Semakin Tidak Ada Tempat untuk Konten Radikal di YouTube

1735

Metrobatam, Jakarta – Semakin seringnya insiden terorisme telah membuat perusahaan raksasa teknologi Alphabet Inc memutuskan untuk membuat kebijakan baru.

Induk perusahaan Google itu telah melakukan beberapa langkah untuk menghadapi konten YouTube yang jelas-jelas melanggar peraturan. Namun bagi konten yang masih abu-abu, Google akan menguburnya.

Menurut laporan New York Times, masalah ini mendapat lebih banyak perhatian karena penyerang di London Bridge menjadi radikal karena menonton video YouTube dari mubalih Amerika Serikat. Ceramah yang disampaikan tidak selalu mengandung kekerasan namun bisa membuat seseorang berpindah aliran.

Google, perusahaan induk YouTube, mengumumkan serangkaian kebijakan yang ditujukan untuk membatasi video ekstremis di platformnya.

Untuk video yang secara jelas melanggar pedoman komunitasnya, seperti mempromosikan terorisme, Google mengatakan bahwa mereka akan segera mengidentifikasi dan menghapusnya. Namun proses penanganan video yang belum tentu melanggar aturan perilaku tertentu lebih rumit.

Di bawah perubahan kebijakan tersebut, Google mengatakan video menyinggung yang tidak memenuhi standar kebijakan mereka akan diberi peringatan dan tidak dapat dimonetisasi dengan periklanan, direkomendasikan, atau dikomentari oleh pengguna.

Misalnya, video yang meyerang agama atau ras tanpa secara langsung oleh YouTube sudah tidak diperbolehkan menyertakan lain, namun akun tersebut tidak sampai di-suspend.

Artinya, video ini akan mendapatkan engadgement yang kecil sehingga lebih sulit untuk ditemukan. Kami pikir serangan ini ada di antara keseimbangan kebebasan berpendapat dan akses pada informasi tanpa mempromosikan pandangan menyinggung yang ekstrem,” kata Kent Walker, general counsel dan senior vice president di Google.

Sementara itu, Google mengatakan bahwa mereka tidak hanya akan memperkuat mesin kecerdasan buatan mereka untuk memberantas konten radikal. Mereka juga akan menambah sumber daya manusia untuk membantu mengidentifikasi dan menghapus video bermasalah.

Perusahaan yang didirikan Larry Page ini juga mengatakan akan meminta pakar dari organisasi nonpemerintah untuk membantu menentukan video mana yang merupakan propaganda kekerasan dan pidato religius atau berita yang layak diberitakan.

Google mengatakan bahwa pihaknya akan bergantung pada pengetahuan khusus kelompok ahli mengenai isu-isu seperti ucapan kebencian, bahaya diri dan terorisme.

Perusahaan tersebut juga mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk bekerja sama dengan kelompok-kelompok ekstrem untuk membantu mengidentifikasi konten yang ditujukan untuk melakukan radikalisasi atau perekrutan ekstremis.

Sekadar informasi, Google, Facebook, Twitter dan lainnya telah meningkatkan perjuangan kolektif mereka melawan terrorisme.

Pertanyaan besarnya adalah apakah semua inisiatif ini sudah cukup. Penandaan video bermasalah dengan menggunakan AI dan pengawasan yang lebih besar mungkin dapat membantu, namun volume video di YouTube yang sangat besar masih memungkinkan beberapa video lolos dari filter itu. (mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BNNK Tanjungpinang Persilahkan Warga yang Menjadi Pecandu Narkoba untuk Direhabilitasi di BNN

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tanjungpinang, AKBP Abdul Hasyim Pangabean mempersilahkan warga Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan yang menjadi pencandu narkoba...

Sertijab Komandan Yonif 10 Marinir/SBY dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar...

Metrobatam.com, Batam - Tongkat komando Batalyon Infanteri 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha berpindah dari Letkol Mar Carles Lumban Gaol kepada Letkol Mar Rino Rianto. Serah...

Korcab IV DJAB Gelar Pertandingan Bola Voli Dalam Rangka Memeriahkan Hari Armada RI

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Koordinator Cabang (Korcab) IV Daerah Jalasenastri Armada Barat (DJAB) menggelar pertandingan bola voli yang diikuti 4 peserta dari ibu-ibu Jalasenastri Korcab...

Serahkan DIPA ke Eselon I, Susi: Uangnya Jangan Asal Habis

Metrobatam, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyerahkan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) APBN 2018 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ke...

Jokowi Ingin Publik Pisahkan Persepsi Politik dan Ekonomi

Metrobatam, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin publik tak terlalu risau dengan kondisi ekonomi di tahun politik tahun jatuh pada 2018 dan 2019....

Mendagri Perintahkan Pemda Fokus Tangani Difteri

Metrobatam, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memerintahkan seluruh jajaran pemerintah daerah fokus pada penanganan difteri. Ada sebelas provinsi yang melaporkan kejadian...

Datang ke Paris, Jonan Kritik Keras Soal Sawit RI yang Ditolak Eropa

Paris - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, datang ke Paris untuk menghadiri One Planet Summit 2017. Jonan juga sempat menyaksikan penandatanganan...

Tempe Buatan Warga Magelang Ini Dipasarkan ke Australia hingga Ceko

Metrobatam, Magelang - Baru-baru ini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memposting sebuah produk rumahan berupa tempe yang sudah merambah pasaran internasional. Postingan tersebut mendapatkan...

Waduh! Cinta Tak Berbalas, Murid SD Tawuran Sambil Tenteng Balok Kayu

Metrobatam, Makassar - Media sosial belum lama ini diramaikan dengan beredarnya video puluhan murid sekolah dasar terlibat tawuran. Video yang menampakkan gerombolan murid SD...

Kota Batam Terima Dana Rp 934 Miliar dari Pusat

Metrobatam.com, Batam - Kota Batam menerima daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) tahun 2018 dari Gubernur Kepulauan Riau. Penyerahan DIPA dilaksanakan di Gedung Daerah Kepri...

Ikut Menstabilkan Harga Bahan Pokok, Bareskrim Polri Lakukan Langkah Ini

Metrobatam.com, Jakarta - Sebagai bentuk ketegasan menstabilkan harga bahan pokok, Bareskrim Mabes Polri menyiapkan berbagai langkah. Baik di pusat hingga jajarannya di tiap wilayah...

Lantamal IV Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1439 H di Masjid Hajar Aswad yang berada...
BAGIKAN