Simpan Sabu di Celana Dalam, Seorang Pria Diamankan Petugas Bea Cukai Tanjungpinang

7812

Metrobatam, Tanjungpinang – Petugas Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang berhasil menggagalkan seorang penumpang kapal berinisial Hendra (27) yang hendak menyelundupkan narkoba jenis sabu dari Malaysia di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Selasa 12 September 2017 sekira pukul 11.45.

Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut ditangkap petugas membawa sebanyak empat paket sabu seberat 173 gram saat hendak melewati metal detektor pelabuhan.

Informasinya, pelaku membawa sabu menggunakan kapal Ferry Sentosa 9 dari Pelabuhan Situlang Laut, Johor, Malaysia. Pelaku mencoba mengelabui petugas dengan cara menyembunyikan barang haram tersebut di dalam celana dalamnya. Namun, aksi pelaku berhasil digagalkan petugas yang curiga dengan gerak-gerik pelaku saat melewati metal detektor. Dari layar pengintai, petugas melihat di tubuh pelaku berbentuk paketan di sekitar bagian kemaluannya. Petugas yang curiga langsung melakukan penggeledahan terhadap tubuh pelaku sehingga menemukan empat paket sabu.

Kepala Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang Duki Rusnadi mengatakan, petugas melakukan penegahan terhadap pelaku psikotropika golongan 2 berupa Methaphetamine (sabu). Setelah dicurigai, petugas Hendra langsung dilakukan pemeriksaan fisik (body taping). Dari hasil pemeriksaan petugas ditemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam celana dalam pelaku.

“Selanjutnya, petugas membawa Hendra ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Duki di kantor Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang.

Dia menyampaikan, berdasarkan pengakuan Hendra barang haram tersebut diberikan oleh inisial D Warga Negara Malaysia di Malaysia dengan tujuan barang tersebut hendak dibawa ke Lombok melalui Tanjungpinang. Dia menuturkan, pengakuan pelaku seorang Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia. “Pelaku seorang kurir dan pemakai sabu,” ujar dia.

Duki menambahkan, akibat perbuatan Hendra telah melanggar Pasal 102 huruf e Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan yaitu menyembunyikan barang impor berupa Methaphetamine secara melawan hukum (penyelundupan) di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang dan atau mengimpor Psikotropika golongan 2 sebagaimana yang dimaksud Pasal 113 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Untuk proses selanjutnya kita limpahkan ke Polres Tanjungpinang untuk ditindaklanjuti,” ujar dia.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti prosesnya. Untuk saat ini, akan melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Disinggung nilai barang haram tersebut, kata Ardiyanto diperkirakan sebesar Rp100 juta. “Kita akan kemmbangkan dan dalami dulu kasusnya,” ujar Ardiyanto. (mb/okezone)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

‘Politik Identitas, Bekal Bagi Parpol yang Miskin Gagasan’

Metrobatam, Jakarta - Banyaknya isu terkait suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang mewarnai kancah perpolitikan Indonesia tak terlepas dari peran partai-partai politik yang...

Digugat Anak Kandungnya Rp.1,6 Miliar, Nenek Cicih: Saya Maafkan Mereka

Metrobatam, Bandung - Kebesaran hati ditunjukkan Cicih (78). Meski digugat empat orang anaknya, nenek Cicih masih tulus memaafkan mereka. "Saya sudah memaafkan mereka. Kasih sayang...

Ditanya Kondisi NT, Ini Jawaban Orangtua Penyerang Kiai di Lamongan

Metrobatam, Lamongan - Kiai Hakam Mubarok, korban penyerangan Pengasuh Ponpes Karangasem Lamongan, sempat bertemu orangtua NT. Dalam pertemuan itu Kiai Hakam sempat menanyakan kondisi...

Polisi Ringkus 5 Pelaku Begal Sadis Terhadap Wartawan di Batam

Metrobatam.com, Batam - Setelah sempat buron, 5 dari 7 pelaku begal sadis terhadap Handes Silaban wartawan Media Lentera Indonesia di Batam akhirnya berhasil dibekuk...

Komisi III DPRD Kepri Bersama Dinas Perkim Tinjau Lokasi untuk Pembangunan Infrastruktur di Mako...

Metrobatam.com, Batam - Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman ( Perkim ) Kepri bersama Komisi III Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Selasa...

Anggota DPRD Kepri dan Anggota DPRD Batam Hadiri Musrenbang Tingkat Kelurahan

Metrobatam.com, Batam - Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau dilaksanakan di Kantor lurah Rempang Cate, Rabu,...

Bank BTN Siap Membantu Sertifikat Perum Air Mas

Metrobatam.com, Batam - Warga perumahan Air Mas Mandar Paradise, Batuaji, Batam, Kepulauan Riau  Lakukan aksi demo di Bank BTN untuk minta keterangan sertifikat rumah mereka,...

Sebarkan Isu akan Ada Pembantaian Ulama oleh PKI, Guru SMA di Banten Ditangkap Polisi

Metrobatam, Banten - Polisi menangkap guru SMA bernama Yayi Haidar Aqua, pemilik akun Facebook Ragil Prayoga Hartajo. Yayi diduga menyebarkan hoax soal adanya pasukan...

Ratusan Advokat Bela Firman Wijaya Lawan SBY

Metrobatam, Jakarta - Sekitar 400 orang advokat secara sukarela membentuk 'Tim Advokasi Untuk Kehormatan Profesi' membela pengacara Setya Novanto, Firman Wijaya untuk menghadapi proses...

KPK Sebut Upaya Nazaruddin Seharusnya Didukung

Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut upaya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin mengungkap nama-nama yang diduga terlibat kasus korupsi seharusnya...

Sambil Santap Nasi Jambal, Mega-Jokowi Bertemu di Batu Tulis Semalam

Metrobatam, Bogor - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo di Istana Batu Tulis Bogor, semalam. Pertemuan hampir dua...

Wiranto Tegaskan Aparatur Negara Harus Netral dalam Pilkada

Metrobatam, Jakarta, - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengingatkan bahwa aparatur negara, baik sipil maupun TNI dan Polri, serta penyelenggara...
BAGIKAN