Metrobatam, Serang – Koruptor shelter tsunami Labuan Takwin Ali Muchtar mengembalikan uang yang dikorupsinya sebanyak Rp 4,678 miliar secara cash. Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang menyerahkan tumpukan uang tersebut kembali ke kas negara.

Selain Takwin, ada dua terpidana lain, yaitu Ahmad Gunawan dari KemenPUPR dan Wiarso Joko dari PT Tidar Sejahtera selaku project manager, yang divonis masing-masing 1 tahun 3 bulan.

Berikut ini perjalanan perkara shelter Labuan yang dirangkum detikcom, Rabu (23/1/2019):

2014

Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL) Dirjen Cipta Karya KemenPUPR menganggarkan pembuatan shelter tsunami Labuan, Pandeglang, sebesar Rp 18,2 miliar. Proyek ini dimenangi PT Tidar Sejahtera.

14 September 2015

Penyidik dari kepolisian Polda Banten mengusut pembangunan shelter Labuan. Hal ini karena pekerjaan yang dilakukan tidak sesuai dengan spesifikasi dan dokumen kontrak. Pekerjaan proyek ini juga beberapa kali terhenti. Pemenang proyek, pada 2015, pernah menghentikan proyek.

Penyelidikan kasus ini kemudian melibatkan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengecek apakah ada kerugian negara pada proyek tersebut. Hasilnya, ditemukan kerugian negara sebesar Rp 16 miliar. Pembangunan gedung 3 lantai ini dinilai gagal total atau total loss.

Baca juga: Cash! Koruptor Shelter Tsunami Banten Balikin Duit Korupsi Rp 4,6 M

Desember 2017

Kepolisian menetapkan 3 tersangka dalam kasus ini. Masing-masing Takwin Ali Muchtar selaku direktur PT Tidak Sejahtera , Ahmad Gunawan dari KemenPUPR, dan Wiarso Joko dari PT Tidar Sejahtera selaku project manager.

Januari 2018

Para tersanga kemudian ditahan di Rutan Klas II B Serang untuk menjalani proses persidangan.

25 Juni 2018

Para terdakwa divonis majelis hakim Tipikor Pengadilan Negeri Serang. Takwin divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Selain itu, ia divonis pidana tambahan denda Rp 4,716 miliar.

Sementara itu, Ahmad Gunawan dan Wiarso Joko divonis 1 tahun 3 bulan dan denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.

22 Desember 2018

Terjadi tsunami Selat Sunda yang menewaskan 437 korban. Selain itu, kurang-lebih 14.075 orang mengalami luka-luka dan 36.923 orang mengungsi.

Tsunami yang diakibatkan Gunung Anak Krakatau ini juga merusak 2.752 rumah, 92 penginapan dan warung, serta 510 perahu. Ada 147 kendaraan, baik mobil maupun motor, yang rusak.

23 Desember 2018 – 1 Januari 2019

Shelter tsunami di Labuan tak digunakan sebagai tempat berlindung dan pengungsi tsunami.

12 Januari 2019

Shelter tsunami Labuan yang dikorupsi minta dipergunakan untuk kegiatan mitigasi bencana oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo.

18 Januari 2019

Terpidana Takwin Ali Muchtar membayar uang pengganti kerugian negara Rp 4,687 miliar melalui bank di Serang.

22 Januari 2019

Kejaksaan Negeri menerima uang pengembalian kerugian negara untuk diserahkan ke kas negara. Kajari Serang Azhari mengatakan terpidana Takwin menyerahkan uang secara cash. Sertifikat sebagai jaminan pengembalian uang negara yang di persidangan lalu disita dikembalikan kembali oleh kejaksaan.

“Dia mengembalikan secara cash. Jadi sertifikat yang dalam persidangan disita untuk menutupi kerugian negara dikembalikan,” kata Kajari Serang Azhari. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Wabup Lingga Buka Secara Resmi Musrenbang Kecamatan Katang Bidare

Metrobatam.com, Lingga - Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga menggelar musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di gedung pusat oleh - oleh Desa Benan, Jumat (15/2/2019). Berkesempatan hadir...

Polres Tanjungpinang Tangkap Pelaku Setubuhi Anak Bawah Umur

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungpinang berhasil mengamankan dua orang tersangka berinisial H (41) dan M (19) yang melakukan Tindak Pidana Persetubuhan anak dibawah...

2 Pelaku Judi Sie Jie di Kijang Kota Diciduk Polisi

Metrobatam.com, Bintan - Kepolisian Resor Bintan  melalui Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Yudha Suryawardana, S.IP, M.Si  gelar press release terkait pengungkap kasus perjudian yang terjadi di...

Dialog dengan BP Batam, Pelaku Usaha Keluhkan Izin Ekspor dan Sertifikasi SNI

Metrobatam.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam melaksanakan dialog dengan para pelaku usaha, Jumat (15/2/2019) siang, di ruang Balairung Sari lantai 3 gedung Bida Utama...

Polda Kepri Tangkap Pengendali Kurir Sabu Antar Provinsi dan Amankan Sabu 2.021 Gram

Metrobatam.com, Batam - Polisi daerah (Polda) Kepri laksanakan Konferensi Pers pengungkapan Tindak Pidana Narkotika jenis Sabu seberat 2.021 gram oleh Kabidhumas Polda Kepri, Kombes...

Sigap, Polsek Tanjungpinang Timur Langsung Bersihkan Pasir di Simpang Batu 8

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai bentuk resposif dalam menanggapi keluhan masyarakat Polsek Tanjungpinang Timur membersihkan pasir yang ada di Persimpangan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Jumat(15/2)...

Ditresnarkoba Polda Kepri Musnahkan 293 Gram Sabu

Metrobatam.com, Batam - Ditresnarkoba Polda Kepri melaksanakan kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika, Jumat (15/2/2019). Adapun barang bukti yang dimusnahkan yaitu 4 kapsul berisikan sabu...

Polda Kepri Teken MoU Bersama Non dan Lembaga Pemerintah

Metrobatam.com, Batam - Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kepolisian Daerah Kepulauan Riau dengan Lembaga Pemerintah dan Non Lembaga Pemerintah, Kamis (14 /2/2019) di Hotel Best...

Haedar Nashir: Ambisi Politik Lunturkan Keadaban Bangsa

Metrobatam, Bengkulu - Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan belakangan ini keluhuran adab bangsa dilunturkan dengan ambisi politik. Padahal, kata dia,...

Klarifikasi Lengkap Bukalapak dan Achmad Zaky

Metrobatam, Jakarta - Bukalapak dan Achmad Zaky, selaku CEO dan founder e-commerce itu, memberikan klarifikasi resmi terkait keriuhan akibat kata-kata "presiden baru" pada sebuah...

Di Tanwir Muhammadiyah, Jokowi Singgung Jan Ethes hingga PKI

Metrobatam, Bengkulu - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memukul beduk sebagai tanda resmi membuka Tanwir Muhammadiyah, Jumat (15/2). Dalam kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan 'kedekatannya' dengan...

Pekik ‘Prabowo Presiden’ Terdengar di Masjid Kauman Semarang

Metrobatam, Semarang - Teriakan "Prabowo presiden" sempat terdengar beberapa kali dari dalam Masjid Kauman Semarang, Jumat (15/2), usai calon presiden Prabowo Subianto menunaikan ibadah...