Sama-sama Tolak Pembatalan Perda Syariah, Safari Ramadhan Bertemu Wako Padang

739
Foto : Walikota Padang tersebut, Mahyeldi bersama Safari Ramadhan sepakat untuk sama-sama menolak rencana pemerintah Jokowi untuk menghapus sejumlah perda yang dianggap bermasalah di tanah air

Metrobatam.com, Padang – Rencana pemerintah pusat membatalkan Peraturan Daerah (Perda) Batam No. 4 tahun 2010, tentang wajib bisa baca Alquran sebagai salah satu syarat kelulusan sekolah semakin mendapat penolakan di Batam. Begitu juga daerah lain yang terkena imbas kebijakan pemerintah tersebut, seperti Kota Padang yang menerapkan Perda tentang larangan berjualan pada siang hari saat bulan puasa.

Guna menyamakan persepsi dan padangan tentang perda syariah ini, Selasa pagi (21/6), Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional, DPRD Kota Batam, Safari Ramadhan yang mempelopori penolakan pembatalan Perda Syariah di Batam, bertemu dengan Walikota Padang, Mahyeldi yang juga sama-sama getol menolak pembatalan perda syariah di Padang.

Dalam pertemuan di Kantor Walikota Padang tersebut, Mahyeldi bersama Safari Ramadhan sepakat untuk sama-sama menolak rencana pemerintah Jokowi untuk menghapus sejumlah perda yang dianggap bermasalah di tanah air. Khusunya beberapa perda yang berhubungan dengan pelayanan syariah umat Islam.

“Alhamdulillah, saya sudah bertemu langsung dengan Walikota Padang, Bapak Mahyeldi untuk membicarakan dan berdiskusi seputar rencana pemerintah pusat menghapus Perda Syariah, seperti Perda larangan buka rumah makan pada siang hari saat bulan puasa di Kota Padang dan Perda Wajib bisa baca Al Qur’an di Batam. Kita sepakat dan kompak untuk menolaknya,”ungkap Safari Ramadhan, yang akrab dipanggil Buya ini kepada Metrobatam.com ketika dihubungi sesaat setelah pertemuannya dengan Walikota Padang tersebut, Selasa (21/6).

Guna menyampaikan aspirasi ini, beberapa langkah sudah dipersiapkan, diantaranya dengan menemui Mendagri dan menjelaskan secara detail tentang niat dan tujuan awal ditebitkannya Perda Wajib Baca Al Quran ini di Batam. “Kami komisi IV DPRD Kota Batam akan mendatangi Kemendagri menyampaikan aspirasi ini,”jelas Buya.

Disamping itu, dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, aktifis muslim di Batam untuk menyuarakan penolakan pembatalan Perda Wajib Membaca ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebijakan pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membatalkan 3.143 Peraturan Daerah (Perda) yang dianggap bermasalah, dikabarkan ada satu Perda Batam yang terkena imbasnya, yakni Perda Batam, No 4 tahun 2010, tentang wajib bisa baca Alquran bagi anak sekolah.

Menurut Safari, latar belakang penyusunan Perda ini dilandasi oleh budaya dan
kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Melayu, seperti yang telah dideklarasikan dalam konferensi Dunia Melayu Dunia Islam.

Ditambahkan Safari, panitia khusus (Pansus) yang merancang Perda wajib baca Al quran sebelum mensahkan perda ini juga telah mendapat persetujuan dan berkonsultasi dengan Kemendagri. Jadi tidak ada alasan jika Perda tersebut dibatalkan saat ini. “Saya menilai Perda wajib bisa baca Al Quran ini sangat dibutuhkan oleh Batam sebagai bandar dunia yg madani. Pemerintah pusat jangan main cabut aja,”katanya mengingatkan. (mb/edj)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Terkait Bendera RI di SEA Games, DPR RI: Melukai Rasa Persahabatan Dua Negara

Metrobatam.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menilai terbaliknya bendera Indonesia dalam materi buku pertandingan SEA Games 2017 sebagai bentuk...

Menyeramkan, 10 Tanda Rumah yang Ditinggali Makhluk Halus atau Berhantu

Metrobatam.com, (Mb) - Rumah yang bisa memberikan rasa nyaman, betah, dan tenang adalah impian semua orang di dunia. Tapi, ada beberapa hal yang bisa...

Polisi Tetapkan Remaja Penghina Presiden Jokowi dan Kapolri jadi Tersangka

Metrobatam.com, Medan - Polisi menetapkan tersangka terhadap Muhammad Farhan Balatif terkait ujaran kebencian (Hate Speach) di Facebook terhadap Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Muhammad Farhan Balatif...

Jika Menelan Rambut Yang Ada Di Makanan, Ini yang Terjadi

Metrobatam.com, (Mb) - Pernahkan kamu menemukan sehelai rambut pada makanan yang sedang disantap? Tanpa disadari kamu pasti pernah tidak sengaja menelan sehelai rambut tersebut....

Terkait Bendera Indonesia Terbalik di SEA Gemes, Presiden Jokowi Tunggu Permintaan Maaf Resmi Malaysia

Metrobatam.com, Jakarta - Perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara telah dimulai. Insiden terbaliknya bendera sang Pusaka Merah Putih di buku panduan pelaksanaan Sea Games...

Husrin Hood: Pengurus HKTI Tanjungpinang Harus Mampu Bersaing dengan Daerah Lain

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ketua Badan Pertimbangan Organisasi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Husrin Hood melantik pengurus HKTI Kota Tanjungpinang di gedung perpustakaan...

Ini 10 Gunung Terangker di Indonesia

Kalau kamu suka naik gunung, tentunya kamu sudah terbiasa dengan kondisi gunung yang sangat berat. Karena mendaki gunung itu memerlukan fisik yang kuat dan...

Ribuan Peserta Ikuti Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintim

Metrobatam.com, Bintan - Tercatat sekitar lebih kurang 2.500 Peserta memeriahkan Pelaksanaan kirab budaya atau Karnaval di Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Sabtu pagi (19/8)....

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...