Sadis, Satu Keluarga Dibunuh, 3 Pelaku Ditangkap dan 2 DPO

472
Ilustrasi

Metrobatam.com, Banyuasin – Polisi menangkap tiga dari lima pelaku pembantaian keluarga di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, setelah diburu kurang lebih sepekan.

Menurut Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Djarod Padakova, ketiganya adalah P (22), AK (19) dan NM (17) yang semuanya warga Desa Makarti, Kabupaten Banyuasin.

“Pelaku P ditangkap pada Jumat dini hari, sedangkan AK dan NM ditangkap Sabtu sekitar pukul 17 00 WIB di rumahnya masing-masing di Desa Makarti,” kata Djarot usai gelar perkara di Polres Banyuasin.

Ia mengemukakan petugas Polres Banyuasin dengan dibantu personel Polda Sumsel membekuk pelaku pembunuhan keji setelah mendapatkan informasi dari masyarakat dan keterangan saksi-saksi serta barang bukti di situs perkara.

Polisi melakukan olah TKP di rumah korban di Desa Indrapura, Jalur 16, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, dan dari sini diperoleh kesimpulan bahwa tersangka berjumlah lima orang.

“Dua pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya saat ini masih dalam pengejaran, yakni AM yang diduga otak pelaku pembunuhan dan U diperkirakan masih berada di dalam wilayah Sumsel,” kata dia.

Kapolres Banyuasin AKBP Prasetya menambahkan berdasarkan keterangan ketiga tersangka, mereka membunuh Tasir dan keluarga karena disuruh tersangka AM (DPO) yang mempunyai masalah tanah dengan Tasir. AM ingin mengambil uang milik korban karena korban baru saja menjual tanah.

“Berdasarkan keterangan tersangka, mereka dijanjikan uang oleh AM yang sangat menggiurkan jika berhasil menghabisi nyawa korban,” kata Prasetya.

Ketiga tersangka menghabisi nyawa satu keluarga dengan senjata tumpul dan tajam. Setelah korbannya tidak bernyawa lagi, mayat mereka dimasukkan ke karung disertai pemberat lalu dibuang ke sungai.

“Untuk barang bukti sementara yang diamankan enam unit sepeda motor dan satu bilah parang serta tali,” kata dia.

Kasus ini terungkap setelah ditemukan lima jenasah selama empat hari berturut-turut yang diduga berasal dari satu keluarga di perairan Jalur 16, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin pertama pada Jumat (13/5). Kemudian dua jenazah laki-laki dan perempuan di dalam karung dengan kepala ditutupi baju pada Sabtu (14/5).

Warga dan Polair Polres Banyuasin juga menemukan satu jenazah perempuan tapi tidak dalam karung yang mengapung sekitar dua hingga tiga kilometer dari jenazah pertama  ditemukan.

Petugas kemudian terus menyisiri sungai untuk mencari barang bukti namun pada 15 Mei kembali ditemukan jenasah anak-anak diperkirakan berumur enam tahun dan terakhir keesokan harinya Senin 16 Meri menemukan jenazah perempuan.

Kelima jenazah kemudian diketahui sebagai Tasir (68), Winarti (14), Kartini (37), Ropiah (66) dan Apriyani (6). Kelimanya adalah warga Desa Indrapura, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin. Identitas diketahui setelah salah satu menantu korban mendatangi kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara.(Mb)

(Antara)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Primkopal Lantamal IV Adakan RAPJ Tahun Buku 2017

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan Rapat Anggota Pertanggungjawaban (RAPJ) Tahun buku 2017 di...

Puluhan Anggota IWO Mundur dan Pilih Masuk AJO Indonesia

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Musyawarah Daerah (Musda) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Kepri berakhir dengan penandatanganan dan pengunduran diri dari beberapa anggota Organisasi Ikatan Wartawan...

Bupati Bintan Ajak Masyarakat Gotong Royong

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau langsung sejumlah titik daerah kegiatan Gotong Royong di Kecamatan Bintan Timur, Kamis (22/2). Kegiatan Gotong...

DPRD Bintan Sahkan Perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012 dan Perda Nomor 7...

Metrobatam.com, Bintan - Untuk peningkatan pelayanan di Pemerintahan Kabupaten Bintan. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bintan mengesahkan perubahan Perda Nomor 9 Tahun 2012...

Bupati Bintan Apresiasi Kinerja Bank BPR Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2017 Bank BPR Bintan di Kantor BPPPD Bintan...

Tak Bantu Rizieq Pulang, Anies Disebut Kacang Lupa Kulit

Metrobatam, Jakarta - Ketua Progres 98 sekaligus pendiri Presidium Alumni (PA) 212 Faizal Assegaf menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga...

‘Mayoritas Akun Penyebar Ujaran Kebencian Partisan Parpol’

Metrobatam, Jakarta - Aktivis Jaringan Gusdurian, Savic Ali, mengatakan bahwa sebagain besar unggahan yang bersifat ujaran kebencian dan kabar bohong atau hoaks berasal dari...

Guru Penyebar Hoax Soal Megawati Minta Adzan Ditiadakan Ditangkap

Metrobatam, Jakarta - Tim Subdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap penyebar berita hoax, Sandi Ferdian (34). Pelaku yang seorang guru itu menyebarkan...

KPK Tegaskan Tak Ada Penangguhan Penahanan untuk Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada penangguhan penahanan bagi para calon kepala daerah yang tengah ditahan oleh KPK demi memberi...

Akmal Kembali Bertelur di Toilet, Polisi Gelar Penyelidikan

Metrobatam, Gowa - Akmal, remaja 15 tahun asal Desa Mangempang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ternyata mengeluarkan sebutir telur lagi pada Selasa (20/2). Ruslim,...

Bank Muamalat Lagi Kritis? Begini Kondisi Keuangannya

Metrobatam, Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk saat ini sedang menghadapi masa-masa sulit. Sejumlah rasio keuangan bank syariah pertama di Indonesia ini tak...

Orang Kaya di Indonesia Jarang Internetan Dibanding si Miskin

Metrobatam, Jakarta - Dalam survei terbaru yang digagas Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) mengungkap hanya 7,39 persen orang kaya atau kelompok ekonomi atas dari...
BAGIKAN