Siapa yang Disindir Kaesang ‘Dasar Ndeso’?

Metrobatam, Jakarta – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dilaporkan ke polisi karena ujaran ‘dasar ndeso’ dalam vlog di akun Youtube miliknya. Di video tersebut, Kaesang memang menyebut frasa ‘dasar ndeso’. Siapa yang disindir Kaesang?

“Ya, namanya Kaesang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat ditanya apakah Kaesang yang dilaporkan itu adalah putra Jokowi, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (5/7).

Terkait ucapan ‘Dasar Ndeso’ memang pernah dilontarkan oleh Kaesang dalam video yang berjudul #BapakMintaProyek. Video diunggah Kaesang pada 27 Mei 2017 dan telah dilihat 1.442.057 kali.

Dalam video berdurasi 2.40 menit itu, Kaesang mengkritik praktik nepotisme dan intoleransi. Video diawali dengan adegan Kaesang yang merayu bapaknya untuk memberi proyek melalui telepon.

Berikut dialog bagian awal Kaesang dalam vlog #BapakMintaProyek:

Kaesang: Halo Bapak, Bapak! Mbok Kaesang minta proyek triliunan Bapak yang ada di pemerintah. Kaesang udah bosen sama YouTube dapatnya uangnya kecil melulu. Kaesang minta Bapak ya.

Bapak: Opo toh, le? Mau sukses sama kaya, ya kerja keras toh. Mosok pengin penake thok? Sana ngurusin Markobar sana (Apa sih nak? kalau mau sukses dan kaya, ya kerja keras lah. Masa mau enaknya saja? Sana urus Markobar sana).

Kaesang: Markobar itu bukan punyaku Bapak

Bapak: Oh bukan toh?

Kaesang: Bukan bapak. Bukan

Bapak: Dek, Bapak ada pesan yang penting buat kamu.

Kaesang: Kenapa Bapak jadi serius begini toh?

Bapak: Bapak minta pulsa ya. Pulsa bapak abis

Emangnya masih jaman minta proyek sama orangtua yang di pemerintahan. Dasar ndeso! Ini kayaknya harus disensor Dasar Ndeso. Biar lebih sopan.

Malu dong sama embel-embel gelar yang kalian dapet dari kuliah. Apalagi kuliahnya di luar negeri. Balik ke Indonesia bukannya membangun lebih baik malah ngehancurin. Dasar ndeso!

Katanya mau berbakti untuk nusa dan bangsa. tapi yang ada apa malah ngehancurin semuanya. bukan begini caranya membangun indonesia yang lebih baik.

Usai itu, Kaesang kemudian berganti topik. Ia pun mengambil salah satu contoh video yang mempertunjukkan soal intoleransi. “Ini adalah salah satu contoh betapa buruknya generasi masa depan kita,” kata Kaesang.

“Bunuh, bunuh, bunuh si Ahok. Bunuh si Ahok sekarang juga!” begitu kata anak-anak yang pawai di video yang diperlihatkan Kaesang.

“Di sini aku bukannya membela Pak Ahok. Tapi aku mempertanyakan kenapa anak seumur mereka begitu. Sangat disayangkan kenapa anak kecil seperti mereka itu sudah diajarkan untuk menyebarkan kebencian? Apaan itu? Dasar ndeso! Ini ajaran siapa coba? Dasar Ndeso! Nggak jelas banget. Ya kali ngajarin ke anak-anak untuk mengintimidasi dan meneror orang lain. Mereka adalah bibit-bibit penerus bangsa kita. Jangan sampai kita kecolongan dan kehilangan generasi terbaik yang kita punya.

Untuk membangun Indonesia yang lebih baik, kita itu harus kerja sama, ya, kerja sama (sambil memegang jempol tangan kirinya dengan tangan kanan), bukan malah saling menjelek-jelekkan, mengadu domba, mengkafir-kafirkan orang lain. Bukan malah tadi ada kemarin tuh, yang nggak mau mensalatkan padahal sesama muslim karena cuma perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso!

