Sejumlah Sungai di Bengkulu Meluap, Rumah dan Sawah Warga Terendam Banjir

118

Metrobatam, Bengkulu – Banjir melanda Kota Bengkulu dan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akibat meluapnya sungai menyusul hujan deras. Ratusan rumah dan puluhan hektar sawah terendam. Tapi, warga masih bertahan di rumahnya.

Ratusan rumah di RT 1 Kelurahan Tanjung Jaya, dan RT 3 Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, hari ini terendam banjir hingga 1 meter di titik-titik tertentu.

Tidak hanya itu, banjir akibat meluapnya Sungai Air Bengkulu itu juga merendam puluhan hektare sawah dan jalan didua kelurahan tersebut.

”Di Tanjung Jaya dan Tanjung Agung ada ratusan rumah yang terendam. Kedalaman banjir bervariasi dari 80 cm hingga 1 meter,” kata Ketua RT 1 Kelurahan Tanjung Jaya, Junaidi, Rabu (8/3).

Hingga kini debit air di sana terus meningkat. ”Masyarakat masih bertahan di rumah dan berusaha mengamankan harta benda agar tidak terkena banjir yang sewaktu-waktu akan meningkat,” ujarnya.

Sementara itu ratusan rumah di Desa Pondok Batu, Kecamatan Kota Mukomuko, masih terendam banjir setinggi sekira 50 cm. Banjir tersebut disebabkan meluapnya Sungai Selagan sejak Selasa 7 Maret 2017.

”Aliran sungai kembali meluap. Sehingga ratusan rumah di Pondok Batu terendam banjir yang tingginya bervariasi,” kata Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Mukomuko, Hitatun Arazak.

Masyarakat di Pondok Batu masih bertahan di rumah, guna mengamankan harta benda milik mereka. ”Masyarakat tidak ada yang mengungsi,” ujar Hitatun.

Saat ini, debit air Sungai Selagan masih tinggi. Sehingga potensi banjir masih mengancam pemukiman penduduk di tiga kecamatan yakni Kota Mukomuko, Teras Terunjam, dan Kecamatan XIV Koto.

”Status kita masih siaga I. Petugas dan perlengkapan dan peralatan sudah kita siagakan,” terang Hitatun.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Bengkulu, hingga kini masih siaga I banjir, karena debit air Sungai Ketahun dan Sungai Ar Kotok masih tinggi.

”Debit air masih tinggi, jadi kita masih siaga I terhadap potensi banjir susulan yang sewaktu-waktu akan terjadi,” kata Kepala Subbid Logistik BPBD Lebong, Eddy Samudera.

Dua aliran sungai itu melintasi tiga kecamatan serta sembilan desa di Lebong. Seperti, Desa Embong Panjang, Muara Ketayu, Suka Marga, Nangai Amen, Sungai Gerong, Kampung Jawa, Tunggang, Pasar Melintang dan Nanga Nyaman.

BPBD menyiagakan petugas dan dua unit perahu fiber untuk antisipasi jika banjir datang. ”Dampak yang paling besar jika air sungai meluap hanya tiga desa, yang dihuni oleh ribuan jiwa,” jelas Eddy.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Kesal Kena Tilang, Pegawai Dinas PU Ini Matikan Aliran Air ke Asrama Polisi

KAYONG UTARA, – Kesal karena ditiling polisi, seorang pegawai kontrak di UPT Air Bersih Dinas Pekerjaan Umum Kota Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, sengaja merusak sistem...

Jakarta Masuk 10 Kota Paling Berbahaya di Dunia Bagi Perempuan

London - Jakarta berada di peringkat sembilan dalam daftar kota besar atau megacity yang paling berbahaya di dunia untuk perempuan, berdasarkan survei Yayasan Thomson...

Cerita Mengerikan Perempuan yang Lolos dari Kelompok ISIS

Baghdad - Komunitas Syiah Turkmenistan di Irak menjadi sasaran penganiayaan brutal oleh kelompok yang menamakan diri negara Islam (ISIS). Seorang perempuan, yang meminta untuk tidak...

PR PLN: Terangi 104 Desa di Kepri yang Belum Teraliri Listrik

Metrobatam, Batam - Ternyata masih cukup banyak desa terpencil Kepulauan Riau (Kepri) yang masih belum teraliri listrik. Perusahaan Listrik Negara (PLN) mencatat saat ini...

Innalillahi! Diduga Ditusuk, Ketua DPRD Kolaka Utara Meninggal Dunia

Metrobatam, Kendari - Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Musakkir Sarira meninggal dunia akibat luka tusuk, Rabu. Kasubbid Pidana Polda...

Ketua DPRD: Tak Ada Aturan Wajibkan Paripurna Istimewa untuk Anies

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik meminta agar Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi segera membuat Paripurna Istimewa untuk...

Wiranto: Usulan Pembentukan Densus Tipikor Bukan soal Politik

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengatakan, wacana pembentukan detasemen khusus tindak pidana korupsi (Densus Tipikor) sama sekali tidak...

Dokumen Rahasia AS Ungkap Upaya Penggulingan Sukarno dan PKI

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat disebut mengetahui rangkaian upaya Angkatan Darat (AD) untuk menghancurkan Partai Komunis negara (PKI) dan menggulingkan Sukarno mulai tahun...

Sri Mulyani Angkat Isu Perpindahan Dana WNI Rp 18,9 T di Forum Dunia

Washington - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sempat membicarakan persoalan uang 81 Warga Negara Indonesia (WNI) senilai Rp 18,99 triliun yang ditransfer dari Guernsey...

KPU Tutup Pendaftaran, Dokumen 13 Partai Belum Lengkap

Metrobatam, Jakarta - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari mengatakan 13 Partai Politik (Parpol) berstatus belum memenuhi kelengkapan dokumen peserta pemilu 2019 hingga...

Radikalisme Agama Ancam Keberagaman Indonesia

Metrobatam, Pangkal Pinang - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kepada masyarakat untuk terus mewaspadai penyebaran paham radikal atas...

Sajikan Gadis Belia, Prostitusi di Lhokseumawe Dikelola 2 Wanita

Metrobatam, Lhokseumawe - Kakak beradik di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Aceh ditangkap anggota Satreskrim Polres Lhokseumawe. Keduanya diduga merupakan mucikari yang telah menjual...
BAGIKAN