Saat Jadi Menkeu, Agus Marto Nilai e-KTP Tak Sesuai Aturan

2334

Metrobatam, Jakarta – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi telah membeberkan sejumlah nama-nama pejabat yang masuk dalam dakwaan dugaan korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atau e-KTP yang dilakukan dua pejabat Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yakni Irman dan Sugiharto.

Diantara sejumlah nama tersebut, muncul beberapa nama dari Kementerian Keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hingga kalangan swasta.

Sementara, nama Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang menjabat sebagai Menteri Keuangan saat proyek e-KTP diajukan tak masuk dalam dakwaan JPU KPK.

Terkait hal ini, Agus mengatakan, saat diperiksa oleh KPK, dirinya justru sempat menolak pengajuan proyek e-KTP dengan sistem anggaran tahun jamak (multiyears) lantaran proyek tersebut tak memenuhi aturan.

“Karena administrasi dan prosesnya itu tidak memenuhi aturan lalu kita tolak,” ujar Agus kepada CNNIndonesia.com, saat ditemui Jumat dini hari (10/3).

Menurut Agus, sebenarnya tak ada yang salah dengan sistem multiyears. Bahkan, ia menyebut, sistem multiyears justru dibutuhkan untuk pembangunan Indonesia. Hanya saja, saat itu Kemendagri mengajukan sistem multiyears untuk anggaran, bukan pelaksanaan.

Hal ini membuat Agus menolak proyek yang memiliki nilai anggaran sebesar Rp6 triliun tersebut.

Namun, saat kembali diajukan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk kedua kalinya kepada Kementerian Keuangan, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Herry Purnomo justru memberi izin proyek e-KTP dengan sistem multiyears.

Saat ditanyai kenapa, Agus enggan mengungkap alasan terkait pemberian izin dari kementeriannya setelah Gamawan mengajukan anggarannya untuk kedua kalinya. Sebab, kata dia, sejumlah keterangan telah disampaikannya kepada KPK saat diperiksa pada November 2016 lalu.

Selain itu, bersamaan dengan telah disebutkannya beberapa nama pejabat dalam dakwaan yang dipaparkan oleh JPU KPK, akan memberi titik terang pada penyelesaian kasus dugaan korupsi yang membuat negara menelan kerugian hingga Rp2,3 triliun.

“Sekarang sudah terbuka siapa-siapa nama yang ada di dalam kasus e-KTP tetapi status tersangka baru dua orang. Sedangkan yang lain kita mesti menghormati hukum, yaitu azas praduga tak bersalah,” imbuhnya.

Oleh karenanya, Agus menegaskan bahwa dirinya mendukung langkah demi langkah yang dilakukan KPK dalam mengusut kasus dugaan korupsi proyek e-KTP ini.

Untuk diketahui, dalam dakwaannya, JPU KPK menyebut sejumlah nama yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang dilakukan Irman dan Sugiharto. Keduanya diduga menguntungkan Gamawan, Diah Anggaraini, Dradjat Wisnu Setyawan, dan Johannes Marliem.

Nama-nama pejabat yang masuk dalam dakwaan, yakni Ketua DPR Setya Novanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasona Laoly.

Lalu, nama lainnya, yaitu Anas Urbaningrum, Marzuki Ali, Olly Dondokambey, Melchias Marchus Mekeng, Mirwan Amir, Tamsil Lindrung, Taufik Effendi, Teguh Djuwarno. Chairuman Harahap, Arief Wibowo, Mustoko Weni, Rindoko, Jazuli Juwaeni, Agun Gunandjar Sudarsa, Ignatius Mulyono, Miryam S Haryani, Nu’man Abdul Hakim, Abdul Malik Harmaen, Jamal Aziz, dan Markus Nari.

(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Danlantamal IV Jalin Sinergitas dengan Kapolda Kepri

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., menjalin sinergitas dengan Kepala Kepolisian...

Bea Cukai-Kepolisian Tetapkan Tersangka 50 Ribu Botol Miras Ilegal Via Batam dari Singapura

Metrobatam.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Jenderal Bea-Cukai menetapkan tersangka dalam kasus penyelundupan 50 ribu botol minuman keras ilegal dari Singapura. Tersangka berinisial BT (43)...

Dunia Muslim Deklarasikan Yerusalem Timur Ibu Kota Palestina

Metrobatam, Jakarta - Para pemimpin negara-negara muslim yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mendeklarasikan pengakuan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina, Rabu...

Lagi, Polda Sumut Tangkap Perwira Polisi Karena Narkoba

Metrobatam, Medan - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali menangkap perwira polisi berpangkkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) di kawasan Mariendal, Kecamatan Patumbak,...

Selingkuh di Hotel Bersama Pria Idaman, Seorang Janda Tersedak Kondom

Metrobatam, Madiun ā€“ Kabar heboh sekaligus menggelitik gegerkan seisi rumah sakit. Pasalnya, dokter yang menangani pasien di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi sebuah...

KPK Terbantu Dokter RSCM dan IDI Dalam Hadapi ‘Drama’ Setya Novanto

Metrobata, Jakarta - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)ā€Ž, Febri Diansyah mengakui pihaknya cukup terbantu peran dari tim Dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)...

Polisi Ciduk 33 Orang dalam Razia Kampung Narkoba di Tanah Kusir

Metrobatam, Jakarta - Satresnarkoba Polres Jakarta Selatan melakukan razia narkoba di Kampung Peninggaran, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebanyak 33 orang diamankan polisi untuk dimintai...

Sah! MK Bolehkan Pegawai Nikah dengan Teman 1 Kantor

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membuka kebahagiaan bagi karyawan yang ingin menikahi pasangannya dalam 1 kantor. MK memperbolehkan pernikahan antar-rekan satu kantor karena...

Gara-Gara Tak Dibelikan Sepeda Motor, Salim Stres Lalu Gantung Diri

Metrobatam, Padangsidimmpuan - Salim Batu Bara (21), warga Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara nekat gantung diri di areal kebun cokelat...

Mohamed Salah: Raja Mesir yang Membumi

Liverpool - Orang-orang di Liverpool menjuluki The King Of Egypt. Usai jadi pahlawan Mesir ke Piala Dunia dan bikin banyak gol di Liverpool, Mohamed...

Kutai Barat di Kaltim, Bakal Calon Ibu Kota Baru RI yang Masih “Sepi”

Metrobatam, Jakarta - Wacana pemindahan ibu kota negara semakin mencuat. Beberapa kota disebut-sebut akan menjadi ibu kota baru Negara Indonesia. Salah satunya ialah Kabupaten...

Kisah Tragis Dua Wanita Cantik Dibunuh Suami Gara-gara Minta Mobil

Metrobatam, Jakarta - Hidup Siti Saidah alias Nindya dan Indria Kameswari berakhir tragis. Perempuan cantik ini tewas di tangan suami mereka gara-gara minta dibelikan...
BAGIKAN