Pulang Tabligh Akbar, Simpatisan PPP Djan Faridz Tewas Dilempar Mercon

598
PPP merupakan salah satu partai pengusug Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri dalam Pilkada 2015 lalu.

Metrobatam.com, Sleman – Pengerahan massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta berbuntut panjang. Salah satu simpatisan dilempar mercon yang mengakibatkannya tewas seketika. Karena mercon bantingan itu meledak tepat di leher korban.

Korban adalah Didin Suparyanto, 17 tahun, warga Dusun Bolawen, Desa Tlogoadi, Mlati, Sleman. Ia mengalami luka bakar di leher hingga dada akibat ledakan mercon yang berhulu ledak keras.

“Ada ditemukan bekas mesiu di tubuh korban, diduga akibat ledakan mercon,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sleman, Ajun Komisaris Sepuh Siregar, Minggu, 17 April 2016.

Para simpatisan PPP menolak kepengurusan Romahurmuzy yang telah menggelar Muktamar Islah beberapa waktu lalu. Mereka mengadakan tabligh akbar di Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman, Minggu, 17 April 2016. Dihadiri oleh Djan dan jajaran pengurus pusat juga pengurus cabang dan wilayah. Tak ketinggalan Abraham Lunggana alias Haji Lulung dari Jakarta ikut hadir.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30 saat korban dan temannya sesama simpatisan PPP, Taufik Pulung Sunggoro, 21 tahun hendak pulang ke rumah setelah mengikuti tabligh akbar. Keduanya berboncengan naik sepeda motor dengan posisi Taufik berada di depan. Ketika lewat Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Desa Sendangadi, Mlati, kedua korban yang masih mengenakan atribut partai berpapasan dengan rombongan orang tidak dikenal menaiki sepeda motor.

Menurut keterangan polisi, tiba-tiba, salah satu dari rombongan melemparkan suatu benda ke arah motor korban, dan langsung meledak mengenai tubuh korban. Sedangkan Taufik melarikan diri namun dikejar dan terkena bacokan rombongan tak dikenal itu.

“Jenazah dibawa ke rumah sakit Sardjito untuk keperluan otopsi, korban luka dibawa ke rumah sakit akademik Universitas Gadjah Mada,” kata Sepuh.

Ia menyatakan, polisi masih menyelidiki kasus lempar mercon yang menewaskan simpatisan PPP ini. Ia belum mau memastikan siapa para pelaku itu. Polisi masih mengumpulkan data dan keterangan saksi termasuk masih mengumpulkan rekaman kamera pengintai di setiap tempat yang dilintasi rombongan.

“Kami masih di rumah duka, kami akan membantu polisi untuk mengejar para pelaku,” kata Muflihun, salah satu rekan korban yang ikut dalam tabligh akbar.

Sumber Tempo.co

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Panguyuban Punggowo akan Gelar Silaturahmi Bersama Warga Jawa di Dataran Engku Putri

Metrobatam.com, Batam - Paguyuban Among Wargo Jowo (Punggowo) berencana akan menggelar Halal Bihalal bersama warga Jawa yang ada di Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (27/8)...

Perusahaan Asal Singapura Investasi Rp50 Miliar di Batam

Metrobatam.com, Batam - PT Fagioli Indonesia Corp, perusahaan asal Singapura berinvestasi sebesar Rp50 miliar di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam dengan memanfaatkan...

25 Orang Atlet Olahraga Air Lantamal IV Dilepas Danlantamal IV

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R. Eko Suyatno melepas 25 orang Atlet kontingen Olahraga Air yang terdiri...

Pemkab Bintan Anugerahi Satyalancana Karya Satya Kepada ASN

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan menganugrahi Satyalencana Karya Satya X tahun kepada 281 orang, Satyalencana Karya Satya XX tahun berjumlah 98 orang, dan...

Jokowi Tegaskan Dukung Penguatan KPK

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan, keputusan pemerintah untuk mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi tidak pernah berubah. Jokowi bahkan menegaskan, pemerintahannya akan terus mendukung...

Berhasil Ledakkan Bom Kimia di Istana Negara, Teroris Bandung akan ‘Jihad’ ke Marawi

Metrobatam, Bandung - Densus 88 Antiteror menangkap lima orang terduga teroris di Bandung, Jawa Barat, kemarin. Mereka diduga ingin berangkat ke Marawi, Filipina untuk...

Pejabat Kemendes Saweran Duit Suap ke Auditor BPK, Ini Rinciannya

Metrobatam, Jakarta - Duit suap yang diberikan Irjen Kementerian Desa PDTT Sugito ke auditor BPK Rochmadi Saptogiri disebut jaksa pada KPK berasal dari saweran...

Ayah Menangis Histeris Gendong Anaknya yang Tewas, Warga Malah Cuek Menonton

Metrobatam, Batam - Sangat mengherankan fenomena sosial yang terjadi di sebuah ruas jalan di Kota Batam ini. Belum lama ini beredar sebuah video yang...

Kocak! Takut Disuntik, Siswi SD Ini Kabur lalu Tendang Alat Vital Gurunya

Menghadapi jarum suntik memang menjadi momok menakutkan bagi setiap anak kecil. Tak terkecuali bagi siswi sekolah dasar ini. Sebuah video menunjukkan siswi SD sedang...

Jokowi Beberkan Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo menghaturkan terima kasih kepada TNI dan Polri karena peran keduanya dalam menjaga stabilitas keamanan negara. Apalagi, TNI dan...

Sukses Uji Terbang Pesawat N-219, Pilot: Ini Buatan Indonesia Kita Patut Bangga

Metrobatam, Bandung - Pesawat N-219 buatan PT Dirgantara Indonesia (PT DI) sukses diuji terbang di landasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat. Pesawat...

Luar Biasa! Penjual Koran Ini Lulus Sarjana di Universitas Negeri Predikat Cum Laude

Metrobatam, Manado - Hanya dengan bekerja keras kesuksesan perlahan tapi pasti bakal diraih. Meski berasal dari latar belakang keluarga yang kurang mampu, Jusman, seorang...