Sadis.! Reka Adegan Pembunuhan Cangkul Enno Bikin Bergidik

1054

Metrobatam.com, Tanggerang – Perkara pembunuhan Enno Farihah/Eno Parinah alias Indah masih terus berjalan. Semenjak tiga pelaku dijebloskan ke penjara pada Selasa (17/5) dini hari lalu, kini penyelidikan kepolisian masih berlanjut. Melakukan reka ulang adegan pembunuhan, siapapun hanya bisa bergidik membayangkan akhir hidup karyawati cantik PT Polyta Global Mandiri itu.

Beberapa jam usai ditangkap, ketiga pelaku yakni RAr alias Arif (24), RAI alias Rahmat Alim (16) dan IH alias Ilham (24) pun digiring ke TKP pembunuhan di mess karyawati tempat Enno ditangkap. Setidaknya ada 31 adegan yang diperagakan oleh tiga pemuda hilang akal itu.
“Awalnya tersangka Rahmat Alim datang ke kamar mess Enno. Mereka sebelumnya janjian. Karena Rahmat pertama kali datang ke kamar korban, Enno membuka pintu kamarnya sedikit. Di kamar mereka berdua bercumbu hingga akhirnya Rahmat tak bisa menahan nafsu dan meminta hubungan badan. Tapi Enno menolak karena takut hamil,” ungkap AKP AKBP Eko Hadi Santoso, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Menurut AKBP Eko, Rahmat yang kesal pun akhirnya keluar mess. Dia bertemu dengan Arif dan Ilham. Kepada kedua orang yang baru dikenal itu, Rahmat mengaku bertemu dengan pacarnya yang bernama Indah. Bingung, Arif yang sudah kenal Enno itupun meminta Rahmat masuk lagi ke mess untuk melihat sosok Indah. Namun sesampainya di kamar Enno, ketiga pemuda ini langsung bertindak biadab.

Mereka langsung membekap wajah perempuan berusia 19 tahun itu dengan kain dan bantal. Arif memegang kaki Enno, sementara Ilham memegang tubuh bagian atas Enno. Dalam posisi korban dibaringkan, Rahmat pun keluar mencari pisau di dapur mess. Tak ketemu, Rahmat pun membawa cangkul dan di kamar rupanya Arif tengah memperkosa Enno sambil disaksikan Ilham. Rahmat yang datang kemudian memukul kepala Enno dengan cangkul dan Ilham turut menggunakan garpu untuk melukai wajah Enno.

Dalam kondisi Enno setengah sadar, Arif menyuruh Rahmat memasukkan gagang cangkul ke organ kelamin Enno. Rahmat yang masih kesal pun sempat mengigit dada Enno sebelah kiri sampai membekas. Hingga akhirnya 90% gagang cangkul itu masuk di organ kelamin Enno dan membuatnya tewas. Ketiga tersangka pun meninggalkan mess setelah sebelumnya menutup kamar Enno. Sungguh sadis sekali! (mb/Merdeka)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Luhut Minta Masuknya Pekerja China Tak Dijadikan Isu SARA

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap, masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China tidak digulirkan sebagai isu Suku, Agama,...

Polisi Undang Ahli untuk Pelajari Pidato Pribumi Anies

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri masih mempelajari dugaan tindak pidana diskriminatif ras dan etnis yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies diduga...

MK Pupuskan Mimpi 4 Bupati Pulau Garam Bikin Provinsi Madura

Metrobatam, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memupuskan mimpi para kepala daerah di Madura yang menginginkan dibentuknya Provinsi Madura. MK menyatakan syarat provinsi minimal 5...

Miris! Tiga Anak Bawah Umur Ini Silih Berganti ‘Begituan’ di WC

Metrobatam, Pontianak - Kids jaman now. Kalimat gabungkan dua bahasa dengan arti 'anak-anak jaman sekarang' ini memang lagi trend. Betapa tidak, kenakalan-kenakalan anak-anak diera...

Wajah Digerogoti Kanker, Mbah Jiyem Bertahan dengan Obat Puskesmas

Metrobatam, Boyolali - Kondisi wajah Mbah Jiyem digerogoti kanker. Meski sudah pernah dioperasi, kondisinya tak semakin membaik. Mbah Jiyem tidak bisa menjalani kemoterapi karena...

Begini Cara Pantau Lokasi Teman di WhatsApp

Metrobatam, Jakarta - WhatsApp mengumumkan fitur baru yang penting, Live Location. Banyak yang penasaran, bagaimana cara menggunakan fitur yang bisa digunakan sebagai pemantau lokasi...

Realisasi Fisik Capai 70,38 Persen, Bupati Bintan Tegaskan Seluruh OPD Segera Penuhi Target

Metrobatam.com, Bintan - Diketahui saat Rakor Evaluasi Pembangunan Triwulan ke lII Tahun 2017, bahwa Laporan Realisasi Kinerja Pembangunan Fisik Kabupaten Bintan sudah mencapai angka...

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...
BAGIKAN