Sani dan Perjuangannya untuk Kepri

283

Metrobatam.com – Filosofi hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, salah satunya ketika banyak orang mempertanyakan tentang niatnya untuk maju kembali mencalonkan diri dalam Pilkada Kepri 2015. Dengan santai dan lugas saat itu Sani menjawab pertanyaan tersebut dengan sebuah puisi yang mematahkan semua asumsi orang. “JIKA Anda punya semangat, punya mimpi, Anda berarti belum tua,” kata Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani sebelum Pilkada Kepri 2015.

Saat itu, Muhammad Sani mementahkan kepesimisan banyak orang yang menganggapnya terlalu tua untuk maju dalam Pilkada Kepri. Ia menegaskan usia hanyalah angka, yang terpenting adalah semangat dan kerja keras untuk mewujudkan mimpi.

Mimpi pria yang senang disapa “Ayah” itu adalah masyarakat Kepri yang sejahtera, memiliki infrastruktur dan akses transportasi antar pulau yang mumpuni demi membuka keterisoliran. “Interkoneksi listrik Batam-Pulau Bintan, kapal yang berlayar ke pulau-pulau, pembangunan infrastruktur dasar di pesisir, pengentasan kemiskinan, pembangunan waduk di beberapa kawasan Pulau Bintan, dan membuka akses Natuna, Anambas, dan Lingga. Ini pekerjaan yang harus diselesaikan,” katanya setelah dilantik sebagai Gubernur Kepri pada 12 Februari 2016.
Muhammad Sani tidak pernah main-main memimpin Kepri. Dia pekerja keras, meski impiannya “menghubungkan” pulau-pulau di Kepri belum tercapai. Sani di awal pemerintahannya fokus mengatasi permasalah listrik dan air. Selain itu, terus mendesak pemerintah pusat memberi bantuan kapal berukuran besar untuk Kepri dan membangun pelabuhan.

Jauh sebelum rencana tol laut mengemuka, Sani sudah memikirkan cara menyatukan pulau-pulau dengan transportasi handal. “Konektivitas” adalah kata yang tidak pernah hilang dari setiap ceramahnya, setiap kata sambutannya dalam acara-acara besar maupun kecil.

Tidak sekedar berkhayal dan berkata-kata, ia benar-benar mengejawantahkan mimpinya membangun konektivitas dengan mengupayakan pengadaan kapal perintis, pembangunan bandara dan pelabuhan.

Sani, di usia lebih dari 70 tahun tetap melaut, naik-turun kapal, menghadang gelombang tinggi ke pulau-pulau terpencil, demi memastikan proyek-proyek infrastruktur terbangun dengan baik.

Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjungpinang, pelabuhan-pelabuhan di pulau-pulau kecil di Kabupaten Natuna, Kabupaten Kepulauan Anambas, interkoneksi listrik Batam-Bintan dan sejumlah kapal perintis yang melayari Kepri adalah bukti bahwa Sani berhasil mewujudkan mimpinya.

Satu lagi perjuangan Sani yang tidak dapat dilupakan adalah saat berhasil mengembalikan Pulau Berhala ke Bunda Tanah Melayu. Pada periode pertama kepemimpinannya, HM Sani berhasil mengembalikan pulau Berhala kedalam wilayah administrasi Provinsi Kepulauan Riau, di bawah Kabupaten Lingga.

Usaha Sani bukan usaha yang mudah, mengingat saat itu, Sani harus berjibaku melawan berbagai upaya dari Provinsi Jambi, dalam mempertahankan hak admimistratif pulau milik Sultan Lingga-Riau itu.

Sani bukan seorang yang mudah menyerah dan putus asa. Dia bersama tim pengusung pengembalian pulau Berhala, berkali-kali mengajukan banding ke Mahkamah Konstitusi (MK), atas keputusan Mendagri yang menetapkan Pulau Berhala bagian dari Provinsi Jambi.

