Soal Kinerja, Susi: Yang Tidak Puas Silakan Gagalkan Saya Jadi Menteri

Metrobatam, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memastikan kepada seluruh pihak yang tidak puas dengan hasil kinerjanya sampai saat ini, untuk segera menempuh jalur hukum untuk melengserkannya dari jabatan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal tersebut diungkapkannya pada saat menjadi pembicara kunci acara Halal Bihalal Iluni UI di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Sabtu (15/7).

Di kesempatan tersebut, Susi membeberkan bagaimana praktik illegal fishing di perairan Indonesia terjadi. Salah satu buktinya, dengan banyaknya ribuan kapal asing yang secara bebas mengeruk kekayaan laut Indonesia.

Tidak sampai di situ, Susi juga menyebutkan neraca perdagangan Indonesia khususnya di sektor perikanan juga hanya menempati urutan ke-3. Padahal, luas laut Indonesia terbesar nomor 2 di dunia.

Dalam upaya membenahi kondisi laut Indonesia dari praktik illegal fishing, Susi memulainya dengan menerbitkan aturan moratorium kapal asing, aturan larangan transhipment, aturan disiplin PNS, hingga mengimplementasikan aturan penenggelaman kapal.

Bahkan, Susi mengundang enam duta besar (dubes) luar negeri seperti Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Australia, hingga pengusaha untuk mendukung pembenahan di sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

“Saya bilang, pesta selesai. Kita maju ke depan, saya tidak akan mencari siapa salah siapa benar. Saya akan lakukan amunisi nasional and from now stop,” kata Susi.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Susi telah melakukan kebijakan penenggelaman kapal terhadap 386 kapal. Bahkan, saat ini nilai tukar nelayan menjadi 110 dari yang sebelumnya hanya 104-105, bahkan beberapa komoditas kelautan dan perikanan pernah menyumbang deflasi. Stock ikan dari yang sebesar 6,5 juta ton kini naik menjadi 12,5 juta ton, konsumsi ikan per kapita juga naik dari 36 kg menjadi 41 kg.

Dari hasil yang sudah diukir tersebut, Susi tidak segan untuk menghadapi para pihak yang ternyata dirugikan dengan aksinya dalam merealisasikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa, dan menjadikan Indonesia sebagai poros matirim di dunia.

“Kalau anda tidak puas silakan tempuh upaya hukum, silahkan PTUN saya, gagalkan saya jadi menteri. Tapi kalau anda respect, please listen and do what i say,” tukas dia. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Piala Dunia 2018, Senegal Taklukkan Polandia 2-1

Metrobatam.com, Rusia - Polandia gagal membuka jalan lebih positif karena ditumbangkan oleh Senegal dengan skor 1-2 dalam laga perdana Piala Dunia 2018 di Moskva,...

Jepang Kalahkan Kolombia 2-1 di Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Salah satu wakil Asia di Piala Dunia 2018, Jepang, akhirnya berhasil menaklukkan perlawanan Kolombia 2-1 pada pertandingan perdana Grup H di...

Kapal Bawa Puluhan Penumpang Tenggelam di Danau Toba

Metrobatam.com, Medan - Kapal Kayu KM Sinar Bangun yang mengangkut 70 penumpang dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018). Lokasi kejadian dilaporkan terletak...

Osaka Jepang Diguncang Gempa 6,1 SR

Metrobatam.com, Osaka - Badan Meteorologi Jepang mengatakan getaran berkekuatan 6.1 Skala Richter itu melanda sebalah utara Osaka, kota terbesar kedua di negara itu, pada...

Polisi Pastikan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan

Metrobatam.com, Jakarta - Kepolisian Indonesia memastikan Polda Metro Jaya menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas dugaan kasus percakapan berkonten pornografi yang menyeret pimpinan...

Parkir di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur Semrawut

Metrobatam.com, Batam - Parkir kendaraan di Pelabuhan Domestik Telaga Punggur, Kota Batam, Kepulauan Riau, terlihat semrawut pada H+2 Idul Fitri 1439 Hijriah, Minggu. Parkir di...

Hasil Lengkap dan Klasemen Piala Dunia 2018

Metrobatam.com, Rusia - Piala Dunia 2018 telah berlangsung selama empat hari dan sebanyak enam dari delapan grup telah memainkan pertandingan pertama, sejak dibuka pada...

Libur Lebaran, Warga Karimun Padati Pantai Pelawan

Metrobatam.com, Karimun - Pantai Pelawan di Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, dipadati pengunjung yang menghabiskan masa liburan pada hari ketiga Idul Fitri...

Pada H+2, Jalur Mudik Sumbar – Riau Macet Total

Metrobatam.com, Payakumbuh - Ratusan Ribu kendaraan pribadi terjebak macet di sepanjang jalur mudik Sumatera Barat - Riau tepatnya jalan yang menghubungkan Bukittinggi hingga Payakumbuh...

Polisi Tembak Mati Pembunuh dan Perampok Supir Taksi Online

Metrobatam.com, Palembang - Tim Reserse Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan menembak mati satu dari tiga pembunuh dan perampok sopir taksi daring (Online) Grab...

Kroasia Kalahkan Nigeria 2-0 di Piala Dunia 2018

Metrobtam.com, Rusia - Pertandingan kedua di Grup D Piala Dunia 2018 antara Kroasia dan Nigeria berlangsung di Stadion Kaliningrad, Minggu (17/6) dini hari WIB. Nigeria dan Kroasia...

Rusuh, Papua Nugini Berlakukan Status Keadaan Darurat

Metrobatam.com, Sydney - Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus...
BAGIKAN