Sekarang Pajak Jual Tanah dan Rumah Hanya 0-2,5%

601

Metrobatam, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2016 tentang tarif baru Pajak Penghasilan (PPh) final atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan bangunan, dan perjanjian pengikatan jual beli atas tanah dan bangunan beserta perubahannya.

Sederhananya, aturan ini menetapkan besaran pajak penghasilan dari hasil penjualan rumah atau tanah yang lebih rendah dari aturan sebelumnya.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) ekaligus Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menjelaskan, PP ini dibuat dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur oleh pemerintah untuk kepentingan umum.

“Jadi ceritanya adalah sekarang dengan adanya PP itu menjadi lebih mudah, terutama untuk kepentingan umum,” jelas dia ditemui detikFinance di Kantornya, Jumat (16/9).

Dalam Pasal 2 ayat 1a-c PP 34/2016 tertuang bahwa besar PPh final yang dikenakan turun dari semula 5% menjadi hanya 2,5-0%, dengan rincian sebagai berikut:

1a. Untuk tanah/bangunan selain Rumah Sederhana atau Rumah Susun Sederhana, PPh finalnya sebesar 2,5% dari nilai transaksi (jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan)

1b. Untuk tanah atau bangunan berupa Rumah Sederhana atau Rumah Susun Sederhana, PPh finalnya sebesar 1% dari nilai transaksi (jumlah bruto nilai pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan)

1c. Untuk tanah atau bangunan kepada pemerintah, BUMN dan BUMD yang mendapat penugasan khusus dari pemerintah atau kepala daerah, PPh finalnya sebesar 0% atau tidak dikenakan PPh.

“Kalau yang 2,5% adalah hak tanah bangunan rumah sederhana atau rumah susun, berarti ke pengembang. Untuk yang 1%, ini artinya agen penjualan. Untuk yang 0%, kalau misalnya itu digunakan oleh jalan tol, bandara, atau kepentingan umum tidak perlu bayar,” kata Sofyan.

Perlu diketahui, pajak penghasilan yang bersifat final artinya, bahwa setelah pelunasannya, kewajiban pajak telah selesai dan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final tidak akan dikenakan pajak lagi di kemudian hari.

Kapan aturan ini berlaku?

Menurut ketentuannya, peraturan ini berlaku efektif 30 hari sejak tanggal ditandatanganinya PP ini oleh Presiden Joko Widodo tanggal 8 Agustus 2016 lalu. Dengan demikian peraturan ini telah berlaku efektif secara nasional sejak Jumat, 9 September 2016.

“Sudah berlaku efektif. Itu berlaku mulai 1 bulan setelah diundangkan tanggal 8 Agustus,” tandas dia. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bupati Bintan : Jelang Akhir Tahun, Stabilitas Harga dan Situasi Keamanan Harus Terkendali

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meminta agar seluruh Jajaran OPD terkait segera melakukan langkah-langkah koordinasi dalam mengantisipasi kondisi terkini menjelang...

Rakerwil Lira Kepri tahun 2017 di Batam

Metrobatam.com, Batam - Gubernur Lira Kepri Budi Sudarmawan mengatakan, Lira Kepri 2017 ini adalah amanat undang-undang amanat anggaran dasar anggaran rumah tangga ini adalah...

Etape Pertama, Pembalap Jerman Juarai Tour de Singkarak 2017

Metrobatam.com, Padang - Pebalap Jerman, Robert Muller, menjuarai etape pertama balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) 2017 dari Istano Basa Pagaruyung, Tanah Datar,...

Kelompok Kriminal Bersenjata Bakar Truck Freeport

Metrobatam.com, Papua - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Sabtu ini sekitar pukul 06.00 WIT membakar haul truck milik PT. Freeport di Lower Wanagon. Kapolda Papua Irjen...

Lawan Petugas, 2 Residivis Pelaku Curamor Ditembak Anggota Polsek Sekupang Batam

Metrobatam.com, Batam - Dua residivis pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor), Rosita (31) dan Dani Cater (27), dihadiahi  timah panas (tembakan) oleh anggota Polisi Sektor...

Satgas Terpadu Bebaskan 344 Warga Sipil Korban “Penyanderaan” KKB di Tembagapura

Metrobatam, Timika - Wilayah yang dikuasai kelompok kriminal bersenjata (KKB), yakni Waa Banti, Utikini dan Kimbeli, Tembagapura, Kabupaten Mimika, berhasil diambil-alih satgas terpadu sekira...

Pasar Grosir Aur Kuning Bukittinggi Terbakar

Metrobatam, Bukittinggi – Kebakaran terjadi di pertokoan Pasar Grosir Aur Kuning Bukittinggi, yang merupakan pasar grosir terbesar di provinsi Sumbar, pada Jumat sekitar pukul...

Pemkab Bintan Berikan Pelayanan Lansia di Panti dan Luar Panti

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan berkomitmen untuk memfokuskan kembali pelayanan kepada kaum Lansia yang selama ini dinilai masih kurang maksimal. Oleh karena itu,...

Jokowi Minta Setnov Patuhi Hukum Soal Kasus Korupsi e-KTP

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta Ketua DPR Setya Novanto mengikuti proses hukum yang menjeratnya. Ia yakin proses hukum yang berjalan sudah sesuai...

Densus 88 Tangkap 2 Anggota Jaringan Pembakar Polres Dharmasraya

Metrobatam, Bungo - Densus 88 Mabes Polri dan Polres Bungo mengamankan anggota jaringan pelaku pembakaran Polres Dharmasraya, Sumatera Barat. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan...

Ronaldo Ingin Punya Tujuh Anak, Tujuh Ballon d’Or

Madrid - Cristiano Ronaldo punya nomor punggung 7 dan dijuluki CR7. Mungkin agar lebih identik dengan nomor tujuh, Ronaldo juga ingin punya tujuh anak...

Wartawan ‘Sopir’ Setnov Jadi Tersangka, Metro TV: Kami Tugaskan Hilman Bawa Novanto ke Studio

Metrobatam, Jakarta - Polisi menetapkan Hilman Mattauch, wartawan salah satu stasiun televisi swasta yang mengemudikan mobil Setya Novanto saat kecelakaan, sebagai tersangka. Ia dinilai...
BAGIKAN