Metrobatam, Jakarta – Jakarta – Pemerintah bakal menyiapkan dua skema dalam membangun rumah tanpa DP (Down Payment atau uang muka) untuk PNS, TNI/Polri. Dua skema itu ialah dalam bentuk rumah dinas dan rumah kepemilikan atau pribadi.

Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Arie Yuriwin mengatakan nantinya seluruh rumah yang akan dibangun dalam bentuk vertikal dan menggunakan aset atau lahan negara. Karenanya, pemerintah menyiapkan rumah dinas dan rumah pribadi.

   

“Ada dua skema, jadi ada rumah dinas, ada rumah yang nanti pribadi bisa dimiliki tapi dalam bentuk vertikal,” kata Arie kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (11/7).

Arie menjelaskan, perbedaan dari skema tersebut nantinya dapat dilihat dari status hak lahan yang dimanfaatkan. Dia bilang, semua itu masih harus diperhitungkan lebih dalam.

“Jadi kita lihat status haknya, kalau misalnya rumah susun kan juga bisa jadi hak milik meskipun itu tanahnya HPL, kalau Kemayoran atas nama Setneg, nanti HGB-nya atas nama Perum Perumnas, nanti diberikannya hak milik satuan rumah susunnya kan bisa,” jelasnya.

Lebih dari itu, Arie mengatakan skema untuk rumah dinas akan diberikan lebih kepada pejabat setingkat Eselon I, II, dan III. Hal itu lantaran, saat ini pemerintah masih belum memberikan fasilitas hunian bagi para pejabat selain petinggi negara.

“Kalau misalnya ada Eselon I, orang Yogya dipindah ke sini belum punya rumah pribadi di Jakarta. Nah harusnya pemerintah beri fasilitas. Tapi kan sekarang rumah dinas hanya untuk menteri. Sehingga nanti mana aset-aset pemerintah yang bisa dimanfaatkan, nanti itu kita buat vertikal, jadi seperti apartemen, itu sebagai rumah dinas,” ujarnya.

Kemudian untuk skema kedua, yakni rumah pribadi, akan dibangun untuk para PNS yang nantinya memasuki masa pensiun namun belum memiliki rumah sendiri. Dirinya pun memberi contoh skema tersebut.

“Misalnya ada satu hamparan tanah di Kemayoran kita bikin 4 tower, yang 1 tower rumah dinas, yang 3 tower hak milik. Kalau mereka keluar dari rumah dinas, mereka bisa beli hak milik satuan rumah susunnya,” kata dia.

Penyediaan rumah pribadi ini nantinya bisa dibantu dengan sejumlah fasilitas-fasilitas yang telah ada. Mulai dari skema DP Rp 0, hingga bantuan dari Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

“Kalau ASN (tanpa jabatan) ya rumah susun tadi. Intinya disiapkan. Kan dengan misalnya nanti DP Rp 0 bisa terfasilitasi, dengan Tapera juga, nanti bisa untuk fasilitasi ASN beli rumah,” tuturnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemeliharaan Jaringan Listrik, Ini Wilayah yang Dilakukan Pemadaman di Tanjungpinang dan Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wilayah cabang Kota Tanjungpinang berencana melakukan pemadaman di seluruh wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Pemandaman ini tertuang bertujuan...

Kominfo Humas Lingga Apresiasi Program KSP Diskominfo Kepri

Metrobatam.com, Lingga - Laju arus globalisasi dewasa ini semakin tak terbendung, hampir di semua lini kehidupan sudah terintegrasi dengan teknologi tak terkecuali di sektor...

Jangan Kaget, Daik Lingga Tak Ada Warnet

Metrobatam.com, Lingga - Tidak seperti kota lainnya, ibukota Daik Lingga memang terlihat nyaman dan tenteram. Dikategorikan sebagai daerah yang jauh dari hiruk pikuk layaknya kota-kota...

Besok, AJI Tanjungpinang Gelar Aksi Tolak Remisi Pembunuh Wartawan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang akan menggelar aksi menolak pemberian remisi pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, I...

#WelcomeBackBTP Merangsek Jadi Topik Terpopuler di Dunia

Metrobatam, Jakarta - Hastag atau tanda pagar (tagar) #WelcomeBackBTP sempat merangsek jadi topik yang hangat dibicarakan di media sosial skala dunia. Ya, hal ini...

Salam 3 Jari Ahok saat Bebas dari Penjara

Metrobatam, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah resmi bebas dari penjara. Dia melakukan salam tiga jari saat proses administrasi di Rutan Mako Brimob. Dilihat...

Ini 5 Fakta Mengerikan Pemerkosaan dan Pembakaran Inah di Palembang

Metrobatam, Jakarta - Malang nian nasib Inah Antimurti (20). Perempuan janda satu anak ini diperkosa lalu dibakar mayatnya gegara utang piutang. Mayat Inah awalnya ditemukan...

Polisi Tunggu Dewan Pers soal Tabloid Indonesia Barokah

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyerahkan kasus beredarnya tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers lebih dahulu untuk sebelum melakukan penilaian. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas...

Soal Pembebasan Ba’asyir, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Perkeruh Suasana

Metrobatam, Jakarta - PP Pemuda Muhammadiyah meminta pemerintah menjelaskan secara jelas soal rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, apalagi rencana pembebasan itu sudah diumumkan ke...

Kiai Sepuh NU Isyaratkan All Out Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Metrobatam, Surabaya - Kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) bersilaturahmi dengan cawapres Ma'ruf Amin di Surabaya. Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar mengatakan kiai Ma'ruf...

KPK OTT Bupati Mesuji, Total 8 Orang Diamankan dan 1 Dus Uang

Metrobatam, Jakarta - Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung, total ada delapan orang dan satu dus barang bukti berupa uang diamankan KPK. Salah...

Menhan Tegaskan Ba’asyir Harus Berikrar Setia NKRI

Metrobatam, Jakarta - Pembebasan bersyarat terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir belum diputuskan karena ketentuan yang belum terpenuhi, yakni ikrar setia kepada NKRI. Menteri Pertahanan...