“Sakitnya Tuh di Sini, Kau Penjarakan Gurumu…”

332

Metrobatam, Sidoarjo – “Sakitnya tuh di sini, kau tuntut gurumu. Sakitnya tuh di sini, kau penjarakan gurumu..” lagu plesetan dari tembang yang dipopulerkan Cita Citata itu terdengar nyaring dari halaman Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (8/4).

Lagu yang dinyanyikan oleh puluhan guru Sidoarjo, Jawa Timur, itu menjadi sindiran dalam aksi solidaritas sekaligus memberi dukungan moral kepada rekan seprofesinya yang sedang duduk di kursi pesakitan karena kasus kekerasan fisik kepada anak didiknya.

“Apa yang terjadi kepada rekan kami Samhudi adalah bentuk kriminalisasi terhadap guru sebagai institusi pengajar. Kami semua bisa seperti ini karena guru, bapak bisa jadi wartawan, hakim, polisi, pengacara juga karena guru,” kata salah satu orator guru, Syafaat Achiri.

Dia yakin, apa yang dilakukan Samhudi bukanlah dalam upaya melakukan kekerasan murni, melainkan sebagai bentuk pendidikan kepada muridnya. Atas kasus itu, Ketua Lembaga Konsultasi Dan Bantuan PGRI Sidoarjo, Ghufron, justru memberi semangat kepada para guru untuk lebih baik dalam mendidik siswa-siswanya.

“Jangan takut, jangan takut dengan hukum kalau kita berniat baik kepada anak didik,” ucapnya.

Siang tadi, Samhudi, guru SMP Raden Rahmat, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, itu divonis 3 bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan. Dia juga diwajibkan membayar denda Rp 250 ribu.

Menurut Ketua Majelis Hakim, Rini Sesuni, terdakwa terbukti melanggar Pasal 80 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Majelis hakim memilki pertimbangan tersendiri, sehingga vonis hukuman lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 6 bulan penjara.

“Selain jasanya sebagai guru masih diperlukan, terdakwa dengan korban sudah ada kesepakatan damai, dan terdakwa belum pernah berurusan dengan hukum,” katanya.

Samhudi dilaporkan orang tua murid yang dihukum karena tidak mengikuti ibadah shalat duha, 3 Februari lalu. Hukuman yang diterima murid tersebut di antaranya dicubit tangannya. Namun orang tua murid yang tidak terima membawa masalah tersebut ke ranah hukum.(mb/kompas)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

PUKAT UGM Dukung Calon Taruna ‘Titipan’ Dipermalukan

Metrobatam, Jakarta - Polri akan memperketat seleksi calon taruna 'titipan' Akademi Kepolisian (Akpol) agar tetap mengikuti ujian serta aturan yang berlaku. Surat rekomendasi dari...

Mencekam! Begini Proses Evakuasi 13 Guru yang Disandera KKSB di Papua

Metrobatam, Timika - Pasukan TNI mengevakuasi para guru dari lembah Arwanop setelah disandera oleh kelompok kriminal separatisme bersenjata (KKSB) di Papua. Para guru sempat...

Tamatnya Pelarian Bos Miras Maut Samsudin Simbolon di Hutan Banyuasin

Metrobatam, Bandung - Petualangan Samsudin Simbolon, big bos minuman keras (miras) maut yang menewaskan 45 orang berakhir. Sepekan setelah ditetapkan buron, Samsudin bertekuk lutut...

Mendagri Sindir Fadli Zon yang Sering Kritik Pemerintah

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyoroti kiprah politik Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang kerap mengkritik pemerintahan Joko Widodo. Tjahjo...

Jaksa Agung Serahkan Tindak Lanjut Praperadilan Century ke KPK

Metrobatam, Jakarta - Jaksa Agung Prasetyo menanggapi putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang meminta KPK menetapkan eks Gubernur BI dan Boediono sebagai tersangka...

NU Desak PBB Ambil Tindakan Terkait Serangan AS dkk ke Suriah

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengecam serangan yang dilakukan Amerika Serikat, Inggris dan Prancis ke Suriah. NU mendesak agar Perserikatan Bangsa-bangsa...

Menjadi Pemodal Uang Palsu, Bareskrim Amankan Seorang Dokter

Metrobatam, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi (Dittipideksus) Bareskrim Polri menangkap seorang dokter bernisial AP (39). AP diduga menjadi pemodal produksi uang palsu (upal)...

Parah! Guru SD Ini Sering Pertontonkan Video Porno ke Muridnya, Ini Modusnya

Metrobatam, Banyuwangi - Seorang oknum guru SD di Kecamatan Glagah, Banyuwangi diduga melakukan perbuatan amoral. Guru itu sering mempertontonkan video porno kepada murid-murid didiknya. "Awalnya...

Pengusaha Kritik Pemerintah Tambah Libur Lebaran, Komisi IX Sambut Baik

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengkritik keputusan pemerintah yang menambah cuti bersama untuk libur Lebaran selama tiga hari. Tambahan libur Lebaran tersebut...

BNN Tanjungpinang akan Tes Urine ASN Pemko Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungpinang merencanakan tes urine bagi bagi Aparatur Sipil Negara di Pemerintah Kota Tanjungpinang. Menurut Kepala BNN Kota...

Dinas PMD DUKCAPIL Kepri Gelar Bimtek dan Kerjasama dengan OPD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dinas PMD DUKCAPIL Provinsi Kepri menggelar Bimtek Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Bimtek Pemanfaatan Data Dokumen Kependudukan. Dalam kesempatan tersebut juga...

Terkait Tarian Erotis di Batam, Polisi Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Metrobatam, Batam - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang memeriksa Angga, anggota club motor yang merupakan panitia penyelenggara tarian erotis di Batam, Kepulauan...
BAGIKAN