Sidang KM Karisma Terasa Janggal, Aktifis Mahasiswa Demo Kejati

449

Metrobatam.com, Tanjungpinang – Puluhan masa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis (GERAVIS) dan Gerakan Pemuda Daerah (GAPURA) dan Forum Demokrasi Mahasiswa (FDM) melakukan aksi damai di depan Kantor Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Dalam orasinya mereka menyampaikan beberapa kejanggalan yang terjadi pada penangkapan kapal KM. Karisma Indah dan KM. Kapal Bahari 1 yang terkait masalah penyeludupan, beras, gula, rokok, mikol dan barang bekas yang merupakan perbuatan melawan Hukum.

“Kita lihat penangkapan kapal KM.Karisma Indah dan KM.Kawal Bahari 1 yang heboh. Dilihat dari kasus ini, ada beberapa masalah dalam hal ini yaitu pelayaran, penyelundupan, Perdagangan. Namun yang naik cuma kasus pelayaran sehingga dakwaan yang muncul adalah melanggar UU No 17 tahun 2012 tentang pelayaran pasal 285 dengan anacam satu tahun penjara atau denda 200 juta,” papar Belly Massuara salah satu koodinator demo tersebut, Selasa (2/8)

Belly menjelaskan, kasus ini mencuat permukaan karena adanya dugaan pelepasan kapal KM. Karisma Indah oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri dengan alasan permohonan pinjam pakai kapal dengan alasan kapal akan diperbaiki. (docking,red).

“Kejati seharusnya membuat gelar perkara, karena melihat kasus ini ada kasus pelayaran yang disidik TNI AL dan ada kasus yang disidik Bea dan Cukai. Kami juga menduga adanya permainan dalam pelepasan kapal KM. Karisma Indah oleh pihak Kejati Kepri karena kedua kapal sama-sama mengajukan peminjaman kapal untuk perbaikan ,” tegasnya.
“Dengan adanya penyerangan di Pengadilan Negeri Tanjungpinang dan adanya pelarangan terhadap media meliput pesidangan oleh oknum preman, merupakan perbuatan yang tidak terpuji.

Bely juga meminta kasus penyelundupan beras, gula, rokok, mikol dan barang bekas yang jelas-jelas perbuatan melawan hukum harus segera diusut sejelas-jelasnya.

“Kami meminta kepada tim ahli mengecek dokumen kapal secara faktual karena ada indikasi pemalsuan dokumen surat kapal terkait tonase (GT) kapal. Apabila ada pemalsuan dokumen dengan mengurangi tonase (GT) maka telah terjadi kecurangan pajak dan itu mengakibatkjan kerugian negara,” tuturnya

Dalam kesempatan ini masa juga meminta kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus pemukulan kepada jurnalis saat meliput sidang penyelundupan tersebut. “Jangan sampai kasus ini ditimbun secara berlarut-larut dan jangan sampai kasus ini terjadi kembali di Pengadilan Negeri Tanjungpinang,” pintanya.

Masa kecewa berjanji akan menggelar aksi demo besok dengan jumlah masa yang lebih banyak lagi.
Aksi ini sendiri mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian yang diturunkan oleh Polres Tanjungpinang.(Budi Arifin).

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Pelopor Pertama di Kepri, Perangkat Desa di Bintan Terproteksi BPJS

Metrobatam.com, Bintan - Kabupaten Bintan menjadi pelopor pertama di Provinsi Kepri. Seluruh perangkat Desa hingga Jajaran RT/RW diproteksi oleh BPJS. Hal tersebut, ditandai dengan...

Tasyakuran dan Refleksi 2 Tahun Apri-Dalmasri, Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025

Metrobatam.com, Bintan - Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban...

Danlantamal IV Pimpin Upacara HUT KE-72 Pomal

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, S.E., M.M., memimpin jalannya upacara peringatan Hari...

Waspada! Beredar Lagi Surat Palsu Pengangkatan CPNS

Metrobatam, Jakarta - Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima konfirmasi surat perihal pengangkatan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Surat tersebut menjelaskan adanya pengangkatan calon...

Pengguna Internet di Indonesia Capai 143 Juta Orang

Metrobatam, Jakarta - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) hari ini (19/2) mengumumkan data survei penetrasi dan perilaku pengguna internet Indonesia sepanjang 2017. Data...

Nelayan di Belawan Mengamuk Bakar 8 Unit Kapal Pukat

Metrobatam, Medan - Nelayan mengamuk dan membakar 8 unit kapal pukat teri bermesin GT 5 di perairan Belawan, Kota Medan pada Senin (19/2). Mengamuknya para...

Demokrasi Defisit, Radikalisme Jadi Alternatif

Metrobatam, Jakarta - Kepala Pusat Penelitian Politik di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elisabeth menyatakan bahwa Indonesia mengalami kemunduran dalam berdemokrasi, dalam diskusi...

Dokter Nyatakan Penyerang Kiai Lamongan Idap Gangguan Psikis

Metrobatam, Surabaya - Anggota Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM dan Keamanan, Adies Kadir didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dan beberapa...

Bupati Bintan Hadiri Panen Raya Padi di Kawasan Pertanian Poyotomo

Metrobatam.com, Bintan - Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk...

Terduga Teroris Diklaim Lempar Bom Molotov ke Polsek Bontoala

Metrobatam, Jakarta - Salah satu terduga teroris yang diamankan Tim Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri di Indramayu, beberapa waktu lalu, mengaku sebagai pelaku pelemparan bom...

Sindikat Pencuri 2.640 Botol Infus Dibekuk Polisi di Aceh

Metrobatam, Banda Aceh - Kepolisian Resor (Polres) Lhokseumawe berhasil mengungkapkan jaringan sindikat pencurian sebanyak 2.640 botol cairan infus di Rumah Sakti Kasih Ibu, Kota...

BNN Tes Urine Prajurit TNI AD dan Polisi Militer

Metrobatam, Jakarta - Seluruh prajurit dan PNS Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Puspomad) dinyatakan bersih dari narkoba melalui pemeriksaan urine. Hal ini dilakukan dalam...
BAGIKAN