Pulang Tabligh Akbar, Simpatisan PPP Djan Faridz Tewas Dilempar Mercon

606
PPP merupakan salah satu partai pengusug Nurdin Basirun sebagai Gubernur Kepri dalam Pilkada 2015 lalu.

Metrobatam.com, Sleman – Pengerahan massa Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz di Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta berbuntut panjang. Salah satu simpatisan dilempar mercon yang mengakibatkannya tewas seketika. Karena mercon bantingan itu meledak tepat di leher korban.

Korban adalah Didin Suparyanto, 17 tahun, warga Dusun Bolawen, Desa Tlogoadi, Mlati, Sleman. Ia mengalami luka bakar di leher hingga dada akibat ledakan mercon yang berhulu ledak keras.

“Ada ditemukan bekas mesiu di tubuh korban, diduga akibat ledakan mercon,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Sleman, Ajun Komisaris Sepuh Siregar, Minggu, 17 April 2016.

Para simpatisan PPP menolak kepengurusan Romahurmuzy yang telah menggelar Muktamar Islah beberapa waktu lalu. Mereka mengadakan tabligh akbar di Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman, Minggu, 17 April 2016. Dihadiri oleh Djan dan jajaran pengurus pusat juga pengurus cabang dan wilayah. Tak ketinggalan Abraham Lunggana alias Haji Lulung dari Jakarta ikut hadir.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30 saat korban dan temannya sesama simpatisan PPP, Taufik Pulung Sunggoro, 21 tahun hendak pulang ke rumah setelah mengikuti tabligh akbar. Keduanya berboncengan naik sepeda motor dengan posisi Taufik berada di depan. Ketika lewat Jalan Kebonagung, Dusun Kronggahan, Desa Sendangadi, Mlati, kedua korban yang masih mengenakan atribut partai berpapasan dengan rombongan orang tidak dikenal menaiki sepeda motor.

Menurut keterangan polisi, tiba-tiba, salah satu dari rombongan melemparkan suatu benda ke arah motor korban, dan langsung meledak mengenai tubuh korban. Sedangkan Taufik melarikan diri namun dikejar dan terkena bacokan rombongan tak dikenal itu.

“Jenazah dibawa ke rumah sakit Sardjito untuk keperluan otopsi, korban luka dibawa ke rumah sakit akademik Universitas Gadjah Mada,” kata Sepuh.

Ia menyatakan, polisi masih menyelidiki kasus lempar mercon yang menewaskan simpatisan PPP ini. Ia belum mau memastikan siapa para pelaku itu. Polisi masih mengumpulkan data dan keterangan saksi termasuk masih mengumpulkan rekaman kamera pengintai di setiap tempat yang dilintasi rombongan.

“Kami masih di rumah duka, kami akan membantu polisi untuk mengejar para pelaku,” kata Muflihun, salah satu rekan korban yang ikut dalam tabligh akbar.

Sumber Tempo.co

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...

Bupati Bintan Apresiasi Kinerja Bank BPR Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017 Bank BPR Bintan di Kantor BPPPD Bintan...

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...
BAGIKAN