Istanbul – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan perintah pembunuhan wartawan Jamal Khashoggi berasal dari ‘level tertinggi pemerintaha Saudi’. Dia pun ingin agar sosok tersebut segera diungkap.

Erdogan dalam tulisan editorial opini pada surat kabar Amerika, The Washington Post, seperti dilansir Reuters, Senin (5/11), menyebut dirinya tidak percaya ‘sedetik pun’ Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud adalah orang yang telah memerintahkan pembunuhan Khashoggi.

   

“Kita juga tahu bahwa individu-individu tersebut datang untuk melaksanakan perintah mereka: Bunuh Khashoggi dan pergi. Akhirnya, kita tahu bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi datang dari level tertinggi pemerintah Saudi,” tegas Erdogan, tanpa menjelaskan lebih lanjut siapa yang dia maksud.

Erdogan menahan diri dengan tidak menuding langsung putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Seperti diketahui MBS dicurigai banyak pihak ikut bertanggung jawab atas pembunuhan Khashoggi.

Khashoggi (60) merupakan jurnalis senior dan kolumnis The Washington Post yang kritis terhadap kebijakan pemerintah Saudi dan putra mahkotanya.

Khashoggi tewas dibunuh setelah masuk ke Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober lalu. Otoritas Saudi telah mengakui bahwa Khashoggi dibunuh dalam aksi yang telah direncanakan. Otoritas Saudi sendiri telah menahan 18 orang dan memecat lima pejabat terkait penyelidikan kasus ini.

Informasi yang disampaikan surat kabar propemerintah Turki, Sabah, seperti dilansir Hurriyet Daily News, Senin (5/11/2018), menyebut bahwa tim Saudi beranggotakan 11 orang tiba di Istanbul pada 11 Oktober atau sekitar sembilan hari setelah Khashoggi dibunuh. Terdapat pakar kimia bernama Abdulaziz Aljanobi dan pakar toksikologi bernama Khaled Yahya Al-Zahrani dalam tim itu.

“Tim datang ke Istanbul bukan untuk mencari titik terang terkait pembunuh, tapi untuk menghancurkan bukti,” sebut sejumlah sumber keamanan yang dikutip surat kabar Sabah dalam laporannya pada Senin (5/11) waktu setempat.

Kedua pakar asal Saudi itu disebut surat kabar Sabah sebagai ‘pembersih’. Dilaporkan sumber keamanan tersebut bahwa kedua pakar Saudi itu mendatangi Konsulat Saudi di Istanbul — yang menjadi lokasi Khashoggi dibunuh — setiap hari selama satu pekan, sebelum terbang meninggalkan Turki pada 17 Oktober lalu. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pemeliharaan Jaringan Listrik, Ini Wilayah yang Dilakukan Pemadaman di Tanjungpinang dan Bintan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Wilayah cabang Kota Tanjungpinang berencana melakukan pemadaman di seluruh wilayah Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Pemandaman ini tertuang bertujuan...

Kominfo Humas Lingga Apresiasi Program KSP Diskominfo Kepri

Metrobatam.com, Lingga - Laju arus globalisasi dewasa ini semakin tak terbendung, hampir di semua lini kehidupan sudah terintegrasi dengan teknologi tak terkecuali di sektor...

Jangan Kaget, Daik Lingga Tak Ada Warnet

Metrobatam.com, Lingga - Tidak seperti kota lainnya, ibukota Daik Lingga memang terlihat nyaman dan tenteram. Dikategorikan sebagai daerah yang jauh dari hiruk pikuk layaknya kota-kota...

Besok, AJI Tanjungpinang Gelar Aksi Tolak Remisi Pembunuh Wartawan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang akan menggelar aksi menolak pemberian remisi pembunuh wartawan Radar Bali, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa, I...

#WelcomeBackBTP Merangsek Jadi Topik Terpopuler di Dunia

Metrobatam, Jakarta - Hastag atau tanda pagar (tagar) #WelcomeBackBTP sempat merangsek jadi topik yang hangat dibicarakan di media sosial skala dunia. Ya, hal ini...

Salam 3 Jari Ahok saat Bebas dari Penjara

Metrobatam, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah resmi bebas dari penjara. Dia melakukan salam tiga jari saat proses administrasi di Rutan Mako Brimob. Dilihat...

Ini 5 Fakta Mengerikan Pemerkosaan dan Pembakaran Inah di Palembang

Metrobatam, Jakarta - Malang nian nasib Inah Antimurti (20). Perempuan janda satu anak ini diperkosa lalu dibakar mayatnya gegara utang piutang. Mayat Inah awalnya ditemukan...

Polisi Tunggu Dewan Pers soal Tabloid Indonesia Barokah

Metrobatam, Jakarta - Polisi menyerahkan kasus beredarnya tabloid Indonesia Barokah ke Dewan Pers lebih dahulu untuk sebelum melakukan penilaian. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas...

Soal Pembebasan Ba’asyir, Pemuda Muhammadiyah: Jangan Perkeruh Suasana

Metrobatam, Jakarta - PP Pemuda Muhammadiyah meminta pemerintah menjelaskan secara jelas soal rencana pembebasan Abu Bakar Ba'asyir, apalagi rencana pembebasan itu sudah diumumkan ke...

Kiai Sepuh NU Isyaratkan All Out Menangkan Jokowi-Ma’ruf

Metrobatam, Surabaya - Kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) bersilaturahmi dengan cawapres Ma'ruf Amin di Surabaya. Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar mengatakan kiai Ma'ruf...

KPK OTT Bupati Mesuji, Total 8 Orang Diamankan dan 1 Dus Uang

Metrobatam, Jakarta - Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung, total ada delapan orang dan satu dus barang bukti berupa uang diamankan KPK. Salah...

Menhan Tegaskan Ba’asyir Harus Berikrar Setia NKRI

Metrobatam, Jakarta - Pembebasan bersyarat terpidana terorisme Abu Bakar Ba'asyir belum diputuskan karena ketentuan yang belum terpenuhi, yakni ikrar setia kepada NKRI. Menteri Pertahanan...