Samsung Galaxy Note 7

Metrobatam.com, Perth – Perusahaan ponsel pintar asal Korea Selatan, Samsung Electronics, dilaporkan segera menarik semua Galaxy Note 7 dari peredaran dunia setelah ditemukan beberapa ledakan akibat kerusakan batere.

Kantor berita resmi Korea Selatan Yonhap melansir laporan itu pada Jumat, sementara Samsung -seperti dikabarkan PerthNow.com.au- menolak memberikan tanggapan terkait berita tersebut.

“Kami akan mengabarkan temuan sesegera mungkin. Samsung sangat berkomitmen menyediakan produk dengan mutu tertinggi untuk pelanggannya,” kata Samsung dalam pernyataan resminya.

Pengiriman ponsel pintar Galaxy Note 7 tertunda di Korea Selatan pada pekan ini akibat pengujian mutu, yang dilakukan secara ekstra. Tindakan itu diambil setelah muncul laporan bahwa baterai di ponsel pintar ukuran besar meledak saat diisi ulang.

Samsung meluncurkan produk seri Note mutahir itu pada 19 Agustus di beberapa pasar utama termasuk Korea Selatan dan Amerika Serikat.

Menurut sumber, yang tidak ingin disebutkan namanya, jumlah ponsel Galaxy Note 7 yang bermasalah baterainya hanya 0,1 persen, namun Samsung akan memecahkan masalah ini dengan membahasnya bersama perusahaan rekanan mereka, Verizon.

 

Mb/Antara

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Sempat Koma, Santri Korban Pengeroyokan di Pesantren Meninggal

Metrobatam, Padang - Robby Alhalim (18) santri Pondok Pesantren Nurul Ikhlas di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang sempat koma setelah dikeroyok oleh temannya...

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

Damaskus - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan...

Flu dan Tensi Tinggi, Slamet Maarif Batal Diperiksa Polisi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Presidium Alumni 212 Slamet Maarif batal diperiksa oleh tim penyidik Polresta Surakarta terkait dugaan pelanggaran kampanye. Slamet dijadwalkan diperiksa Senin...

Analisis: Kegagapan Prabowo dan Kesalahan di Debat 2014 yang Terulang

Metrobatam, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dinilai belum belajar dari kesalahannya dalam debat calon presiden lima tahun lalu. Hal itu...

Rumah Ketua DPR Dilalap Api hingga Sebagian Hangus Terbakar

Metrobatam, Jakarta - Rumah Ketua DPR Bambang Soesatyo yang terletak di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur dilaporkan terbakar sekitar pukul 23.40 WIB, Minggu (17/2). Petugas...

RUU Permusikan Ditarik dari Prolegnas, Ketua DPR: Ada Mekanismenya

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo akhirnya angkat bicara mengenai Konferensi Meja Potlot yang meminta draft RUU Permusikan untuk ditarik dari Program...

Trump Minta Eropa Terima Ratusan Anggota ISIS yang Ditangkap di Suriah

Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan negara-negara Eropa harus menerima dan mengadili lebih dari 800 anggota kelompok yang menamakan diri Negara Islam...

Erick Thohir: Indonesia Butuh Pemimpin yang Beri Arah Jelas

Metrobatam, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Erick Thohir mengatakan yang dibutuhkan bangsa ini bukan hanya pemimpin yang peduli dengan rakyat....

Diperiksa Psikiater, Pembunuh Istri dan Anak Dibawa ke RS Bhayangkara

Metrobatam, Blitar - Nardian (38), pria yang membunuh istri dan anaknya diperiksa ke psikiater di RS Bhayangkara Kediri. Pemeriksaan ini untuk mengetahui kondisi kejiwaannya. Informasi...

Cakep! Ini Pantun Ketum FBR ke Anggota Pro-Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketum Forum Betawi Rempug (FBR) Luthfi Hakim punya pantun khusus untuk para anggotanya di Jakarta Barat yang mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf...

LSM GARAP Soroti Berbagai Masalah yang Terjadi di RSUD Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Lemahnya pelayanan RSUD Kota Tanjungpinang memancing Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Reformasi dan Advokasi Publik (GARAP) bereaksi. garap menyoroti berbagai masalah di...

Prabowo Akui Kuasai 340 Ribu Hektare Lahan di Kaltim dan Aceh

Metrobatam, Jakarta - Prabowo Subianto mengakui menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini menanggapi sindiran Joko Widodo (Jokowi) saat...