Setelah keluarnya amar putusan Mahkamah Agung bulan Februari 2012 dengan menerima permohonan Pemprov Kepri untuk membatalkan Keputusan Mendagri tersebut, secara otomatis mengembalikan Pulau Berhala kedalam wilayah Kepri.

Muhammad Sani yang dikenal cukup kental dengan melayunya. Dia telah menaruh segudang jasa untuk Kabupaten Lingga, khususnya di bidang kebudayaan. Ditangannya, gedung lembaga adat melayu (LAM) Kabupaten Lingga dan Museum Linggam Cahaya tegak berdiri di dalam area perkampungan Melayu Istana Damnah, Daik Lingga.

Selain itu, penguatan program kebudayaan dari provinsi tiap tahunnya selalu diarahkan ke Kabupaten Lingga. Di dalam kepemimpinannya, ia selalu menekankan bahwa Melayu harus tetap menjadi tuan di tanahnya sendiri. (edj/antara/bbs)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bareskrim Polri Kembali Tangkap Penyelundup Miras Ilegal Jariangan Batam

Metrobatam.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim menangkap 2 tersangka penyelundupan miras jaringan BH alias Kwkn. Kedua tersangka berinisial F dan...

Seluruh Fraksi di DPRD Kepri Sepakat Perda Pendidikan Perjuangkan Guru Honorer

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri sepakat untuk melanjutkan hak inisiatif pengelolaan pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketua DPRD...

36 PTIS Riau-Kepri Ramaikan PIOS Ke-6 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Sebanyak 36 Perguruan Tinggi Islam Swasta (PTIS) Riau-Kepulauan Riau mengikuti Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni (PIOS) Ke-6, Senin (23/10). Kegiatan yang...

AS Tolak Panglima TNI, Media Australia: Ini Bencana Diplomatik

Canberra - Media-media asing ramai memberitakan penolakan Amerika Serikat (AS) terhadap Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo. Media Australia menyoroti alasan misterius di balik penolakan...

Dicecar Hakim, Eks Dirut PNRI Menangis di Sidang e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Mantan Direktur Utama PNRI Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang dugaan korupsi e-KTP. Isnu menangis saat dicecar hakim soal peran Andi...

Dubes AS Minta Maaf, Menlu Retno: Tak Cukup, Perlu Penjelasan

Metrobatam, Jakarta - Dubes AS untuk RI Joseph Donovan meminta maaf atas insiden penolakan AS terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Namun, bagi pemerintah...

Pilkada 2018 Diprediksi Sedot Kas Negara Sampai Rp20 Triliun

Metrobatam, Jakarta - Dana hibah yang disepakati akan dikucurkan untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di 171 daerah sudah mencapai Rp15,2 triliun. Belasan triliun dana...

Istana akan Gelar Rapat Bahas Densus Tipikor

Metrobatam, Bandung - Usulan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) oleh Polri menuai kritikan dari berbagai pihak. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)...

Papua Mencekam! 4 Anggota Brimob Ditembak saat Evakuasi Jenazah Rekannya

Metrobatam, Jayapura - Pasca teror penembakan di kawasan Freeport, hingga kini aksi penembakan terus terjadi. Pagi ini, empat anggota Brimob Polda Papua tertembak saat...

Soal Penolakan pada Panglima TNI, Wiranto Tunggu Penjelasan AS

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan masih menunggu klarifikasi dari pihak Amerika Serikat terkait dengan penolakan Panglima TNI...

Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Terjaring Razia Narkoba di Diskotek

Metrobatam, Medan - Petugas Gabungan Polisi dan Badan Narkotika Nasional, yang dipimpin Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Medan, berhasil menjaring sebanyak 80 orang...

PBNU: Yang Menolak Pancasila, Silakan Hidup di Afghanistan

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj menegaskan bahwa ideologi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tak bisa diganggu...
BAGIKAN