Metrobatam, Jakarta – Ditjen Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami memimpin sidak di Lapas Sukamiskin. Dari sidak tersebut, ada uang dengan total Rp 102 juta ditemukan di dalam kamar para tahanan.

Berdasarkan pantauan, sidak telah dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu (22/7). Ratusan petugas dari berbagai lapas di wilayah Jawa Barat, seperti Lapas Jelekong dan lapas lainnya ikut dikerahkan dalam sidak tersebut.

   

Ratusan petugas tersebut menyisir setiap kamar para tahanan. Tidak terkecuali kamar tahanan terpidana kasus korupsi. Sekitar pukul 22.55 WIB sidak selesai digelar.

Hasilnya cukup mengejutkan. Berbagai barang seperti lemari es, televisi, speaker, kompor gas, tabung gas, microwave, dispenser, alat-alat masak hingga uang tunai dengan total Rp 102 juta ditemukan dalam sidak tersebut. Padahal berdasarkan aturan, barang-barang tersebut tidak boleh masuk ke dalam Lapas.

“Tadi cukup kondusif (narapidana) memberikan ruang cukup untuk dilakukan penataan hal-hal tidak boleh apa yang ada di dalam kamar,” kata Sri Puguh, usai sidak.

Dia juga menyebutkan, dalam sidak tersebut ditemukan uang dengan total sebesar Rp 102 juta. Uang tersebut, ditemukan di dalam kamar para tahanan. Namun dia tidak merinci uang tersebut didapat dari kamar tahanan korupsi atau tahanan lainnya.

“Tidak boleh ada peredaran uang. Nanti (uang ini) diregister, terus kalau ada keluarganya (narapidana) datang, bisa dikembalikan,” ujarnya.

Dia menambahkan, kegiatan ini sebagai upaya untuk perbaikan pasca operasi tangkap tangan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein oleh KPK. Selain menggelar sidak di Lapas Sukamiskin secara serentak pikanya juga menggelar sidak di lapas lainnya.

“Kita akan melakukan pembenahan. Sesuai instruksi Menteri Hukum dan HAM (Yasonna Laoly) di seluruh Indonesia. Kita akan kembalikan sesuai standar,” ucapnya.

Temukan Alat Komunikasi

Sementara di Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Dalam sidak tersebut, petugas mengeluarkan sejumlah barang elektronik, alat komunikasi hingga senjata tajam dari dalam kamar tahanan.

“Sebagaimana arahan, malam ini dikeluarkan barang- barang yang dilarang berada di dalam kamar tahanan, misalnya alat-alat yang menggunakan listrik baik yang dalam pemahamannya bermanfaat bagi warga binaan maupun yang membahayakan termasuk juga alat komunikasi, yang pastinya senjata tajam maupun benda-benda yang dapat membahayakan nyawa seseorang,” kata Kepala Lapas kelas I Cipinang R Andika Dwi Prasetya kepada wartawan di lokasi, Minggu (22/7).

Andika menjelaskan, sidak dilakukan pada malam ini sesuai dengan arahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Sebanyak 100 personel dikerahkan dalam sidak tersebut.

“Kurang lebihnya ada 100 personel yang ditugaskan untuk menggeledah terhadap kamar-kamar dan blok hunian tahanan ini,” ujarnya.

Menurutnya, sidak kali ini difokuskan di Blok Tipe III Wisma Wahyudim Suryobroto. Andika menjelaskan blok tersebut dihuni oleh warga binaan kasus tindak pidana kriminal umum, kasus narkotika, dan tindak pidana korupsi.

“Blok tersebut berisi 285 orang, terdiri dari 110 kamar. Yang mana penghuni blok yang kami geledah mereka yang dijatuhi hukuman 10 tahun ke atas, seumur hidup, dan pidana mati,” terangnya.

Dia menuturkan, hingga hari ini total penghuni Lapas Kelas 1 Cipinang sebanyak 3.646 orang. Menurutnya jumlah itu jauh melebihi kapasitas seharusnya lapas yang hanya 800 orang.

“Di mana kapasitasnya sendiri hanya 800 orang, bisa dibayangkan bahwa penghuni sangat jauh melebihi kapasitas yang ada,” tuturnya. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Disebut Prabowo BUMN Bangkrut, Ini Curhatan Dirut Garuda

Metrobatam, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto belum lama ini melontarkan penyataan yang cukup menghebohkan. Dia bilang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) satu persatu...

Lelang Jabatan Pemprov Jabar, 114 Orang Berebut 15 Posisi

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat meloloskan 114 pendaftar untuk melanjutkan proses seleksi terbuka pengisian 15 jabatan pimpinan tinggi pratama...

BPN Prabowo Ingin Selesai Damai, Kill the DJ Ngaku Belum Ditemui

Metrobatam, Yogyakarta - Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi di DIY menginginkan agar perkara lagu 'Jogja Istimewa' diselesaikan dengan musyawarah. Namun Marzuki Mohamad atau...

Yusril Ungkap Alasan Masuk Tim Pakar Debat Capres Jokowi

Metrobatam, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi klaim Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf yang menyebut namanya masuk dalam...

Awak Maskapai Malindo Air Terlibat Penyelundupan Narkoba ke Australia

Melbourne - Polisi di Melbourne berhasil membongkar sindikat narkoba internasional yang menggunakan awak maskapai Malindo Air dari Malaysia untuk menyeludupkan narkoba ke Australia selama...

Polisi Ungkap Gudang Narkoba di Apartemen Park View Jakarta

Metrobatam, Jakarta - Anggota Unit Narkoba Polsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat mengungkap gudang penyimpanan narkoba di Apartemen Park View, Kembangan Jakarta Barat. Kepala Polsek...

Ikatan Dai Aceh Sambangi KPU, Koordinasi soal Tes Baca Alquran

Metrobatam, Jakarta - Ikatan Dai Aceh menyambangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pagi ini. Mereka ingin berkoordinasi soal tes baca Alquran bagi capres-cawapres 2019. "Buat ngomongin...

Pesta Sabu , Aris Idol Ditangkap Polisi

Metrobatam, Jakarta - Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjung Priok menangkap Januarisman Runtuwenen (JR) alias Aris 'Indonesia Idol' atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Kabid...

Deputi KSP Tegaskan Jokowi Tak Biarkan Kasus HAM Terlantar

Metrobatam, Jakarta - Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardhani menegaskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tak pernah membiarkan kasus pelanggaran HAM masa...

6 Fakta Kill The DJ yang Murka Lagunya Dipakai Kampanye Tim Prabowo

Metrobatam, Jakarta - Kill The DJ alias Marzuki Mohamad, murka lagu 'Jogja Istimewa' dipakai kampanye tim Prabowo. Siapa Kill The DJ? Berikut fakta-fakta pria kelahiran...

Bawaslu Tegur KPU Soal Jokowi dan Prabowo Curi Start Kampanye

Metrobatam, Jakarta - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menegur Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan capres Joko Widodo dan Prabowo...

Ditawar Jadi PSK, Cita Citata Marah Banget

Metrobatam, Jakarta - Cita Citata rupanya pernah ditawar untuk jadi pekerja seks komersial (PSK). Marah besar, ia pun menolaknya mentah-mentah. "Banyak banyak banget, contohlah beberapa...