Puasa Paling Lama: Di Sini Harus Berpuasa 21 Jam

300

Metrobatam.com, London – Puasa Ramadan tahun ini menjadi puasa yang paling menantang dalam 30 tahun terakhir bagi muslim di belahan bumi utara. Seperti dilansir The Guardian akhir pekan lalu, waktu musim panas tahun ini yang lebih panjang memaksa muslim hanya memiliki waktu beberapa jam untuk berbuka puasa dan makan sahur. Matahari akan terbit lebih awal dan terbenam lebih lambat. Sebaliknya, jika puasa berbarengan dengan musim dingin, maka waktunya akan menjadi lebih pendek.

Situs web ummid.com yang mengutip data terakhir peta jam puasa di penjuru dunia akhir pekan lalu menyebutkan warga muslim Denmark pada tahun ini harus kembali menjalankan ibadah puasa dengan waktu terpanjang di dunia: 21 jam per hari. Negara-negara lain yang juga harus menjalankan puasa cukup lama, yakni 20 jam per hari, adalah Islandia, Swedia, dan Norwegia.

Beberapa negara di Eropa, seperti Belgia dan Belanda, tahun ini harus berpuasa selama 18 jam 30 menit. Di Spanyol selama 17 jam 30 menit, Inggris dan Jerman selama 16 jam 30 menit. Adapun puasa di Amerika Serikat, Prancis, dan Italia akan berlangsung selama 16 jam. Wilayah Timur Tengah menjalankan puasa dalam kisaran 14–16 jam.

Muslim yang tinggal di belahan bumi selatan memiliki kelapangan menjalankan puasa lebih pendek. Negara dengan waktu puasa terpendek tahun ini adalah Argentina selama 9 jam 30 menit. Australia juga hanya akan berpuasa selama 10 jam, Afrika Selatan 10 jam 30 menit, Brasil 11 jam, dan Meksiko 13 jam 20 menit. Dalam kalender Masehi, tanggal 1 Ramadan biasanya maju 10–11 hari setiap tahunnya dalam siklus 33 tahun.

“Kita sudah merasakan puasa dengan waktu yang panjang tahun lalu. Namun tahun ini sepertinya lebih menantang,” ujar Ibrahim Mogra, Asisten Sekretaris Umum Dewan Muslim Inggris.

Menurut Mogra, puasa dengan waktu panjang tahun ini adalah bagian dari pengalaman tak terpisahkan dan harus dijalani. “Beberapa orang akan mendapat pengecualian, seperti manula dan orang yang sedang dalam pengobatan,” dia mengungkapkan.

Di kawasan Britania Raya, warga muslim yang tinggal di Scottish Highlands, Skotlandia, menjalani puasa dengan waktu terpanjang. “Di Highlands cahaya matahari tidak benar-benar tenggelam, situasi masih tampak senja dan tak kunjung gelap,” ujar Waheed Khad, seorang dokter rumah sakit di Inggris.

Beruntung, banyak perusahaan di Inggris yang memberikan kelonggaran bagi pegawainya yang berpuasa. Hal itu di antaranya pergantian jam kerja dilakukan lebih awal ketika pegawainya masih memiliki energi cukup dan memberi waktu keluar kantor bagi pegawai untuk beribadah. “Banyak juga muslim yang menyimpan hari liburnya untuk diambil pada saat Ramadan. Sehingga mereka tidak perlu bekerja penuh pada saat Ramadan,” ujar Mogra.(mb/tempo)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ada 220.000 PNS Pensiun, Berapa Jumlah Lowongan CPNS 2018?

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menunggu usulan formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS)...

Jaksa: Eksepsi Fredrich Yunadi Hanya Curhat dan Kekesalan

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa kasus merintangi penyidikan korupsi e-KTP, Fredrich Yunadi, hanya berisi...

Longsor Brebes: 5 Orang Tewas, 18 Tertimbun

Metrobatam, Brebes - Belasan orang petani luka-luka akibat bencana longsor di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dirawat di Puskesmas Bentar. Ada 3 orang yang dirujuk...

Median: Akar Rumput PD Pilih Jokowi Jadi Presiden Ketimbang SBY/AHY

Metrobatam, Jakarta - Hasil survei Media Survei Nasional (Median) menyebut akar rumput Partai Demokrat lebih memilih Joko Widodo daripada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk...

Remaja yang Ngaku Bertelur Dibawa ke Kantor Polisi

Metrobatam, Gowa - Remaja yang mengaku bertelur hingga puluhan butir, Akmal, akhirnya dibawa ke kantor polisi. Akmal dibawah oleh petugas Perlindungan Perempuan dan Anak...

Mobil Eks Presiden PKS Luthfi Hasan Dilelang Rp 279-479 Jutaan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar lelang terhadap aset barang rampasan terpidana koruptor. Para peserta lelang yang tertarik sudah mulai menyambangi...

Asap Membubung, Ini Penampakan Hutan Terbakar di Riau

Metrobatam, Pekanbaru - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau sudah mencapai 600-an hektare. Inilah penampakan sejumlah kawasan terbakar di Bumi Lancang Kuning...

Giliran 8 Pengemudi Grab Pengantar ‘Tuyul’ di Medan Ditangkap

Metrobatam, Medan - Polisi menangkap sindikat pengemudi Grab yang menjemput dan mengantarkan penumpang fiktif atau yang disebut 'tuyul'. Total uang yang bisa mereka raup...

Sutiyoso Yakin Ada Operator Aksi ‘Orang Gila’ Serang Ulama

Metrobatam, Jakarta - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso yakin ada operator dalam insiden penyerangan pada tokoh agama oleh orang-orang yang diduga mengalami gangguan...

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...
BAGIKAN