Rapat dengan Kepala BNN, Komisi III DPR RI: Jangan Tutup-tutupi Kasus Freddy Budiman

275
Kepala BBN dalam rapat dengan komisi III (Lamhot/Detik)

Metrobatam.com, Jakarta – Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat dengan Kepala BNN Komjen Budi Waseso. Salah satu pembahasan yang mencuat adalah soal testimoni Freddy Budiman melalui Haris Azhar.

Komjen Buwas menegaskan dalam kesempatan ini bahwa video Freddy tidak menyebut nama pejabat BNN. Freddy melalui Haris menyebut memberikan uang sebesar Rp 450 miliar ke BNN untuk membantu peredaran narkoba.

“Lalu pernyataan Freddy adanya petugas BNN yang diajak Freddy berkunjung ke pabrik narkoba di China, BNN sudah dapat pledoi Freddy. Itu idak disampaikan dalam pledoi,” ungkap Komjen Budi dalam RDP di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Argumen yang disampaikan pria yang akrab disapa Buwas itu adalah mengenai Freddy yang menyebut tidak telitinya penyidik BNN sehingga yang dihukum justru orang kecil. Ia pun membantahnya.

Namun pernyataan-pernyataan Buwas yang berdasarkan kronologi membuat anggota Komisi III tidak puas. Mereka secara bergantian menuntut jenderal bintang tiga itu lebih memberi banyak data dan informasi.

“Supaya ini jangan terlalu berlarut terhadap kebohongan, kenapa tidak melaporkan? Apa benar pertemuan ini ada. Biar clean and clear. Sebagai mantan polisi nggak enak di jalan. Apa BNN tidak terhina dengan ucapan seperti ini,” kata anggota Komisi III, Brigjen (Purn) Wenny Warouw.

Sementara itu, Mulfachri Harahap yang memimpin jalannya rapat menyebut Buwas kurang serius dalam menangani kasus ini. “Memang tampaknya tidak serius,” tuturnya.

Kemudian anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, DWi Ria Latifa meminta agar Buwas blak-blakan mengenai kasus ini. Ia menyatakan BNN tidak perlu takut akan mendapatkan citra buruk jika memang ada pejabat-pejabat atau oknum di BNN yang terlibat dalam kasus Freddy.

“Jangan ditutupi, s saya yakin Pak Buwas tahu. Institusi akan lebih terhormat kalau dibersihan dari oknum-oknum seperti itu,” ujar Latifa.

Teman satu fraksinya, Masinton Pasaribu bahkan mengusulkan agar rapat berlangsung tertutup. Dengan demikian Buwas tidak khawatir jika harus mengungkapkan fakta sensitif yang ada.

“Kita harus tahu, kami khawatir jangan-jangan nanti ada pejabat yang terlibat yang sekarang masuk di Istana Negara. Makanya perlu diungkap,” tukas Masinton.

Hingga saat ini sesi tanya jawab belum usai. Buwas belum mendapat kesempatam untuk memberi tanggapan.

 

Mb/Detik

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...

Densus 88 Tangkap Seorang Warga di Kalbar, Ini Alasannya

Metrobatam, Pontianak - Akibat sering melakukan postingan tentang jihad selama kurang lebih 3 tahun, KT (45) warga Kabupaten Landak, Kalbar yang ditangkap Tim Densus...

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Pembangunan di Yerusalem

Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Paris. Dalam pertemuan tersebut Macron meminta Israel menghentikan pembangunan di...

Barcelona Kalahkan Sepuluh Pemain Villarreal 2-0

Metrobatam, Jakarta - Barcelona sukses mengalahkan Villarreal 2-0 di jornada ke-15 La Liga Spanyol. Blaugrana menang usai The Yellow Submarine bermain dengan sepuluh orang...

Kapolda Sumsel Benarkan 2 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88

Metrobatam, Pelembang - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal (Irjen) Zulkarnain Adinegara membenarkan adanya penangkapan dua orang warga Ogan Ilir diduga terlibat kasus terorisme. "Ya...

Guardiola Heran Mourinho Selalu Mengeluhkan Wasit

Manchester - Musim lalu protes Jose Mourinho soal wasit mengiring kekalahan Manchester United di laga derby. Hal yang sama baru saja terulang dan di...

Banjir Bandang Terjang Solok, 1 Orang Hilang Tertimbun Longsor

Metrobatam, Solok - Dua kecamatan wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat dilanda banjir bandang dan tanah longsor Sabtu 9 Desember 2017 malam. Akibat bencana tersebut...
BAGIKAN