Saat Umrah, Amien Rais dan Habib Rizieq Bahas Kriminalisasi Ulama

    1828

    Metrobatam, Jakarta – Saat umrah, Amien Rais sempat bertemu dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Amien mengaku berbincang soal kriminalisasi ulama dengan Rizieq.

    “Mengenai kriminalisasi ulama,” kata Amien saat ditanya soal isi perbincangannya dengan Rizieq. Hal itu disampaikan Amien di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/6).

    Amien mengatakan bahwa pembicaraan selama 1 jam dengan Habib Rizieq berisi hal-hal penting. Namun dia enggan membahas detil isinya. “Kalau itu, nanti saya laporkan ke teman-teman dulu, baru ke wartawan,” ucapnya.

    Amien sendiri kemarin siang datang ke Gedung DPR untuk bertemu Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Keduanya merupakan petinggi PAN.

    “Bertemu Mas Taufik, yang mau mendapat guru besar di Undip, saya diminta untuk datang. Ke tempat Pak Zul, Idul Fitri saya enggak ada di Yogyakarta, saya di Pekanbaru,” ungkap Amien.

    Di tempat terpisah Pakar hukum pidana Universitas Muhamadiyah Jakarta, Chairul Huda menilai, tersangka kasus pornografi Rizieq Shihab membuang kesempatan untuk membuktikan dirinya tak bersalah dengan cara lari ke Arab Saudi. Kini satu-satunya cara untuk membuktikan kasus ini adalah dengan membawa kasus percakapan mesum ini ke pengadilan.

    Chairul Huda mengatakan, di pengadilan nanti bisa diketahui apakah Polri bisa membuktikan kasus ini, atau Rizieq memang tak bersalah. “Dengan ke luar negeri itu merugikan dirinya sendiri karena tidak bisa memberikan keterangan,” ujarnya.

    Di persidangan nanti akan diketahui bukti apa yang dimiliki polisi untuk menjerat Rizieq. Di sana pula Rizieq bisa memberikan pembelaan-pembelaan.

    Sementara pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Pangi Syarwi Chaniago menyebut kasus ini jadi pertaruhan integritas kepolisian. Dalam konteks politik, jika penetapan tersangka Rizieq tanpa bukti kuat, maka kasus ini akan dinilai publik sebagai aksi balas dendam karena kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    “Sehingga kalau tidak ada bukti ya jangan dipaksakan. Karena citra Polri yang dipertaruhkan,” kata Pangi.

    Pangi berpendapat, beberapa kasus yang ditangani kepolisian belakangan ini memang kental aroma politisnya. Namun, kata Pangi, dalam kasus Rizieq, Polisi seakan ingin memberikan bukti bahwa penegakan hukum di Indonesia tak pandang bulu.

    “Apakah itu Habib Rizieq, apakah itu Ahok dan apakah Buni Yani dan seterusnya, semua harus bisa menerimanya,” ujar Pangi.

    Pangi yakin penetapan tersangka Rizeq melalui suatu keputusan yang matang dari polisi. Maka, kata Pangi, polisi tidak perlu takut dengan penggiringan opini dan reaksi masyarakat pro Rizieq yang menyebut kasus ini suatu rekayasa. “Dia (Polri) bekerja bukan karena opini tapi dengan alasan hukum itu ya,” ucapnya.

    Sebelumnya dalam rekaman suara yang diperdengarkan dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rizieq menyebut dirinya ke Arab Saudi bukan karena lari dari proses hukum. Ia menyebut pelarian tersebut adalah upaya melawan kezaliman dan kebatilan.

    Dalam rekaman tersebut Rizieq bahkan menyatakan, untuk kasusnya ini hanya ada dua pilihan yakni rekonsiliasi atau revolusi. “Tidak ada kata lain, kecuali lawan. Pilihannya ada di hadapan pemerintah rekonsiliasi atau revolusi,” kata Rizieq.(mb/cnn indonesia)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Bupati Bintan Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Seluruh Satker

    Metrobatam.com, Bintan - Terkait permasalahan banjir yang sering terjadi dibeberapa titik lokasi di Kabupaten Bintan, Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos mengajukan usulan kepada...

    Pemkab Bintan akan Hidupkan Lahan Tidur

    Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama rombongan Komisi I dan Komisi II DPRD Kabupaten Bintan meninjau Waduk Hulu Bintan, Selasa,...

    Ini Restoran Senilai Rp 15 Miliar, Milik Bos First Travel di London

    Metrobatam, Jakarta - Polisi mendalami kepemilikan aset milik bos First Travel berupa restoran di London, Inggris. Restoran tersebut disebut polisi dibeli pada 2016 dengan...

    Hore! Sukses Cegah Karlahut, Lima Desa Dapat Rp100 Juta

    Metrobatam, Pelalawan - Sebanyak lima desa mendapatkan reward (hadiah) karena berhasil mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya. Lima desa tersebut berasal dari...

    Bank Sampah Solusi dari Persoalan Sampah di Bintan

    Metrobatam.com, Bintan - Masalah sampah bukanlah permasalahan yang bisa dibiarkan begitu saja, permasalahan sampah selalu menjadi masalah yang berkesinambungan di setiap kota. Dan Sistem...

    Hindari Gratifikasi, Kapolri Taruh Sepeda Jokowi di Museum Polri

    Metrobatam, Jakarta - Istri Kapolri, Tri Suswati, mendapat hadiah sepeda dari Presiden Jokowi karena dinilai memakai pakaian adat terbaik saat upacara 17 Agustus di...

    Jelang Puncak Haji, Jemaah Indonesia Cari Makanan Mandiri

    Metrobatam, Jakarta - Jelang proses puncak ibadah haji pada akhir bulan ini (9 Zulhijah) di Padang Arafah, Arab Saudi, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)...

    Kasus Suap ‘Sapi-Kambing’, KPK akan Selidiki Peran Majelis Hakim

    Metrobatam, Jakarta - Suap bersandi 'sapi-kambing' diterima oknum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) dari pengacara PT Aquamarine Divindo Inspection (ADI). Tujuannya...

    Pelaku Teror di Spanyol Ingin Ledakkan Katedral Ikonik Barcelona

    Barcelona - Salah satu tersangka serangan teror diBarcelona, Spanyol, pekan lalu, kepada hakim mengatakan bahwa kelompoknya sebenarnya merencanakan serangan yang jauh lebih besar. Kepada media...

    Hari ke-3, Basarnas Fokus Lakukan Pencarian 10 Tentara AS di Perairan Bintan

    Metrobatam, Batam - Hari ketiga, Badan SAR Nasional (Basarnas ) Kepri masih melakukan pencarian hilangnya 10 orang tentara Amerika Serikat (AS), pascatabrakan antara kapal...

    Aman Abdurrahman, Pengagum ISIS dan Perebut Massa Baasyir

    Metrobatam, Jakarta - Peringatan Hari Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia seharusnya menjadi lembaran baru bagi terpidana kasus terorisme Aman Abdurrahman alias Oman. Remisi atau pengurangan masa...

    JK: Pemerintah Ingin Temuan Pansus Angket Perkuat KPK

    Metrobatam, Jakarta - Pemerintah meminta kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi tetap kuat meski Panitia Khusus Hak Angket telah menemukan 11 temuan sementara indikasi pelanggaran lembaga...