Ratusan Napi Ngamuk,  Lapas Banceuy Dibakar

    1077
    Lapas Banceuy, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/4) dibakar Napi yang dipicu karena ada napi yang gantung diri.

    Metrobatam.com, Bandung – Ratusan narapidana mengamuk dan membakar Lapas Banceuy serta sejumlah kendaraan. Akibat peristiwa ini, lima orang petugas lapas diperiksa polisi.

    Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (23/4), ada 5 orang petugas Lapas Banceuy yang dimintai keterangannya oleh polisi. Masing-masing Gugum, Agus, Lingga dan Riska. Sementara satu lagi yaitu Kepala Pengamanan Lapas Banceuy Kristo.

    Selain lima5 petugas lapas ini, polisi juga memeriksa 7 orang napi Lapas Banceuy. Mereka diduga menjadi provokator dalam peristiwa kerusuhan yang terjadi pada Sabtu pagi ini.

    “Mereka semua (napi diduga provokator dan petugas) menjalani pemeriksaan di Polrestabes Bandung,” ujar Dir Reskrimum Polda Jawa Barat Kombes Pol Iman Raharjanto.

    Belum diperoleh keterangan mendalam apakah pemeriksaan para petugas Lapas Banceuy tersebut berkaitan dengan kematian salah satu napi yang disebut pihak lapas tewas bunuh diri di sel isolasi. Namun Iman mengungkapkan materi pemeriksan sipir dan napi diduga provokator itu masih seputar peristiwa kerusuhan serta kebakaran di Lapas Banceuy.

    Diduga, penyebab narapidana murka serta rusuh berujung pembakaran gedung di Lapas Banceuy ini dipicu oleh  kematian salah satu napi di penjara tersebut. Penghuni sel berprasangka seorang rekannya itu tewas tidak wajar.

    “Dibunuh..dibunuh,” teriak para napi yang tengah dikumpulkan petugas di salah satu blok Lapas Banceuy, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

    Kalapas Banceuy Agus Irianto tak membantah informasi seorang napi yang tewas di sel tahanan. Namun kabar kematian napi bernama Undang Kosim (54) itu menjadi liar ke telinga ratusan napi.

    “Mereka (napi yang melakukan penyerangan) mengira napi yang meninggal itu disiksa. Padahal meninggalnya karena gantung diri,” ujar Agus di lokasi kejadian.

    Agus menduga para warga binaan yang menghuni Lapas Banceuy terprovokasi dengan info tersebut. Bahkan, patut disinyalir, Agus menuding sejumlah napi yang memprovokasi napi lainnya sehingga kerusuhan pecah.

    “Sepertinya ada yang melakukan provokasi berkaitan meninggal salah satu napi,” kata Agus.

    Gantung Diri

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, Undang tak bernyawa di salah satu ruang sel khusus,  Sabtu dini hari (23/4), sekitar pukul 00.15 WIB. Petugas Lapas Banceuy menemukan Undang sudah posisi gantung diri menggunakan tali. Tali itu diikatkan ke bagian pintu sel besi ruang tahanan.

    Undang divonis sempat tahun bui oleh Pengadilan Negeri Bandung. Napi kasus narkotik tersebut sudah menjalani masa tahanan selama tiga tahun. Sebelum tewas, Undang merupakan salah satu napi yang sudah menjalankan masa asimilasi sekitar empat bulan.

    Pada Jumat kemarin (22/4), sekitar pukul 11.00 WIB, Undang mendapat giliran membersihkan halaman luar Lapas Banceuy. Namun selagi bersih-bersih, Undang diduga menerima barang mencurigakan dari seseorang tak dikenal menggunakan sepeda motor yang gerak-geriknya terlihat sipir yang berjaga di atas menara.

    “Petugas di pos itu memberitahu petugas lainnya. Lalu petugas mengejar. Setelah di luar, orang pakai motor itu sudah enggak ada. Sementara dia Undang bersembunyi di kamar mandi luar. Setelah diperiksa, barang yang terlihat petugas berupa kantong hitam itu enggak ada,” ujar Agus.

