Setya Novanto Bungkam Usai Berkas Perkaranya Dinyatakan Lengkap

1000

Metrobatam, Jakarta – Tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto enggan angkat bicara alias bungkam setelah berkas perkara penyidikannya dinyatakan lengkap atau P21 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua DPR RI tersebut rampung menandatangi kelengkapan berkas perkara penyidikannya pada siang ini, sekira pukul 11.10 WIB. Kali ini, Novanto didampingi tim kuasa hukumnya dalam proses penandatangan kelengkapan berkas perkara.

Sejumlah tim kuasa hukum yang mendampingi Novanto yakni, Fredrich Yunadi, Otto Hasibuan, dan Maqdir Ismail. Maqdir mengakui bahwa KPK telah melengkapi berkas perkara penyidikan kliennya itu.

“P21 itu sudah, jadi sekarang ini proses penanganan perkara beliau itu dari penyidik ke penuntut umum,” kata Maqdir di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (6/12).

Pantauan di lapangan, Novanto yang mengenakan kemeja putih dibalut rompi tahanan KPK tidak lagi membawa map. Dia langsung buru-buru masuk kedalam mobil tahanan dan enggan menanggapi sejumlah pertanyaan awak media.

Diketahui, Setya Novanto resmi menyandang status tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP sejalan telah diterbitkannya surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas nama Setya Novanto pada 31 Oktober 2017.

Novanto selaku anggota DPR disangka bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustinus, Irman, dan Sugiharto menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi terkait proyek pengadaan e-KTP.

KPK Ungkap Alasan Tolak Jenguk Setnov

Sebelumnya KPK menolak sejumlah kader Partai Golkar maupun anggota DPR untuk menjenguk Ketua DPR Setya Novanto yang telah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) sejak dua pekan lalu. Penolakan tersebut dilakukan demi kelancaran penanganan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP yang menjerat Setnov.

“Pokoknya demi proses kelancaran, proses penanganan perkara. Secara umum begitu. Untuk detailnya tak bisa disampaikan,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha di gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/12).

Priharsa mengatakan, nama-nama kader Golkar maupun anggota DPR yang telah diajukan kuasa hukum Setnov agar bisa menjenguk telah ditolak penyidik KPK. Namun, Priharsa mengaku tak mengetahui nama-nama para pihak yang ingin membesuk Ketua Umum nonaktif Partai Golkar itu.

“Kan ada pertimbangan penyidik. Siapa-siapa saja yang dapat jenguk. Sampai saat ini ada permohonan masuk dan ditolak,” tuturnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Setnov, Fredrich Yunadi menyatakan penyidik KPK belum memberikan izin kepada kader Partai Golkar maupun anggota DPR untuk menjenguk kliennya.

Menurut Fredrich, dirinya sudah mengajukan nama-nama kader Golkar yang ingin bertemu dengan Setnov kepada penyidik KPK sejak 23 November 2017 lalu. Sejauh ini baru keluarga dan tim kuasa hukum yang diperkenankan menjenguk tersangka dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP tersebut.

Setnov sudah dua pekan meringkuk di Rutan KPK. Dia ditahan sembari menunggu praperadilannya diputus PN Jakarta Selatan. Di satu sisi, KPK mengejar waktu untuk membereskan surat dakwaan. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Masjid Asy Syuhadaa Tering Raya Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Metrobatam.com, Batam - Sebagai ummatnya sudah seharusnya kita senantiasa mencontoh dan mengikuti baginda Rasulullah SAW. Terlebih sebagai insan pilihan, pada Rasulluah memang ada contoh...

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sumsel Bertambah Jadi 5 Orang

Metrobatam, Palembang – Selain menangkap dua terduga teroris di Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan, yaitu Abdul Qodir alias Yaziz dan M Suriadi, Detasemen Khusus...

Istri Mantan Sekretaris MA Jadi Staf Ahli MenPAN-RB, KPK Tak Dilibatkan

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku tak diminta tanggapannya soal pengangkatan Tin Zuraida sebagai Staf Ahli MenPAN-RB. Padahal, KPK biasanya dilibatkan untuk...

Ditemukan Jutaan Pil Zenith di Sampit, Mabes Polri Turun Tangan

Metrobatam, Sampit - Markas Besar (Mabes) Polri turun tangan membantu pengembangan penyelidikan temuan 3,7 juta butir carnophen atau zenith di Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin...

IKLA Batam Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang

Metrobatam.com, Batam - Warga Luak Agam Kota Batam diajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad SAW dalam bersikap di kehidupan sehari-hari. Itu karena sikap Rasulullah...

Beroperasi Juni 2018, 5 Stasiun LRT Palembang Siap Digunakan

Metrobatam, Palembang - Progres pembangunan Light Rain Transit (LRT) Palembang telah memcapai 76 persen dan siap beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Namun, hanya akan...

Densus 88 Tangkap Seorang Warga di Kalbar, Ini Alasannya

Metrobatam, Pontianak - Akibat sering melakukan postingan tentang jihad selama kurang lebih 3 tahun, KT (45) warga Kabupaten Landak, Kalbar yang ditangkap Tim Densus...

Presiden Prancis Minta Israel Hentikan Pembangunan di Yerusalem

Paris - Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Paris. Dalam pertemuan tersebut Macron meminta Israel menghentikan pembangunan di...

Barcelona Kalahkan Sepuluh Pemain Villarreal 2-0

Metrobatam, Jakarta - Barcelona sukses mengalahkan Villarreal 2-0 di jornada ke-15 La Liga Spanyol. Blaugrana menang usai The Yellow Submarine bermain dengan sepuluh orang...

Kapolda Sumsel Benarkan 2 Terduga Teroris Ditangkap Densus 88

Metrobatam, Pelembang - Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Inspektur Jenderal (Irjen) Zulkarnain Adinegara membenarkan adanya penangkapan dua orang warga Ogan Ilir diduga terlibat kasus terorisme. "Ya...

Guardiola Heran Mourinho Selalu Mengeluhkan Wasit

Manchester - Musim lalu protes Jose Mourinho soal wasit mengiring kekalahan Manchester United di laga derby. Hal yang sama baru saja terulang dan di...

Banjir Bandang Terjang Solok, 1 Orang Hilang Tertimbun Longsor

Metrobatam, Solok - Dua kecamatan wilayah Kabupaten Solok, Sumatera Barat dilanda banjir bandang dan tanah longsor Sabtu 9 Desember 2017 malam. Akibat bencana tersebut...
BAGIKAN