Soal Aliran Dana e-KTP ke Parpol, KPK: Kita Lihat di Persidangan

    Metrobatam, Jakarta – KPK membenarkan adanya saksi yang mengungkap aliran dana ke sejumlah partai politik terkait kasus dugaan korupsi e-KTP. Namun KPK masih menunggu pembuktian di persidangan mengenai realisasi alokasi uang.

    “Di dakwaan ada informasi awal yang disampaikan salah seorang saksi mengatakan para terdakwa mengalokasikan dana dan akan diberikan kepada sejumlah pihak. Sejumlah pihak itu tertulis di sana partai politik. Nanti kita lihat di persidangan bagaimana secara lebih lengkap dan rinci pernyataan saksi tersebut, dan kedua kita simak juga di persidangan apakah (aliran dana) itu masih rencana atau sudah direalisasikan,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (10/3).

    Febri juga belum menyebut soal tindakan hukum terhadap parpol secara kelembagaan terkait dugaan korupsi e-KTP. “Kita lihat dulu di persidangan fakta lebih lengkapnya seperti apa,” sebutnya.

    Jaksa KPK dalam surat dakwaan menyebut Andi Narogong sebagai pengusaha rekanan Kemdagripernah menyampaikan maksudnya untuk memberikan uang kepada parpol). Alokasi jatah duit untuk parpol ini menurut KPK dalam surat dakwaan untuk memperlancar proses terkait pengadaan e-KTP.

    Ada 3 parpol yang disebut secara dalam dakwaan untuk eks pejabat Kemdagri, Irman dan Sugiharto, yaitu Partai Golkar, Partai Demokrat, dan PDI Perjuangan.

    “Bahwa pada akhir Februari 2011, terdakwa II (Sugiharto) ditemui oleh Andi Narogong di ruang kerja terdakwa II. Dalam pertemuan tersebut, Andi Narogong menginformasikan kepada terdakwa II bahwa untuk kepentingan penganggaran, Andi Narogong akan memberikan uang sejumlah Rp 520 miliar kepada beberapa pihak,” kata jaksa KPK saat membacakan surat dakwaannya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (9/3) kemarin.

    Berikut ini rincian rencana pemberian tersebut:

    1. Partai Golkar sejumlah Rp 150 miliar
    2. Partai Demokrat sejumlah Rp 150 miliar
    3. PDI Perjuangan sejumlah Rp 80 miliar
    4. Marzuki Ali sejumlah Rp 20 miliar
    5. Anas Urbaningrum sejumlah Rp 20 miliar
    6. Chaeruman Harahap sejumlah Rp 20 miliar
    7. Partai-partai lainnya sejumlah Rp 80 miliar.

    Investor Tak Acuh
    Kasus korupsi proyek elektronik Kartu Tanda Penduduk alias e-KTP melibatkan banyak nama besar di Indonesia. Mulai dari petinggi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), menteri hingga direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski demikian, hal itu tidak menjadi sentimen negatif bagi kalangan investor di pasar keuangan.

    “Memang ini satu sisi buat kita jelek karena carut marut sistem kita. Tapi sejauh ini belum menjadi sentimen negatif. Mungkin apa sudah maklum,” kata Analis dari Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih kepada detikFinance, Jumat (10/3).

    Lana menjelaskan, daftar nama tersebut masih dalam dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dimungkinkan reaksi negatif akan muncul bila salah satu nama petinggi lembaga negara atau menteri menjadi tersangka.

    “Kalau itu misalnya salah satu pimpinan lembaga tinggi kita lalu gara-gara kasus itu kemudian menjadi tersangka, mungkin baru di situ baru ada pengaruh,” jelasnya.

    Pada dasarnya penyelenggaraan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memang menjadi fokus investor. Selain korupsi, hal yang juga menjadi fokus adalah ketika target pajak tidak tercapai, pemangkasan belanja, proyek tidak berjalan hingga penambahan utang.

    “Kalau misalnya proyek akhirnya tidak berjalan, maka ya saham pada sektor-sektor yang terkait akan terpengaruh,” tegas Lana. (mb/detik)

    Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    BERITA TERKINI

    Ini Perjalanan Yusuf Supendi dari PKS Hingga Berlabuh ke PDIP

    Metrobatam, Jakarta - Mantan pendiri PKS, Yusuf Supendi menjadi caleg dari PDIP untuk Pileg 2019. Perjalanan Yusuf cukup panjang hingga memutuskan berlabuh ke partai...

    Drama Anies Copot 5 Wali Kota dan Kepala Dinas, Diberhentikan Lewat WhatsApp

    Metrobatam, Jakarta - Pelantikan wali kota, bupati, dan kepala dinas se-Jakarta pada Kamis (5/7) lalu menyisakan drama. Ada yang menilai, Gubernur Anies Baswedan telah...

    KPK Minta KPU Konsisten Larang Eks Koruptor Jadi Caleg

    Metrobatam, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) konsisten menerapkan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 Tentang Pencalonan Anggota Legislatif....

    BNN akan Gunakan Drone untuk Lacak Peredaran Narkoba

    Metrobatam, Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Inspektur Jenderal Heru Winarko mengungkapkan pihaknya bakal menggunakan teknologi pesawat nirawak atau drone untuk mengintai dan...

    Ini Daftar Menteri-menteri Jokowi yang Nyaleg di Pemilu 2019

    Metrobatam, Jakarta - Sejumlah menteri di kabinet Presiden Joko Widodo mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di Pemilu 2019. Siapa saja mereka? Sekretaris Kabinet Pramono Anung...

    KPK OTT Bupati Labuhanbatu Sumut Terkait Proyek di Dinas PUPR

    Metrobatam, Jakarta - Bupati Labuhanbatu, Sumatera Utara, Pangonal Harahap terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Pangonal diduga menerima suap berkaitan dengan proyek di dinas...

    Pendiri PKS Yusuf Supendi Jadi Caleg PDIP

    Metrobatam, Jakarta - Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Yusuf Supendi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari mengatakan Yusuf...

    Lalu Kaget Bisa Juara Dunia Lalu: Saya percaya Tuhan Bisa Membantu Saya

    Metrobatam, Jakarta - Lalu Muhammad Zohri telah tiba di Indonesia, Selasa (17/7). Dia bercerita sempat tak menyangka menjadi juara dunia. Lalu menjadi perhatian publik setelah...

    Harga Minyak Naik, RI Kantongi Rp 58 Triliun

    Metrobatam, Jakarta - Kementerian Keuangan menyebut kenaikan harga minyak dunia turut memberikan keuntungan bagi negara. Dari data realisasi anggaran pendapatan belanja negara (APBN) semester...

    Thibaut Courtois Mendekat ke Real Madrid

    Madrid - Transfer Thibaut Courtois ke Real Madrid berpeluang besar terjadi. Chelsea dan Madrid dikabarkan telah menyepakati harga kepindahan kiper Belgia itu. Radio Prancis, RMC,...

    JK: Cawapres Jokowi Harus Tambah Suara 15% di Pilpres

    Metrobatam, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menanggapi nama-nama yang muncul sebagai kandidat cawapres Joko Widodo (Jokowi). JK kembali menegaskan, sosok cawapres Jokowi...

    Kapolri Tito Sebut Masyarakat Mudah Terpengaruh Tokoh Agama

    Metrobatam, Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan masyarakat Indonesia masih banyak yang mudah dipengaruhi oleh pemikiran tokoh melalui isi cermah atau perdebatan. Tak...
    BAGIKAN