Kita itu Indonesia, kita itu hidup dalam perbedaan. Salam kecebong.”

Berdasarkan surat LP yang beredar di internet, pelapor Muhammad Hidayat melaporkan Kaesang dengan pasal penodaan agama dan ujaran kebencian sara. Kata-kata yang menjadi dasar pelaporan adalah ‘Mengadu-ngadu domba dan mengkafir-kafirkan, nggak mau mensholatkan padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin, apaan coba, dasar ndeso’.

Terlepas dari pembuktian pernyataan itu sebagai ujaran kebencian dan penodaan agama, siapa sebenarnya pihak yang disindir Kaesang dalam video itu?(mb/cnn indonesia)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

BPJS Kesehatan Fasilitasi Peningkatan Kompentensi Dokter

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Sebagai badan hukum publik yang lebih dari empat tahun mengelola Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan...

Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pengurus Parpol Dilarang Jadi DPD di Pemilu 2019

Metrobatam.com, Jakarta - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) I Dewa Gede Palguna menegaskan peraturan yang melarang pengurus partai politik menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah mulai berlaku sejak...

490 Anak di Kepri Positif Terjangkit Penyakit Campak dan Rubella

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Dalam kurun tiga tahun terakhir, tercatat 490 anak di Provinsi Kepri positif terjangkit penyakit campak dan rubella dengan rincian campak 270...

Pemko Tanjungpinang Segera Pecat 11 ASN Terlibat Tindak Pidana Korupsi

Metrobatam.com, Tanjunfpinang - Pemerintah Kota Tanjungpinang segera memecat 11 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat korupsi. Sekda Kota Tanjungpinang, Riono di Tanjungpinang, Rabu menyatakan, putusan tersebut...

Bupati Bintan Apri Sujadi Tegaskan Penerimaan CPNS 2018 Bebas Calo

Metrobatam.com, Bintan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau resmi membuka penerimaan formasi CPNS Tahun 2018 dengan kuota sebanyak 250 formasi. Dari jumlah itu,...

Masyarakat dan Aparat Harus Solid, Bekerjasama dan Bersinergi untuk Pemilu Damai

Metrobatam.com, Batam - Masyarakat dan aparat keamanan serta unsur pemerintah di Provinsi Kepulauan Riau harus solid. Pesan ini disampaikan Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap...

204 Pejabat JFT Provinsi Kepri Dilantik

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur dengan masing-masing rincian sesuai jabatan yang diemban, sebanyak 204 orang ASN dilantik sebagai pejabat Jabatan Fungsional Tertentu...

Kementerian Pariwisata RI Apresiasi Moon Cake Festival 2018

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Penyelenggaraan Moon Cake Festival 2018 yang kembali digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang mendapat apresiasi dari Kementerian Pariwisata Republik...

Gubernur Kepri Minta Para Wartawan Jadi Garda Terdepan Perangi Hoax

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan dirinya merasakan betul kehadiran dan peran serta wartawan dalam pembangunan. Para wartawan terus menyampaikan berbagai pesan...

Bhinneka Life Gelar Literasi Perencanaan Keuangan Guru SLTA di Bukittinggi

Metrobatam.com, Bukittinggi - Perusahaan asuransi jiwa dengan jaringan operasi luas di Indonesia, Bhinneka Life menyelenggarakan kegiatan literasi perencanaan keuangan bagi puluhan guru mata pelajaran...

Jabatan Danyonmarhanlan IV TPI Diserahterimakan

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Jabatan Komandan Batalyon Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) IV TPI diserahterimakan dari Mayor Mar Yudo Herdyanto, M.Tr.Hanla., kepada Komandan Pasmar (Danpasmar) 1 Brigjen...

Abdul Basyid Has : Hari PMI adalah Hari Kesalehan Sosial

Metrobatam.com, Batam - Memperingati hari Palang Merah Indonesia (PMI), Abdul Basyid Has, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghimbau masyarakat untuk...
BAGIKAN