Sadis, Bocah Diperkosa dan Dibunuh dengan Tancapan Ranting di Kemaluan

853

Metrobatam.com, Sumsel – Seorang bocah meninggal dunia di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, karena diduga diperkosa dengan tancapan ranting di kemaluan.

Wakapolres Kabupaten Musibanyuasin (Muba), Kompol I Ketut Suarnaya di Palembang, Jumat membenarkan adanya penemuan mayat bocah perempuan FT (9) yang merupakan warga Desa Mangsang Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Muba, pada Rabu (22/6) sekitar pukul 15.30 WIB di hutan pinggir jalan.

Bocah ini ditemukan tewas di pinggir jalan di sekitar lingkungan rumahnya.

Dari hasil visum luar, korban diduga diperkosa lalu dibunuh dengan cara yang sadis, yaitu dengan dibekap mulutnya, kepalanya dibenturkan ke benda tajam dan kemaluannya ditancap ranting sekitar sepanjang 10 centimeter.

“Korban diduga mengalami pemerkosaan karena saat ditemukan diduga mengalami unsur kekerasan, ada juga didapati seperti itu (tancapan) kayu ranting. Mungkin perlu uji forensik jenis apanya, jadi bisa mendapatkan informasi dari ahli terhadap DNA pelaku,” ujar Wakapolres yang dijumpai di Griya Agung, Palembang.

Polisi telah mengamankan barang bukti yaitu celana dan gelang korban serta kayu ranting yang diduga digunakan untuk membunuh korban dengan cara sadis.

“Dari informasi yang dihimpun, pada Selasa (21/6) malam, Wakapolres menjelaskan bahwa FT keluar rumah karena hendak menyusul orang tuanya ke suatu tempat.

Saat keluar dari rumah, korban hanya mengenakan celana saja, tanpa menggunakan baju atasan dan celana dalam.

Kemungkinan karena kondisi malam dan korban tidak menemukan orang tuanya, sehingga FT mengalami kejadian naas tersebut di jalan.

Kemudian karena tak kunjung pulang, keluarganya mencari FT.

Pada Rabu pagi, saat kakak korban melewati gedung SD di Desa Mangsang, tercium dengan pekat bau amis.

Setelah diperiksa dimana asal bau tersebut, sang kakak terkaget saat menemukan tubuh FT disemak-semak dengan kondisi tidak bernyawa dan berlumuran darah.

Polisi kemudian langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Mayat korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

“Saat ini sudah dibentuk tim khusus di Polres Muba untuk mengungkap kasus ini. Para anggota Polres Muba akan kembali ke TKP untuk mencari seluruh bukti dan keterangan saksi terkait dengan korban,” kata dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara belum bisa dipastikan mengenai siapa dan motif pelaku.

“Polisi tidak berani menyimpulkan terlalu dini, kita tidak bisa menduga jika tidak berdasarkan investigasi karena tidak akurat. Tapi biasanya kalau pembunuhan, pelaku sudah mengenal korban. Jika pemerkosaan, bisa jadi orang lewat dan didukung tempat yang sepi,” kata dia.

(Mb/Antara)

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...