Runtuhnya Benteng York dan Tekad Memberantas Malaria di Bengkulu

292

Metrobatam.com,Bengkulu – Runtuhnya Benteng York (Fort York) setelah wabah malaria di Bengkulu pada tahun 1700-an menjadi rekaman sejarah dalam catatan perjuangan masyarakat setempat melawan Inggris.

Benteng York merupakan pangkalan dagang Inggris yang terletak di aliran Sungai Bengkulu.

Ratusan tentara dan warga Inggris meninggal dunia akibat wabah malaria dan kolera di Benteng York tiga abad silam.

Wabah itu membuat Inggris meninggalkan wilayah tersebut, lalu membuat benteng lain yang lebih besar dan kesohor, Benteng Malrborough.

Namun, hingga kini sisa-sisa benteng tersebut terlihat meski tak terawat.

Sejarah endemi malaria di Bengkulu itu berlanjut hingga ratusan tahun sesudahnya. Sukarno pun pernah terserang malaria saat diasingkan di Bumi Rafflesia antara 1938 dan 1942.

Untunglah Proklamator Indonesia itu tetap selamat. Namun, wabah malaria masih mengancam daerah tersebut.

Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama para kepala daerah di tingkat kabupaten kota bertekad untuk mempercepat eliminasi malaria sesuai dengan tingkat endemisitas daerah masing-masing.

Tekad itu dinyatakan secara bersama oleh para bupati dan ketua DPRD se-Provinsi Bengkulu pada peringatan Hari Malaria Sedunia yang dipusatkan di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Seluma, Bengkulu, dan disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek dan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, Senin (25/4/2016).

“Stigma bahwa kalau belum terkena malaria maka bukan warga Bengkulu, akan kami hilangkan,” kata Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.

Sejauh ini sudah tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sudah dinyatakan telah lepas dari malaria, yaitu Kabupaten Lebong, Rejang Lebong, dan Kepahiang.

Tujuh kabupaten/kota lain ditargetkan eliminasi malaria antara 2017 hingga 2019. Harapannya, Provinsi Bengkulu secara keseluruhan akan eliminasi malaria pada 2020.

Secara nasional menurun

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, jumlah kasus malaria di Indonesia pada 2011 hingga 2015 mengalami penurunan. Namun, dari 514 kabupaten dan kota di Nusantara, baru 232 yang berstatus eliminasi malaria.

Adapun lima provinsi yang merupakan endemis tertinggi malaria adalah Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur.

Sumber kompas

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...

Bupati Bintan Apresiasi Kinerja Bank BPR Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017 Bank BPR Bintan di Kantor BPPPD Bintan...

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...
BAGIKAN