Selamat Jalan, Ayah Sani

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Duka mendalam dirasakan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. Hal itu menyusul wafatnya Gubernur Kepri, H Muhammad Sani dalam usia 74 tahun, Jumat (8/4) sekitar pukul 15.15 WIB di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta. Sani menghadap kepada Ilahi karena sakit.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak mengaku, sebelum meninggal, Sani sempat jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit di Singapura.

“Beliau kemarin sempat sakit dan dilarikan ke rumah sakit di Singapura, sekitar 4 hingga 5 hari.

Selamat Jalan
Namun, sepertinya beliau memaksakan diri untuk mengikuti rapat gubernur dan wakil Gubernur bersama presiden, Jumat ini. Padahal, seharusnya beliau istirahat dulu di Singapura,” ujarnya.

Sesampainya di Jakarta, kondisi Sani tiba-tiba menurun dan dilarikan ke Rumah Sakit Abdi Mulyo.
“Beberapa saat dirawat, akhirnya dokter rumah sakit menyatakan Pak Gubernur meninggal,” ungkap Jumaga.

Kabar duka itu menyebar. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presdien, Jusul Kalla pun turun melayat almarhum di Rumah Sakit Abdi Mulyo. Wakil Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menyambut kedatangan pelayat yang datang dari berbagai kalangan didampingi Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri, Isdianto.

Tampak Panglima Komando Strategi Angkatan Daerah (Pangkostrad) Edy Rahmayadi, Bupati Bintan, Apri Sujadi, Bupati Anambas, Abdul Haris, Anggota DPRD Batam, Ruslan Pasole, Drs. Syamsul Bahrum dan sejumlah pejabat penting Kepri lainnya.

Kabag Humas Pemprov Kepri Rizal mengatakan, jenazah Ayah Sani Jumat malam langsung diterbangkan dari Jakarta ke Tanjungpinang. Selanjutnya dibawa ke rumah duka, Jalan Cempedak, Tanjungpinang.

Selanjutnya, pada pagi ini (Sabtu, 9/4) jenazahnya disemayamkan di Gedung Daerah Tanjungpinang sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Gatot Subroto, KM 5 Bawah, Tanjungpinang.

Sebelumnya masyarakat Kepri juga kehilangan putra terbaiknya. Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Robert Iwan Lorioux, 4 Februari 2016 lalu, meninggal dunia karena serangan jantung.

Kabar meninggalnya Sani cukup mengejutkan masyarakat. Masyarakat yang menerima pesan tentang berita duka itu langsung mengecek kebenaran ke sejumlah pihak yang dianggap tahu tentang infromasi tersebut.

“Saya awalnya tidak percaya. Kaget juga. Tapi setelah saya cek ke orang-orang dekat Pak Sani, mereka membenarkan,” ungkap Hubertus LD, salah satu pendukung Sani-Nurdin dalam Pemilihan Gubernur Kepri 2015 lalu.
Ia mengaku merasa sangat kehilangan atas kepergian putra terbaik Kepri ini. Katanya, jarang sosok seperti almarhum. “Pak Sani itu baik, bijak dan mengayomi,” kata Hubertus mengenang H. Muhammad Sani.

Berita meninggalnya Sani juga heboh di media sosial. Di jejaring sosial facebook, para facebooker ramai-ramai menyampaikan ucapakan bela sungka atas kepergian Sani.

“Innalillahi wainnailihi rozhiun,kami dr jajaran GEMA MINANG ikut berduka atas berpulangnya kerahmatullah GUB KEPRI Bpk M SANI,semoga amal ibadah beliau diterima di sisi allah saw dn keluarga yg ditinggal tabah selalu,amin,” tulis Yuhendri, Ketua Generasi Muda Minang (GEMA MINANG) Kota Batam.

Hal yang sama juga disampaikan DPD KNPI Kepri, serta anggota DPR RI, Nyat Kadir. “Selamat jalan Bang semoga amal ibadah Abang diterima Allah SWT, Amin,” tulis Nyat di laman Facebooknya.

Mengenang Sani
Kepergian Muhammad Sani meninggalkan banyak memori di benak anak buah, kerabat dan seluruh masyarakat Kepri. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepri, Buralimar mengenang Sani sebagai sosok yang tidak pernah tua dan tidak pernah lelah bekerja dan mengabdi untuk kesejahteraan Kepri.
“Daya ingatnya luar biasa, tidak pernah lupa. Luar biasa,” ujarnya.

Meski sudah berusia sepuh, namun almarhum Muhammad Sani tidak pernah lupa dengan apa pun tugas yang diberikan kepada stafnya. Ia selalu mengecek apakah stafnya mengerjakan yang diminta pada waktu-waktu selanjutnya.

Buralimar juga mengenang Muhammad Sani sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi. Gubernur tidak pernah lelah untuk “blusukan” ke pulau-pulau kecil untuk mengecek pembangunan infrastruktur di pesisir, juga demi menjalin silaturahmi dengan masyarakat.
Satu nasehat Muhammad Sani yang selalu diingat Buralimar, “walking, learning, and good relationship by heart”.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri Guntur Sakti mengenang Gubernur Muhammad Sani sebagai pelatih yang tidak pernah letih mengabdi. “Pak Sani adalah mentor dan ‘coach’ yang tidak pernah pensiun dan mengabdi sampai akhir hayatnya,” kata Guntur.

