Sering Terjadi Kecelakaan, Ini Jalan di Batam, Disebut Angker

2832
Ilustrasi

Metrobatam.com, Batam – Jalan Raya Sei Temiang Hutan Mata Kucing Tiban Sekupang menuju Batu Aji atau sebaliknya merupakan jalan yang ramai dilalui pengendara mobil dan motor di siang hari. Namun demikian jalan raya Sei Temiang mata kucing tidak sepenuhnya aman, seperti fenomena akhir-akhir ini, tentang seringnya terjadi kecelakaan di jalan.

Kecelakaan tersebut terjadi mungkin karena keteledoran pengemudinya dan jalan berlobang. Namun kecelakaan demi kecelakaan yang sudah banyak korban jiwa.

Kecelakaan terjadi lebih dikaitkan dengan kisah mistis dan angker tentang jalan raya Sei Tamiang Hutan Mata Kucing tersebut. Berikut beberapa kisah mistis dari jalan raya Sei Temiang mata Kucing yang bikin merinding.

Setiap memasuki tengah malam lokasi ini menjadi lokasi yang sangat menakutkan dan angker untuk dilewati. Beberapa kecelakaan kendaraan kerap terjadi di lokasi ini. Bahkan beberapa pengendara yang melintas pada malam hari pernah melihat sosok wanita yang berdiri di pinggir jalan.

Disepanjang Jalan Sei Temiang Mata Kucing menuju Tiban, yang paling terkenal dengan keangkerannya adalah di dekat Pemakaman Umum sampai ke Hutan Mata Kucing. Para sopir dan pengendara motor yang melintasi jalur tersebut kerap melihat sosok wanita atau kuntilanak.

Kejadian mistik Apex salah seorang pengendara motor yang bekerja di Kawasan Aviari menceritakan “Tiap malam saya melewati jalur itu untuk pulang ke bengkong, pada waktu itu hari kamis jam 11 malam cuaca pada malam itu gerimis, setelah saya melewati 200 meter dekat tikungan setelah pamakaman umum Sei Tamiang menuju Tiban, ada sosok seorang wanita berbaju putih dipinggir jalan dengan muka yang pucat dan saya langsung manambah laju motor saya sambil berdoa” Ungkap Apex

Kejadian mistis Juga dialami oleh seorang supir taksi yang mankal di pujasera Kawasan Nagoya, Ia menceritakan kisah mistis yang pernah dialaminya ini kepada penulis.

Kisah menyeramkan yang terjadi dimalam hari nan sunyi di kala itu, diawali ketika ia selesai mengantar penumpangnya ke kawasan Galangan Kapal Tanjung Uncang. Mau kembali ke pangkalan di simpang dekat kawasan Bintang Industri. Seorang wanita menyetop taksinya yang minta diantar ke Tiban.Didalam taksi penumpangnya itu tidak banyak berbicara dan sudah sampai di dekat hutan Mata Kucing, dia menengok ke belakang penumpangnya wanita sudah tidak ada dan hanya meninggalkan bau Amis di dalam mobil taksi tersebut.

Beberapa warga mempercayai kuntilanak itu yang menyebabkan banyak terjadi kecelakaan. Kuntilanak itu sering berdiri di pinggir jalan sambil menatap tajam pengendara. Saking tajamnya tatapan kuntilanak itu membuat para pengemudi terhipnotis dan kehilangan kendali hingga akhirnya terjadi kecelakaan.

Akan tetapi, terlepas dari fenomena gaib,mistik dan mitos yang terjadi rajinlah berdoa dan berserah diri hanya pada Tuhan yang maha Kuasa.

 

(&Y)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Bakamla Selamatkan Rombongan Kemendes yang Terombang-Ambing 8 Jam di Perairan Tarakan, Ini Kronologinya

Metrobatam, Jakarta - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berhasil menyelamatkan sebagian rombongan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang...

Ini Istana Bos First Travel yang Terlilit Utang Rp 80 M dan Tipu Calon...

Metrobatam, Jakarta - Polisi telah menetapkan bos First Travel, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Devitasari Hasibuan, sebagai tersangka kasus penipuan perjalanan umrah. Meski diketahui...

Seperti Ini Bahagianya Warga di Perbatasan yang Akhirnya Bisa Nikmati Listrik

Metrobatam, Atambua - Sudah dua tahun ini listrik hadir di Desa Naekake, salah satu desa di wilayah perbatasan Republik Indonesia-Timur Leste di Provinsi Nusa...

Kecewa Kontrak Kerja Tidak Diperpanjang, Mantan Pegawai Bakar Kampus Universitas Malikussaleh

Metrobatam, Aceh Utara – Pelaku pembakaran Gedung Rektor Universitas Malikussaleh (Unimal), di Gampong (Desa) Kecamatan Muara Baru, Kabupaten Aceh Utara, berinisial S mengaku kecewa...

Bekuk 5 Bandar Narkoba di Aceh Utara, BNN Sita 40 Kg Sabu

Metrobatam, Lhokseumawe - Badan Narkotika Nasional (BNN) membekuk 5 bandar narkoba di Aceh. Sebanyak 40 kilogram sabu disita dalam penangkapan tersebut. Awalnya, penangkapan dilakukan terhadap...

FPI Doakan Musuh Rizieq Shihab Dihancurkan, Anis Doakan Rizieq Panjang Umur

Metrobatam, Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) mendoakan semua musuh dan orang yang memfitnah Rizieq Shihab dalam perayaan hari ulang tahun ke-19 FPI. Berdasarkan...

Korban First Travel Minta Pemerintah Bantu Kembalikan Uang Jemaah

Metrobatam, Jakarta - Jemaah korban dugaan penipuan perjalanan umrah First Travel meminta pemerintah turun tangan membantu pengembalian dana jemaah yang sudah disetorkan. Hingga saat...

Zaskia Gotik Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72 di Bintan

Metrobatam.com, Bintan - Malam Ramah Tamah dan Hiburan Rakyat Kabupaten Bintan 2017 sempena HUT Kemerdekaan RI ke 72 berlangsung sangat meriah. Hal itu terlihat,...

DPRD Kepri Sahkan Ranperda Keuangan dan Administrasi DPRD

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Riau akhirnya mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Hak-Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota...

Dibandingkan Batam, Turis Singapura Pilih Liburan ke Johor Baru Malaysia

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat Singapura ternyata masih memilih Johor Baru, Malaysia sebagai destinasi akhir pekan mereka. Hal ini terlihat dari banyaknya wisatawan Singapura yang...

Curhat Jemaah First Travel di DPR: Uang Habis hingga Ibu Meninggal

Metrobatam, Jakarta - Korban jemaah umrah First Travel mengadu ke Komisi VIII DPR. Korban mengadu dengan kerugian yang bervariasi bahkan ada keluarganya yang meninggal...

Ketua MUI: Indonesia Bukan Darul Islam

Metrobatam, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'aruf Amin menyata0kan bahwa Indonesia adalah negara kesepakatan dari berbagai golongan masyarakat, hingga akhirnya merdeka...