    Selepas salat Jumat, sipir menggeledah blok tempat Undang menghuni di Blok B nomor 3. Sedikitnya tujuh napi yang menempati Blok B dites urine. “Ada satu napi positif. Dia (Undang) hasilnya negatif. Kemudian malam harinya, kedua orang itu masuk sel isolasi. Nah, waktu kami kontrol, dia sudah gantung diri,” ucap Agus.

    Pihal Lapas Banceuy lalu menghubungi aparat kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait kematian Undang. “Kami tidak berani menurunkan dia yang posisinya gantung diri. Jadi kami menunggu polisi,” tutur Agus.(mb/detik.com)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Sidang Korupsi E-KTP, Nazaruddin Sebut Mantan Mendagri Gamawan Fauzi Kecipratan US$ 4,5 Juta

    Metrobatam, Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meyakini keterlibatan mantan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) periode 2009-2014, Gamawan Fauzi dalam korupsi pengadaan...

    Kolega Imbau Setnov Cerita Soal Dugaan Korupsi e-KTP ke KPK

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Taufik Kurniawan mengimbau Ketua DPR Setya Novantomenceritakan informasi seputar kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP kepada...

    9 Pasangan Mesum dan Lesbian Terjaring Razia di Kota Palembang

    Metrobatam, Palembang - Razia gabungan TNI, Polri bersama Satpol PP Kota Palembang merazia sejumlah penginapan dan tempat hiburan. Sebanyak sembilan pasangan mesum dan pasangan...

    Hari Ini, Kahiyang Ayu akan Diberi Marga Siregar

    Metrobatam, Jakarta - Putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, akan diberi marga Siregar hari ini. Marga ini diberikan lewat prosesi Mangalehan Marga. Istri Bobby...

    Astaga! Seorang Aktivis Ditangkap karena Sodomi 9 Remaja

    Metrobatam, Balikpapan - Seorang aktivis lingkungan berinsial PDW menjadi tersangka atas kasus pencabulan sesama jenis. Tersangka yang juga fasilitator anak berskala internasional itu ditangkap...

    ‘Juve Lawan Barca akan Jadi Permainan Taktik dan Fisik’

    Turin - Juventus akan menjamu Barcelona di lanjutan Liga Champions. Pertandingan itu dinilai akan menjadi permainan yang penuh dengan adu taktik dan fisik. Dalam pertemuan...

    Merasa Dibohongi, Belasan Penumpang Lion Air di Batam Ngamuk

    Metrobatam, Batam - Sebanyak 16 penumpang Lion Air dari Pekanbaru tujuan Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) terlantar di Bandara Hang Nadim Batam, Provinsi Kepulauan Riau....

    Liga Arab Nyatakan Hizbullah Sebagai Teroris, Hamas Menolak

    Gaza City - Liga Arab melabeli organisasi Islamis Syiah di Libanon, Hizbullah, sebagai kelompok teror. Namun Hamas, kelompok gerakan Islamis Sunni di Palestina, menolak...

    Setnov Dibui, Airlangga Hartato Digadang-Gadang Jadi Ketum Golkar

    Metrobatam, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato membenarkan bahwa dirinya salah satu orang yang digadang-gadang akan menggantikan Setya Novanto usai ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi...

    Tikam Warga, Orang Gila Ditembak Polisi

    Metrobatam, Pekanbaru - Warga Sungai Beringin Parit 15 Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Riau, diresahkan dengan adanya orang gila yang berkeliaran. Orang...

    Ketua MPR: Akan Baik Kalau Novanto Mundur dari Ketua DPR

    Metrobatam, Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan ikut bicara soal kursi Ketua DPR yang masih diduduki tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP Setya Novanto. Zulkifli...

    Edan! Oknum PNS Masukkan Terong dan Timun ke Kemaluan Istri 3 Kali Seminggu

    Metrobatam, Deli Serdang - Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Deliserdang, Sumatera Utara berinisial RR harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan istrinya...
    BAGIKAN