Santainya Tyas Si Pembunuh, Pacaran dan Kuliah Pakai Mobil Rampasan

5872

Metrobatam, Palembang – Tyas Dryantama (19), salah satu pelaku pembunuhan sopir Go-Car, Tri Wiyantoro (34) di Palembang, Sumatera Selatan, ternyata sempat menggunakan mobil yang dirampas. Dengan santainya, mobil yang dirampas dari Tri itu dipakai untuk mejeng dengan pacar dan gaya-gayaan.

“Saya lihat foto pelaku yang tersebar di media sosial Facebook dan Instagram. Dalam foto itu menunjukkan kalau mobil adik saya ini dipakai untuk jalan-jalan oleh para pelaku dengan pacarnya. Foto itu kami dapat setelah perampokan,” kata Romawi Adnan, kakak ipar Tri, saat ditemui detikcom, Senin (2/4).

Pihak keluarga bisa mengenali mobil karena memiliki jok berwarna merah. Warna itu sesuai dengan warna jok mobil Avanza dikendarai Tri sebelum menghilang.

“Kami mengenali dari jok mobil dan juga ada stiker yang ditambahi di belakang body mobil. Itu jelas mobil adik ipar saya, tapi sekarang sudah diganti biar nggak dikenali. Begitu juga dengan plat mobil yang awalnya plat Sumsel menjadi plat Lampung,” ujar Romawi membenarkan foto yang diterima detikcom.

Tyas akhirnya menyerahkan diri ke polisi pada Sabtu (31/3). Kepada polisi Tyas mengaku masih menjalani aktivitas sebagai mahasiswa Universitas Sriwijaya usai menghabisi nyawa Tri.

“Saya tetap kuliah seperti biasa setelah kejadian. Bahkan sebelum menyerahkan diri pada Sabtu (31/3) malam, saya juga masih kuliah siangnya. Pulang kuliah baru saya sampaikan sama orang tua untuk menyerahkan diri karena baca berita dan ketakutan,” jelas Tyas saat diperiksa oleh penyidik Subdit Jatanras di Mapolda Sumsel, kemarin.

Polisi sendiri berhasil menangkap dua dari keempat pelaku, yakni Poiman dan Bayu Irwansyah di Palembang dan Banyuasin pada Kamis (29/3) malam. Namun sayang, Poiman ditembak mati karena melawan saat akan ditangkap. Sementara satu pelaku lain, Hengki Sulaiman (21) saat ini masih buron.

“Saya sebenarnya takut ditembak seperti Poiman. Tetapi sebelum Poiman dan Bayu ditangkap, saya sudah mau nyerah karena terus dihantui rasa takut. Bahkan saya sudah sampaikan sama teman di kampus kalau saya pelaku pembunuhan sopir Go-Car,” terang Tyas.

Tri dikabarkan hilang setelah mengantar penumpang pada Kamis (15/2). Saat itu, Tri mendapat pesanan dari Palembang dengan tujuan Kenten Laut, Banyuasin. Setelah mengantar penumpang, Tri tidak lagi diketahui kabar beritanya.

Keluarga yang panik karena tak kunjung ada kabar langsung melapor ke Polresta Palembang. Selanjutnya kasus ditangani Polda Sumsel dan berhasil menemukan jasad korban. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Polisi Tetapkan Tekong dan 4 ABK Pembawa TKI Ilegal Jadi Tersangka

Metrobatam.com, Batam - Telah berlangsung Konferensi Pers kasus izin pelayaran dengan 5 tersangka di Mako Dirpolair Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat (20/4/2018). 5 orang yang terdiri...

Imam Besar Masjid Raya New York Asal Sulsel Bangun Pesantren Pertama di AS

Metrobatam, Jakarta - Imam Besar Masjid Raya New York, Amerika Serikat Muhammad Shamsi Ali berencana membangun pesantren Nusantara Madani. Pesantren itu akan dibangun di...

Rizal Ramli Buka ‘Akal-akalan’ Boediono di Indover – Century

Metrobatam, Jakarta - Pengamat ekonomi Rizal Ramli membeberkan dugaan kejahatan yang dilakukan oleh mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono terkait dengan rencana penyelamatan Bank Indonesia...

Ancaman Hukuman Mati Menanti Penyelundup 1,6 Ton Sabu

Metrobatam, Jakarta - Gerombolan penyelundup 1,6 ton sabu di Batam, Kepulauan Riau, terancam hukuman maksimal. Jaksa Agung M Prasetyo memastikan langsung agar mereka mendapatkan...

Dirut Pertamina Elia Dicopot karena Minyak Tumpah dan Kelangkaan Premium

Metrobatam, Jakarta - Elia Massa Manik dicopot dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero). Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)...

Menaker: Aturan Baru Tenaga Kerja Asing Jangan Buat Adu Domba

Metrobatam, Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri meminta semua pihak tidak mengadu domba pemerintah dengan masyarakat soal aturan baru tenaga kerja asing. Ia...

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan pada 17 Mei

Metrobatam, Jakarta - Pengurus Pusat Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan tahun ini jatuh pada 17 Mei mendatang. Sedangkan 1 Syawal 1439 Hijriah atau Hari Raya...

Pimpinan KPK: TPPU untuk Novanto Harus Jalan

Metrobatam, Jakarta - KPK bicara soal penerapan jeratan tindak pidana pencucian uang (TPPU) untuk Setya Novanto. Namun, kepastian soal itu masih memerlukan kajian mendalam...

Kemlu Sebut Ada 2 Ribu WNI yang Berada di Suriah

Metrobatam, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sebut masih ada sekitar 2 ribu warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Suriah. Mayoritas WNI di...

Ini Kata Mendag soal Dampak Positif dan Negatif Libur Lebaran Ditambah

Metrobatam, Jakarta - Cuti bersama Lebaran ditambah 3 hari. Menanggapi hal ini, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menjelaskan tambahan libur itu ada dampak positif...

Kapolri: Polisi Jadi Bandar Narkoba Tembak Mati!

Metrobatam, Pekanbaru - Anggota Polri yang tersandung masalah hukum diperintahkan untuk tetap diusut tuntas. Bagi yang terlibat narkoba hingga menjadi bandar narkoba diminta untuk...

Polisi Minta Anak Buah Big Bos Miras Maut Serahkan Diri

Metrobatam, Bandung - Polisi meminta empat anak buah Samsudin Simbolon, bos miras oplosan maut, yang masih buron menyerahkan diri. "Kita minta supaya menyerahkan diri. Karena...
BAGIKAN