Sadis, Bocah Diperkosa dan Dibunuh dengan Tancapan Ranting di Kemaluan

866

Metrobatam.com, Sumsel – Seorang bocah meninggal dunia di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, karena diduga diperkosa dengan tancapan ranting di kemaluan.

Wakapolres Kabupaten Musibanyuasin (Muba), Kompol I Ketut Suarnaya di Palembang, Jumat membenarkan adanya penemuan mayat bocah perempuan FT (9) yang merupakan warga Desa Mangsang Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Muba, pada Rabu (22/6) sekitar pukul 15.30 WIB di hutan pinggir jalan.

Bocah ini ditemukan tewas di pinggir jalan di sekitar lingkungan rumahnya.

Dari hasil visum luar, korban diduga diperkosa lalu dibunuh dengan cara yang sadis, yaitu dengan dibekap mulutnya, kepalanya dibenturkan ke benda tajam dan kemaluannya ditancap ranting sekitar sepanjang 10 centimeter.

“Korban diduga mengalami pemerkosaan karena saat ditemukan diduga mengalami unsur kekerasan, ada juga didapati seperti itu (tancapan) kayu ranting. Mungkin perlu uji forensik jenis apanya, jadi bisa mendapatkan informasi dari ahli terhadap DNA pelaku,” ujar Wakapolres yang dijumpai di Griya Agung, Palembang.

Polisi telah mengamankan barang bukti yaitu celana dan gelang korban serta kayu ranting yang diduga digunakan untuk membunuh korban dengan cara sadis.

“Dari informasi yang dihimpun, pada Selasa (21/6) malam, Wakapolres menjelaskan bahwa FT keluar rumah karena hendak menyusul orang tuanya ke suatu tempat.

Saat keluar dari rumah, korban hanya mengenakan celana saja, tanpa menggunakan baju atasan dan celana dalam.

Kemungkinan karena kondisi malam dan korban tidak menemukan orang tuanya, sehingga FT mengalami kejadian naas tersebut di jalan.

Kemudian karena tak kunjung pulang, keluarganya mencari FT.

Pada Rabu pagi, saat kakak korban melewati gedung SD di Desa Mangsang, tercium dengan pekat bau amis.

Setelah diperiksa dimana asal bau tersebut, sang kakak terkaget saat menemukan tubuh FT disemak-semak dengan kondisi tidak bernyawa dan berlumuran darah.

Polisi kemudian langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP.

Mayat korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

“Saat ini sudah dibentuk tim khusus di Polres Muba untuk mengungkap kasus ini. Para anggota Polres Muba akan kembali ke TKP untuk mencari seluruh bukti dan keterangan saksi terkait dengan korban,” kata dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara belum bisa dipastikan mengenai siapa dan motif pelaku.

“Polisi tidak berani menyimpulkan terlalu dini, kita tidak bisa menduga jika tidak berdasarkan investigasi karena tidak akurat. Tapi biasanya kalau pembunuhan, pelaku sudah mengenal korban. Jika pemerkosaan, bisa jadi orang lewat dan didukung tempat yang sepi,” kata dia.

(Mb/Antara)

 

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Diduga Terima Suap, Komisioner KPU dan Ketua Panwaslu Garut Ditangkap

Metrobatam, Bandung - Polisi menangkap komisioner KPU Ade Sudrajad dan Ketua Panwaslu Kabupaten Garut Heri Hasan Basri. Keduanya ditangkap atas dugaan menerima suap untuk...

PDIP Klaim Mega Rombak Tradisi Ketum jadi Capres, Nasdem: Kerja Sama Berulang

Metrobatam, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah menilai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah merombak tradisi politik yang mengistimewakan posisi Capres...

Saudi Selenggarakan Festival Jazz untuk Pertama Kali

Metrobatam, Jakarta - Untuk pertama kalinya, Arab Saudi menggelar festival jazz yang berlangsung selama tiga hari di Ibu Kota Riyadh. Festival yang berlangsung sejak Kamis...

Prananda-AHY akan Dialog, Demokrat: Ini Baik untuk Politik Indonesia

Metrobatam, Jakarta - Partai Demokrat menilai gayung bersambut dari PDIP atas ajakan dialog Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai langkah politik...

Aktris Bollywood Sridevi Meninggal Dunia

Metrobatam, Jakarta - Kabar duka datang dari Bollywood. Salah satu aktris veteran Sridevi meninggal dunia di Dubai pada usia 54 tahun. Seperti dilaporkan Trust of...

1000 Anggota DPRD Kota Se Indonesia akan Hadiri Rakernas ADEKSI Ke-3 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Peserta Rakernas Adeksi Ke-III Tahun 2018 merupakan unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota se-Indonesia yang berjumlah lebih kurang 1000 orang. Rakernas...

Disdukcapil Batam Rekam Data KTP-el di Sekolah

Metrobatam.com, Batam - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Batam jemput bola perekaman data KTP-elektronik ke sekolah-sekolah. Tahun ini Disdukcapil menargetkan rekam data KTP-el...

Mahasiswa Singapura Belajar dan Berdiskusi ke BP Batam

Metrobatam.com, Batam - Mahasiswa Yale Nus Collage Singapura yang dipimpin oleh Profesor Jane M Jacobs beserta 19 orang mahasiswa berkunjung ke BP Batam dalam...

Belum Ditemukan Dugaan Sabu di Kapal Win Long BH2998

Metrobatam.com, Karimun - Petugas gabungan TNI, Polri dan Bea dan Cukai hingga Sabtu petang belum menemukan narkotika jenis sabu-sabu yang diduga dibawa kapal asing,...

Ketua Korcab IV DJAB Serahkan Bantuan Kepada Yayasan Hang Tuah Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Kordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) Ny. Irmelda R. Eko Suyatno selaku Anggota Pengawas Yayasan Hang Tuah...

Pelaku Penggelapan Ditangkap Polsek Batam Kota

Metrobatam.com, Batam - Jajaran Polsek Batam Kota berhasil mengamankan 1 (Satu) Orang Tersangka pelaku Tindak Pidana Penggelapan, Batam (24/02/2018) Tersangka merupakan karyawan toko King Of...

Hanya Tunjukan KTP, Bayi David Alfian dapat Fasilitas Berobat Gratis

Metrobatam.com, Bintan - David Alfian (5 bulan) Warga Kampung Bangun Rejo, Km.18 , Kecamatan Bintan Timur, Kijang. saat pertama kali datang ke RSUD Kabupaten...
BAGIKAN