Sandi Berkaca-kaca Saat Serahkan Surat Mundur Wagub DKI

Metrobatam, Jakarta – Sandiaga Salahudin Uno resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Sandi menyerahkan sendiri surat pengunduran dirinya hari ini, Jumat (10/8), kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sandi menyambangi ruang kerja atasannya itu sekitar pukul 10.00 WIB, seusai berkegiatan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Surat itu sah ditandangani Sandi tanggal 9 Agustus.

“Surat pernyataan ini berkaitan dengan pencalonan saya sebagai calon wakil presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024, sesuai pasal 78 Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, maka dengan ini saya Sandiaga Salahuddin Uno lahir di Pekanbaru, Riau, 28 Juni 1969 alamat di Jalan Galuh, Kelurahan Selong, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Jabatan wakil gubernur Provinsi DKI Jakarta dengan ini saya menyampaikan surat pernyataan berhenti dari jabatan saya sebagai wakil gubernur masa jabatan 2017-2022 sejak pernyataan ini saya tandatangani,” kata Sandi di Balai Kota.

“Dan saya mohon kebijakan bapak gubernur menindaklanjuti permohonan saya ini sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” lanjutnya.

Anies dan Sandi pun kemudian berjabat tangan dan berpelukan. Keduanya tampak menahan air mata haru saat momen tersebut berlangsung

Sebelumnya, Sandi telah lebih dulu mengajukan surat keterangan tidak pailit ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Surat keterangan ini merupakan salah satu syarat mendaftarkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden 2019 yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

“Iya betul sebagai syarat melengkapi maju pilpres. Untuk pilkada juga diatur begitu,” ujar Humas PN Jakarta Pusat Jamaludin Samosir kepada CNNIndonesia.com, Kamis (9/8).

Dalam Peraturan KPU disebutkan pencalonan presiden dan wakil presiden harus mengajukan sejumlah dokumen seperti surat keterangan tidak pernah menjadi terpidana, surat tanda terima penyerahan LHKPN, dokumen wajib pajak, ijazah, termasuk surat keterangan tidak pernah dalam kondisi pailit.

Jamaludin mengungkapkan selain Sandiaga ada dua orang yang telah mengajukan surat keterangan tidak pailit adalah Joko Widodo dan Prabowo Subianto. “Betul baru tiga itu ya sampai saat ini,” katanya.

Di sisi lain, peraturan KPU tidak mewajibkan kepala daerah yang maju Pilpres untuk meletakkan jabatannya.

Dalam Pasal 9 Ayat (2), PKPU Nomor 22 tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pilpres disebutkan mereka yang mesti mengundurkan diri dari jabatannya jika maju dalam pilpres antara lain anggota TNI, Polri, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Karyawan atau pejabat BUMN, BUMD, dan Badan Usaha Milik Desa juga diwajibkan mundur. Sementara untuk kepala daerah seperti Sandiaga, kewajiban mengundurkan diri dari jabatan dikecualikan. Hal itu dijelaskan dalam Pasal 9 Ayat (3).

“Persyaratan pengunduran diri sebagai pejabat negara sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dikecualikan bagi Presiden, Wakil Presiden, pimpinan dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat, pimpinan dan anggota DPR, pimpinan dan anggota DPD, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota,” bunyi Pasal 9 Ayat (3) PKPU No. 22 tahun 2018.

Selain pernah menjabat Wakil Gubernur DKI, Sandiaga juga menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Namun dia akan segera keluar dari Gerindra sebagai konsekuensi terpilih sebagai cawapres Prabowo.

Pencalonannya sebagai cawapres pendamping Prabowo terbilang mengejutkan karena namanya nyaris tak pernah masuk dalam tiga besar daftar calon wakil presiden pendamping Prabowo.

Dalam satu pekan terakhir tiga nama yang disebut paling berpeluang mendampingi Prabowo adalah Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Ustaz Abdul Somad, dan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Nama Salim dan Abdul Somad keluar berdasarkan rekomendasi ijtima ulama yang digelar sejumlah tokoh GNPF beberapa waktu lalu. Sementara nama AHY muncul setelah Ketua Demokrat SBY menyatakan siap berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019.

