Selain Ancam Tusuk Paspampres, Pria yang Ingin Temu Jokowi Sebut ISIS

737

Metrobatam, Jakarta – Kepolisian Resor Jakarta Pusat mengamankan seorang pria bernama Basufi Tarsiwan (39) lantaran melakukan tindakan mencurigakan di lingkungan depan Istana Negara pada Senin (13/11) malam. Pria tersebut sempat mengancam Paspampres dengan obeng.

“Dia di kantongnya bawa obeng minus panjangnya 25 cm, ngancam ke Paspampres yang jaga,” kata Asintel Paspampres Letkol Urip Prihatman kepada detikcom, Selasa (14/11).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/11) pukul 18.00 WIB. Pria berinisial BP itu memaksa ingin masuk kompleks Istana untuk bertemu Presiden Jokowi. “Dilaranglah sama anggota kita, prosedurnya nggak seperti itu lagian juga buat keributan,” kata Urip.

Pendapat senada disampaikan Kapolres Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur. Menurutnya, pria tersebut diamankan karena Basufi sempat melakukan perlawanan dan menyerang petugas. Basufi juga diduga menyebut nama ISIS sambil melakukan penyerangan.

“Info tersebut benar, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh penyidik di Polsek Gambir,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/11).

Awalnya, kata Guntur, petugas curiga saat melihat Basufi menghampiri pos penjagaan Istana. Basufi berkeinginan untuk menemui Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. Namun petugas tidak menemukan prosedur dan perizinan yang sesuai dari Basufi untuk permintaan bertemu Jokowi tersebut. Basufi pun diamankan di pos penjagaan.

Saat hendak diamankan tersebut, Basufi melakukan perlawanan. Dalam perlawanannya itu, Basufi diduga sempat menyebutkan nama ISIS.

Guntur mengatakan, saat ini polisi masih memeriksa Basufi untuk mencari tahu motif atas perbuatannya tersebut. “Mencari motif pelaku,” tuturnya.

Pernah Dirawat di RSJ

epala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pria mencurigakan di lingkungan Istana Negara, Basufi Tarsiwan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banyumas selama tiga bulan pada 2016.

Riwayat kejiwaan Basufi, kata Argo, diketahui dari keterangan sang kakak. Namum Argo enggan menyebutkan secara rinci identitas dari kakak Basufi yang memberikan keterangan tersebut. “Kakaknya menyampaikan bahwa pada tahun 2016 yang bersangkutan pernah berobat ke rumah sakit jiwa di Banyumas selama tiga bulan,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/11).

Argo mengatakan, awalnya Basufi hendak pulang bersama kakaknya ke Banyumas. Mereka datang ke Jakarta dari Tangerang. Namun setibanya di Jakarta, Basufi justru menghilang tanpa diketahui kakaknya. Dia pun berusaha mencarinya tetapi tidak ditemukan.

Argo mengatakan, polisi pun mendapatkan kontak kakak Basufi. Saat dihubungi, kakak Basufi pun mendatangi Polsek Gambir untuk memberikan keterangan soal Basufi. “Yang bersangkutan menghilang, ternyata dia datang ke Istana Negara. Informasi dari keterangan BP, dia akan bertemu presiden,” ucapnya.

Namun, Basufi tidak mengikuti prosedur yang benar untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo. Argo mengatakan, Basufi langsung memasuki pintu dua Istana Negara dan berujung diamankan oleh Paspampres.

“Tentunya untuk bertemu dengan pimpinan negara sebagai lambang negara, simbol negara, harus ada prosedur yang dilalui tetapi dia langsung masuk pintu dua dan diamankan Paspampres dan diserahkan ke Polsek Gambir,” ucapnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

‘Golkar Gali Kuburan Sendiri Jika Pilih Titiek Soeharto’

Metrobatam, Jakarta - Saat Partai Golkar ingin memperbaiki citra akibat terjeratnya Setya Novanto, sang ketua umum, menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP, Siti Hediyati Hariyadi...

60 Kader Golkar Galang Tanda Tangan Tolak Azis Jadi Ketua DPR

Metrobatam, Jakarta - Sejumlah anggota Fraksi Golkar menggalang dukungan menolak penunjukan Azis Syamsuddin sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat menggantikan Setya Novanto. Hal itu dilakukan...

Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023, Timnas Butuh Pemain Naturalisasi

Metrobatam, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Fictor Gideon Roring, gembira dengan kepastian Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Basket 2023. Dia melemparkan wacana untuk...

Dipasang Garis Polisi, Istri Terduga Teroris dan Anaknya Mengurung Diri di Dalam Rumah

Metrobatam, Banyuasin - Tempat tinggal terduga teroris, AH di perumahan Griya Elok Permai, Kecamatan Kenten, Banyuasin, dipasang police line atau garis polisi dan dijaga...

Masyarakat Kota Batam Sambut Hangat Kedatangan KRI Bima Suci

Metrobatam.com, Batam - Kedatangan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci menarik perhatian masyarakat Batam. Kegiatan open ship yang berlangsung Kamis-Sabtu (7-9/12) dipadati warga. Bahkan...

Tahun 2018 Batam akan Gelar 60 Event Pariwisata

Metrobatam.com, Batam - Event merupakan salah satu pilar yang tak kalah penting dalam pengembangan pariwisata. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota...

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...
BAGIKAN