuk konsisten mendukung Joko Widodo pada Pilpres 2019. Golkar optimistis Jokowi memenangi pilpres dengan perolehan suara di atas 65...