Kemarin, peta bursa cawapres Demokrat berubah drastis dengan nama Sandi menyalip di daftar teratas kandidat cawapres Prabowo. Jelang tengah malam Prabowo mengumumkan Sandi sebagai cawapresnya.

Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat, Andi Arief menuding Sandi memberikan uang Rp500 miliar masing-masing kepada PAN dan PKS demi memuluskan dirinya menjadi cawapres Prabowo.

Andi bahkan menyebut Prabowo sebagai Jenderal Kardus karena mau menerima Sandi sebagai cawapres. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Grand Opening Warung’e Lara dengan Menu Sajian yang Enak

Metrobatam.com, Batam, Warung'e Lara, demikian nama rumah makan di Jalan Gatot Subroto Sidoarjo, Desa Larangan RT1, RW1, Candi Sidoarjo Jawa Timur, yang mulai beroperasi, Minggu (19/8/2018). Tempat...

Lebih Nyaman dan Aman, Capella Dinamik Nusantara Launching Honda CB150R StreetFire dan CBR250RR

Metrobatam.com, Batam - PT Capella Dinamik Nusantara kembali Launching Honda CB 150R StreetFire dan CBR 250 RR Minggu, ditempat di Auditorium Mega Mall Batam...

Jokowi Kalungkan Medali Emas untuk Lifter Eko Yuli

Metrobatam, Jakarta - Lifter Eko Uli Irawan berhasil meraih emas dalam cabang olahraga angkat besi. Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyaksikan pertandingan itu menyerahkan...

Timses Jokowi Disebut Ber-IQ 80, Golkar Peringatkan Mardani

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyebut timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin ber-IQ 80 secara komunal. Partai Golkar mengingatkan Mardani untuk diam...

Ini Isi Lengkap Fatwa MUI Soal Vaksin MR yang Kontroversial

Metrobatam, Jakarta - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia telah menetapkan vaksin Measles Rubella (MR) mengandung babi dalam proses produksinya. Namun tetap memperbolehkan penggunaan vaksin...

Susi Musnahkan 125 Kapal Maling Ikan, 40 Ditenggelamkan di Natuna

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menenggelamkan kapal maling ikan sebagai kado HUT ke-73 kemerdekaan Indonesia. Menurut catatan Susi kapal maling...

LSI Denny JA: Jokowi-Ma’ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%

Metrobatam, Jakarta - Pascapendaftaran Pilpres 2019 periode awal Agustus 2018, Lingkaran Survei Indonesia menggelar survei elektabilitas dua pasangan calon. Siapa unggul? Survei digelar pada 12...

KPK Sita Mobil Camry dari Apartemen Staf Ahli Anggota F-PAN Sukiman

Metrobatam, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi PAN Sukiman memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus suap perimbangan dana RAPBN-P 2018. Pemanggilan ini yang kedua...

Dituduh Curi Uang Rp1,5 Juta, Eks Majikan Aniaya dan Gunduli Magfiroh

Metrobatam, Bogor - Polisi meyelidiki kasus penganiayaan dan penggulan terhadap Magfiroh (28) oleh eks majikannya, EA. Polisi melayangkan panggilan terhadap EA untuk diperiksa terkait...

Anggota Majelis Syuro PKS: Enak Aja Anies Jadi Kader Gerindra!

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Prabowo Soenirman mengatakan posisi Wagub DKI akan menjadi milik PKS jika Anies Baswedan bergabung ke...

Mobil Ketua Panwaslu Dibakar OTK

Metrobatam, Kolaka - Mobil pribadi milik Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Juhardin diduga dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Minggu...

Ridwan Kamil Ditabrak Pengemudi Motor yang Hindari Razia

Metrobatam, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ditabrak seorang pengemudi motor saat berangkat kerja. Pria yang karib disapa Emil itu ditabrak bikers yang...
BAGIKAN