Seorang Ibu Bergulat Lawan Buaya yang Terkan Anaknya, Maulana Tewas

415

Metrobatam, Banyuasin – Maulana (15) tewas dimangsa buaya di Sungai Kuala, Dusun Saka 3, Desa Santan Saru, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin. Kepala Desa Santan Sari, Gatot menjelaskan kejadian nahas tersebut berawal ketika korban berangkat dari rumahnya untuk membantu orangtua membersihkan rumput di sawah karena dalam waktu dekat akan masuk musim tanam.

Usai membersihkan sawah, sampah bekas rumput dan semak dari sawah tersebut dikumpulkan dan seperti biasa dihanyutkan ke sungai. Karena sudah sore, air sungai muara menjadi surut, yang awalnya sepinggang, menjadi daratan. Lalu korban turun ke tepian sungai untuk membuang sampah bekas membersihkan sawah.

“Usai melemparkan rerumputan ke sungai, ternyata ada buaya yang langsung menyambar kaki korban,” jelas Gatot, Selasa (8/11).

Buaya yang diperkirakan berukuran 3,5 meter itu menyeret korban ke tengah sungai yang lebarnya mencapai 50 meter lebih. “Perairan di sini memang dikenal merupakan habitatnya buaya muara,” ujarnya.

Melihat anaknya dimakan buaya, Ibunda Maulana, Fauziah (45), tanpa rasa takut, ia bergulat dengan buaya sepanjang 3,5 meter itu untuk menyelamatkan anaknya. Adik kandung Fauziah, Awahab (40) mengatakan, saat kejadian ia bersama Fauziah berada di lokasi kejadian.

“Fauziah melihat langsung saat kaki kiri Maulana sudah di mulut buaya, dia menjerit-jerit sambil berusaha merebut anaknya,” kata Awahab.

Mendengar suara jeritan itu, Awahab yang sebelumnya berada di sawah pun berlari menghampiri. “Saat saya mendekat, kakak saya sudah sangat dekat dengan buaya. Bahkan dia mencoba membuka mulut buaya tersebut,” katanya.

Khawatir Fauziah ikut menjadi korban, Awahab menyuruhnya mundur dan tetap memegangi tangan anaknya. Sementara dia menyerang buaya ganas itu dengan bambu. “Tidak ada senjata lain cuma ada bambu yang saya dapat dekat kejadian,” tuturnya.

Mendapat serangan Awahab, buaya tersebut bergerak berguling-guling. Fauziah yang memegangi tangan korban ikut melintir di pasir, mendekati pohon pedada yang berada di tepi sungai.

“Lalu saya bilang pada kakak saya, agar berpegangan ke pohon dan tidak melepaskan tangan Maulana,” tuturnya.

Sementara Awahab terus menghujani buaya tersebut pukulan dengan bambu. Usaha tersebut berhasil membuat buaya melepaskan gigitannya sehingga kaki Maulana keluar dari mulut buaya tersebut.

Namun, belum sempat menyelamatkan korban, buaya kembali menyerang dan kali ini menggigit badan korban.

“Saat mahluk itu menggigit badan Maulana, kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, buaya itu langsung lari ke tengah sungai. Cukup lama kami bergulat dengan buaya itu, lebih dari 15 menit,” kenangnya.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Tidak Bayar Upah Pekerja, Bupati Bintan akan Tindak Tegas Kontraktor

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak...

Selain Bintang Porno, Trump Disebut Kencani Model Playboy

Metrobatam, Jakarta - Majalah The New Yorker pada Jumat (16/2) menulis berita yang mengungkap bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga pernah memiliki...

Waketum MUI Zainut Tauhid: Tak Masalah Habib Rizieq Disambut di Bandara, Asal Tertib

Metrobatam, Jakarta - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid menilai rencana penyambutan Rizieq Shihab saat tiba di Indonesia bukan masalah. Hal...

Diiming-iming Uang Rp5 Ribu, Kakek Mesum Cabuli Bocah 12 Tahun

Metrobatam, Muratara - Perbuatan Bejat M. Yasid seorang kakek berusia 73 tahun terhadap seorang bocah berusia 12 tahun berinisial AS sungguh sangat memprihatinkan. Dengan diiming-iming...

Tafsir Warga Tionghoa: Tahun Anjing Tanah Bakal Banyak Gempa

Metrobatam, Jakarta - Tahun baru Imlek jatuh tepat pada Jumat (16/2). Sesuai kalender Tionghoa, tahun ini adalah shio anjing dengan elemen tanah. Menurut penuturan warga...

Kemhan RI Sudah Meneken Kontrak Pembelian 11 Sukhoi SU-35

Metrobatam, Jakarta - Indonesia telah menandatangani kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Sukhoi SU-35 dengan Rusia. Penandatanganan itu dilakukan pada Rabu (14/2) lalu di...

135 Hektar Lahan Sagu Terbakar, Polda Riau: Diduga Sengaja Dilakukan Perusahaan

Metrobatam, Pekanbaru-Kebakaran kembali terjadi di lahan yang diduga milik PT NSP (Nasional Sagu Prima) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Kebakaran di konsesi perusahaan...

KPK Didesak Awasi Penerbitan IUP terkait Pilkada

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk mengawasi dugaan maraknya penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) daerah terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Apalagi, di...

Jokowi Kritik Balik ‘Pengkritik Infrastruktur’

Metrobatam, Jakarta- Presiden Joko Widodo menegaskan pentingnya infrastruktur bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk di kawasan Papua. Infrastruktur, menurut dia, penting sebagai upaya menyejahterakan masyarakat. Jokowi...

Kebakaran di Siak Riau, 40 Unit Bangunan Ludes Dilalap Api

Metrobatam, Pekanbaru - Kebakaran hebat melanda di Kabupaten Siak Riau. Sebanyak 40 unit bangunan ruko dan rumah warga hangus dan rata dengan tanah dilalap...

Marak OTT, Bamsoet Minta Fokus pada Pengawasan Uang Negara

Metrobatam, Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta kepada pemerintah fokus pencegahan dan pengawasan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Hal itu sehubungan dengan maraknya...

Alami Kekeringan, Warga Aceh Utara Salat Minta Hujan 7 Malam Berturut-turut

Metrobatam, Lhokseumawe - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh melakukan kegiatan yasinan, zikir dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di...
BAGIKAN