Selain Ancam Tusuk Paspampres, Pria yang Ingin Temu Jokowi Sebut ISIS

742

Metrobatam, Jakarta – Kepolisian Resor Jakarta Pusat mengamankan seorang pria bernama Basufi Tarsiwan (39) lantaran melakukan tindakan mencurigakan di lingkungan depan Istana Negara pada Senin (13/11) malam. Pria tersebut sempat mengancam Paspampres dengan obeng.

“Dia di kantongnya bawa obeng minus panjangnya 25 cm, ngancam ke Paspampres yang jaga,” kata Asintel Paspampres Letkol Urip Prihatman kepada detikcom, Selasa (14/11).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/11) pukul 18.00 WIB. Pria berinisial BP itu memaksa ingin masuk kompleks Istana untuk bertemu Presiden Jokowi. “Dilaranglah sama anggota kita, prosedurnya nggak seperti itu lagian juga buat keributan,” kata Urip.

Pendapat senada disampaikan Kapolres Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur. Menurutnya, pria tersebut diamankan karena Basufi sempat melakukan perlawanan dan menyerang petugas. Basufi juga diduga menyebut nama ISIS sambil melakukan penyerangan.

“Info tersebut benar, saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh penyidik di Polsek Gambir,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/11).

Awalnya, kata Guntur, petugas curiga saat melihat Basufi menghampiri pos penjagaan Istana. Basufi berkeinginan untuk menemui Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi. Namun petugas tidak menemukan prosedur dan perizinan yang sesuai dari Basufi untuk permintaan bertemu Jokowi tersebut. Basufi pun diamankan di pos penjagaan.

Saat hendak diamankan tersebut, Basufi melakukan perlawanan. Dalam perlawanannya itu, Basufi diduga sempat menyebutkan nama ISIS.

Guntur mengatakan, saat ini polisi masih memeriksa Basufi untuk mencari tahu motif atas perbuatannya tersebut. “Mencari motif pelaku,” tuturnya.

Pernah Dirawat di RSJ

epala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pria mencurigakan di lingkungan Istana Negara, Basufi Tarsiwan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banyumas selama tiga bulan pada 2016.

Riwayat kejiwaan Basufi, kata Argo, diketahui dari keterangan sang kakak. Namum Argo enggan menyebutkan secara rinci identitas dari kakak Basufi yang memberikan keterangan tersebut. “Kakaknya menyampaikan bahwa pada tahun 2016 yang bersangkutan pernah berobat ke rumah sakit jiwa di Banyumas selama tiga bulan,” ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/11).

Argo mengatakan, awalnya Basufi hendak pulang bersama kakaknya ke Banyumas. Mereka datang ke Jakarta dari Tangerang. Namun setibanya di Jakarta, Basufi justru menghilang tanpa diketahui kakaknya. Dia pun berusaha mencarinya tetapi tidak ditemukan.

Argo mengatakan, polisi pun mendapatkan kontak kakak Basufi. Saat dihubungi, kakak Basufi pun mendatangi Polsek Gambir untuk memberikan keterangan soal Basufi. “Yang bersangkutan menghilang, ternyata dia datang ke Istana Negara. Informasi dari keterangan BP, dia akan bertemu presiden,” ucapnya.

Namun, Basufi tidak mengikuti prosedur yang benar untuk bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo. Argo mengatakan, Basufi langsung memasuki pintu dua Istana Negara dan berujung diamankan oleh Paspampres.

“Tentunya untuk bertemu dengan pimpinan negara sebagai lambang negara, simbol negara, harus ada prosedur yang dilalui tetapi dia langsung masuk pintu dua dan diamankan Paspampres dan diserahkan ke Polsek Gambir,” ucapnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tim Gabungan Polri- Bea Cukai Kembali Tangkap Kapal Diduga Angkut 3 Ton Sabu di...

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan tim gabungan Polri dan Bea-Cukai kembali menangkap kapal laut di perairan Kepulauan Riau (Kepri). Kapal itu...

Kapolri dan Menkeu Ekspos Tangkapan Sabu 1,6 Ton di Batam

Metrobatam.com, Batam - Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengecek lokasi dan barang bukti 1,6 ton sabu di Pelabuhan Sekupang, Batam,...

Terciduk, Pengemis Ini Bawa Uang Rp 43 Juta

Metrobatam, Tasikmalaya - Aparat Satpol PP Kota Tasikmalaya kaget saat menciduk Epon (49). Pengemis tersebut yang kedapatan membawa gepokan uang dan sejumlah perhiasan emas...

Longsor Brebes, Tim SAR Temukan Potongan Jasad Korban

Metrobatam, Jakarta - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan Polri, TNI dan Basarnas menemukan tiga potongan tubuh yang diduga merupakan korban longsor Bukit Lio,...

Terdakwa Bom Thamrin Aman Abdurrahman Tolak Baca Eksepsi

Metrobatam, Jakarta - Oman Rochman alias Aman Abdurrahman, terdakwa kasus teror bom Thamrin tahun 2016 menolak membacakan nota keberatan atau eksepsi di depan majelis...

Wiranto dan Tito Sepakat Batalkan Jenderal Jadi Pj Gubernur

Metrobatam, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto membatalkan usulan jenderal polisi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur setelah berkoordinasi dengan Kapolri Jenderal...

Duet Susi-Sri Mulyani Selamatkan Bayi Lobster Rp 14,4 M

Metrobatam, Tangerang - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan keterangan terkait penggagalan penyelundupan benih lobster yang rencananya...

PPP Duga Ada Orang Kuat di Balik Penyerangan Tokoh Agama, Partai Rame-rame Membantah

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy menduga ada orang kuat yang mendesain penyerangan terhadap ulama dan tokoh agama yang...

Ajak 122 Advokat, PSI Bakal Gugat UU MD3 ke MK

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mengklaim telah mendapat dukungan dari 122 advokat untuk mengajukan judicial review atau uji...

KSP Sebut Konsultan Politik Berperan Ciptakan Kampanye SARA

Metrobatam, Jakarta - Deputi bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menyebut konsultan politik memiliki peran penting dalam menciptakan...

Pemerintah Tegaskan Tarif Listrik Tidak Naik Hingga 2019, PLN Ingin Turun

Metrobatam, Jakarta - Pemerintah berkomitmen tidak menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dalam acara Renewabe...

KPK Beri Pengawalan untuk Jamin Keamanan Novel Baswedan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah mempersiapkan pengawalan terhadap Novel Baswedan sekembalinya ke Indonesia usai menjalani perawatan di Singapura selama 10 bulan terakhir....
BAGIKAN