Seorang Ibu Bergulat Lawan Buaya yang Terkan Anaknya, Maulana Tewas

Metrobatam, Banyuasin – Maulana (15) tewas dimangsa buaya di Sungai Kuala, Dusun Saka 3, Desa Santan Saru, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin. Kepala Desa Santan Sari, Gatot menjelaskan kejadian nahas tersebut berawal ketika korban berangkat dari rumahnya untuk membantu orangtua membersihkan rumput di sawah karena dalam waktu dekat akan masuk musim tanam.

Usai membersihkan sawah, sampah bekas rumput dan semak dari sawah tersebut dikumpulkan dan seperti biasa dihanyutkan ke sungai. Karena sudah sore, air sungai muara menjadi surut, yang awalnya sepinggang, menjadi daratan. Lalu korban turun ke tepian sungai untuk membuang sampah bekas membersihkan sawah.

“Usai melemparkan rerumputan ke sungai, ternyata ada buaya yang langsung menyambar kaki korban,” jelas Gatot, Selasa (8/11).

Buaya yang diperkirakan berukuran 3,5 meter itu menyeret korban ke tengah sungai yang lebarnya mencapai 50 meter lebih. “Perairan di sini memang dikenal merupakan habitatnya buaya muara,” ujarnya.

Melihat anaknya dimakan buaya, Ibunda Maulana, Fauziah (45), tanpa rasa takut, ia bergulat dengan buaya sepanjang 3,5 meter itu untuk menyelamatkan anaknya. Adik kandung Fauziah, Awahab (40) mengatakan, saat kejadian ia bersama Fauziah berada di lokasi kejadian.

“Fauziah melihat langsung saat kaki kiri Maulana sudah di mulut buaya, dia menjerit-jerit sambil berusaha merebut anaknya,” kata Awahab.

Mendengar suara jeritan itu, Awahab yang sebelumnya berada di sawah pun berlari menghampiri. “Saat saya mendekat, kakak saya sudah sangat dekat dengan buaya. Bahkan dia mencoba membuka mulut buaya tersebut,” katanya.

Khawatir Fauziah ikut menjadi korban, Awahab menyuruhnya mundur dan tetap memegangi tangan anaknya. Sementara dia menyerang buaya ganas itu dengan bambu. “Tidak ada senjata lain cuma ada bambu yang saya dapat dekat kejadian,” tuturnya.

Mendapat serangan Awahab, buaya tersebut bergerak berguling-guling. Fauziah yang memegangi tangan korban ikut melintir di pasir, mendekati pohon pedada yang berada di tepi sungai.

“Lalu saya bilang pada kakak saya, agar berpegangan ke pohon dan tidak melepaskan tangan Maulana,” tuturnya.

Sementara Awahab terus menghujani buaya tersebut pukulan dengan bambu. Usaha tersebut berhasil membuat buaya melepaskan gigitannya sehingga kaki Maulana keluar dari mulut buaya tersebut.

Namun, belum sempat menyelamatkan korban, buaya kembali menyerang dan kali ini menggigit badan korban.

“Saat mahluk itu menggigit badan Maulana, kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, buaya itu langsung lari ke tengah sungai. Cukup lama kami bergulat dengan buaya itu, lebih dari 15 menit,” kenangnya.(mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Pesan Wagub Kepri Saat Safari Ramadan Di Masjid Al Takwa

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Kepulauan Riau, Isdianto menggelar safari ramadan sekaligus buka puasa bersama dan pembagian santunan kepada anak yatim di...

Musim Mudik Lebaran 2018, Pemudik dari Batam Diprediksi Naik 5 Persen

Metrobatam.com, Batam - Jumlah penumpang pada musim mudik lebaran 2018 diprediksi naik 5 persen ke angka 277.901 orang. Prediksi ini dibuat berdasarkan rata-rata persentase...

THM di Batam yang Langgar Aturan Dapat SP1

Metrobatam.com, Batam - Pemerintah Kota Batam mengeluarkan aturan yang sama selama beberapa tahun terakhir terkait jam operasional usaha rekreasi dan jasa hiburan serta spa...

Pj Wako Tanjungpinang Safari Ramadhan di Masjid Al Munawwarah

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Ramadhan tahun ini dimanfaatkan Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM, untuk berkeliling dari masjid ke masjid melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan....

Harkitnas 2018, Pj Wako Tanjunginang : Terus Jaga Persatuan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penjabat Walikota Tanjungpinang, Drs. Raja Ariza, MM bertindak sebagai pembina upacara bendera peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Walikota Tanjungpinang,...

Diduga Swalayan Pinang Lestari Jual Mentega Planta yang Larang Diedar oleh BPOM

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Diduga Swalayan Pinang Lestari Tanjungpinang Jual Mentega Plantayang dilarang diedarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kasi pengawasan dan penindakan BPOM...

Bupati Bintan Himbau Pengusaha Hiburan Hormati Bulan Suci Ramadhan

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bintan, mengeluarkan Surat Edaran No. 460/Kesra/2018 tentang Himbauan Penertiban Dalam Rangka Bulan Suci Ramadhan 1439 H kepada...

Di Kepri, BPJS-TK Baru Cover 38 Persen Total Pekerja

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Hingga saat ini masih banyak pekerja formal atau pun informal yang belum menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (dulu...

NU: Anies Urus Pemerintahan DKI Saja, Tarawih Bisa Jalan Sendiri

Metrobatam, Jakarta - Rencana Pemprov DKI Jakarta menggelar salat tarawih berjemaah di Monas batal. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memindahkan lokasi tarawih ke Masjid...

Viral Sobekan Alquran di Jaksel, PBNU: Itu Adu Domba, Jangan Emosi

Metrobatam, Jakarta - Video potongan kertas yang disebut lembaran Alquran tersobek-sobek dan berserakan di Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Wasekjen PBNU...

Jokowi Tegaskan Perpres TKA untuk Perketat Perizinan Pekerja Asing di Indonesia

Metrobatam, Padang - Selepas memberikan sambutan penyerahan sertifikat hak atas tanah wakaf di Padang, Sumatra Barat, warga undangan yang sebagian besar terdiri atas pengurus...

PKS Bantah Tuduhan Dukung Terorisme: Bunuh Semut Saja Tak Boleh

Metrobatam, Jakarta - Faizal Assegaf melaporkan sejumlah elite PKS karena dituduh mendukung radikalisme dan terorisme di Indonesia. PKS pun menepis tudingan tersebut. "Ya nggak, atuh...
BAGIKAN