Terbukti, di akhir hayatnya, Gubernur tetap bertekad menghadiri pertemuan kepala daerah di Jakarta. Meski akhirnya Muhammad Sani merasa sakit hingga dilarikan ke rumah sakit.

Untung Sabut
Di masa hidupnya, Muhammad Sani menjadi aspirasi banyak pihak. Sani memulai karier sebagai pegawai rendahan di Kecamatan Bintan Timur yang kerjanya hanya membuat amplop, kemudian pelan-pelan kariernya terus menanjak hingga menjadi camat, bupati, hingga gubernur dua periode.
Kakek enam cucu itu menganggap hidupnya penuh dengan keberuntungan. Bagai Untung Sabut, sesuai dengan judul biografinya yang diluncurkan 15 Mei 2011.
Untung sabut bermakna tidak ada orang yang dapat menghindar dari takdir, dan manusia mau tidak mau harus akur dengan takdir.
Sani lahir dari keluarga tergolong miskin di Parit Mangkil, Desa Sungai Ungar, Tanjungbatu Kundur, Karimun, Kepulauan Riau pada 11 Mei 1942.
Dalam peluncuran buku, sekira lima tahun lalu itu, Sani menjabarkan keberuntungan demi keberuntungan yang dialaminya.
Misalnya saja, saat patah semangat karena tidak mampu membayar uang sekolah, seorang guru ilmu ukur sudut (matematika), Simanjuntak, datang ke rumah dan membujuk supaya sekolah lagi tanpa dipungut biaya.
Semasa hidupnya, Sani menduduki banyak jabatan, antara lain Camat Mandau (1973-1976), Kabag Personalia Kantor Wali Kota Pekanbaru (1976-1978), menyelesaikan studi kesarjanaan di Institut Ilmu Pemerintahan, Jakarta (1978-1980) kemudian menjadi Camat Bintan Timur (1980-1982), Wali Kota Tanjungpinang (1985-1993), Sekretaris Daerah Kodya Batam (1996-1999), Bupati Karimun (2001-2005), Wagub Kepri (2005-2010).

Sumber Haluan Kepri

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemerintah Targetkan DPR Sahkan Revisi UU Terorisme Jumat

Metrobatam, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan pemerintah berharap revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Penanggulangan Terorisme disahkan...

Marak Aksi Terorisme, Menhan: Yang Menolak Pancasila Silakan Pergi dari Indonesia

Metrobatam, Depok - Menteri Pertahanan Jenderal (Purnawirawan) TNI, Ryamizard Ryacudu menegaskan akan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang tidak dapat digantikan oleh siapa...

Polri Keluhkan Berlarut-larutnya Pengesahan RUU Antiterorisme

Metrobatam, Jakarta - Polri mengeluhkan berlarut-larutnya pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di DPR RI. Pasalnya, Indonesia akan menghadapi banyak agenda...

Tekan Narkotika di Penjara, BNN Jerat Kepala Lapas Nakal

Metrobatam, Jakarta - Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengatakan pihaknya saat ini terus mengejar kasus narkotika yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakat (lapas)....

Rekor! 58 Orang Naik Satu Sepeda Motor

Bengaluru - Sepeda motor sejatinya dibuat hanya untuk menampung dua orang, satu pengendara dan satu penumpangnya. Tapi, baru-baru ini ada sebuah rekor yang terpecahkan,...

BNPT Minta Turki Koordinasi Saat Pulangkan WNI Terkait ISIS

Metrobatam, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius menyatakan dirinya langsung berangkat ke Suriah dan Turki guna membahas pemulangan Warga Negara...

Gunung Merapi Kembali Erupsi Pagi Ini

Metrobatam, Jakarta - Gunung merapi di Yogyakarta pagi ini kembali erupsi. Gunung api aktif yang berada di Yogyakarta tersebut terpantau mengeluarkan semburan letusan dengan...

74 Terduga Teroris Ditangkap, Radikalisme Diyakini Makin Sulit Bergerak

Metrobatam, Mamuju - Gencarnya operasi penindakan oleh Densus 88 Antiteror Polri diyakini telah kian mempersempit ruang gerak teroris. Tercatat, hanya dalam waktu 7 hari...

Gara-gara Meme Amien Rais-Habib Rizieq, Anggota DPRD Hitler Dikeroyok Massa

Metrobatam, Karawang - Sekelompok orang mengeroyok Hitler Nababan di ruangan Muspida Gedung Paripurna DPRD Karawang Selasa (22/5) sore. Anggota DPRD Karawang dari fraksi Partai...

2 Polisi Luka-luka Diserang Pria Berparang, Pelaku Residivis Narkoba

Metrobatam, Jambi - Dua anggota Polsek Maro Sebo, Jambi, yang diserang pria berparang, mengalami luka di kepala dan punggung. Keduanya mendapat penanganan medis di...

Bintan Kembali Adakan Festival Lampu Cangkok

Metrobatam.com, Batam - Tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, dipastikan akan kembali mengelar Festival Lampu Cangkok dengan total hadiah sebesar 37 Juta Rupiah. Hal...

Ingin Pindah Maskapai, 9 Pilot Wings Air Palsukan Dokumen

Metrobatam, Jakarta - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan sembilan pilot maskapai penerbangan Wings Air sebagai tersangka atas dugaan pemalsuan surat-surat atau dokumen. Menurut Kepala...
BAGIKAN