Soal Kinerja, Susi: Yang Tidak Puas Silakan Gagalkan Saya Jadi Menteri

1617

Metrobatam, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memastikan kepada seluruh pihak yang tidak puas dengan hasil kinerjanya sampai saat ini, untuk segera menempuh jalur hukum untuk melengserkannya dari jabatan orang nomor satu di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Hal tersebut diungkapkannya pada saat menjadi pembicara kunci acara Halal Bihalal Iluni UI di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Sabtu (15/7).

Di kesempatan tersebut, Susi membeberkan bagaimana praktik illegal fishing di perairan Indonesia terjadi. Salah satu buktinya, dengan banyaknya ribuan kapal asing yang secara bebas mengeruk kekayaan laut Indonesia.

Tidak sampai di situ, Susi juga menyebutkan neraca perdagangan Indonesia khususnya di sektor perikanan juga hanya menempati urutan ke-3. Padahal, luas laut Indonesia terbesar nomor 2 di dunia.

Dalam upaya membenahi kondisi laut Indonesia dari praktik illegal fishing, Susi memulainya dengan menerbitkan aturan moratorium kapal asing, aturan larangan transhipment, aturan disiplin PNS, hingga mengimplementasikan aturan penenggelaman kapal.

Bahkan, Susi mengundang enam duta besar (dubes) luar negeri seperti Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Australia, hingga pengusaha untuk mendukung pembenahan di sektor kelautan dan perikanan Indonesia.

“Saya bilang, pesta selesai. Kita maju ke depan, saya tidak akan mencari siapa salah siapa benar. Saya akan lakukan amunisi nasional and from now stop,” kata Susi.

Berdasarkan data yang dimilikinya, Susi telah melakukan kebijakan penenggelaman kapal terhadap 386 kapal. Bahkan, saat ini nilai tukar nelayan menjadi 110 dari yang sebelumnya hanya 104-105, bahkan beberapa komoditas kelautan dan perikanan pernah menyumbang deflasi. Stock ikan dari yang sebesar 6,5 juta ton kini naik menjadi 12,5 juta ton, konsumsi ikan per kapita juga naik dari 36 kg menjadi 41 kg.

Dari hasil yang sudah diukir tersebut, Susi tidak segan untuk menghadapi para pihak yang ternyata dirugikan dengan aksinya dalam merealisasikan laut Indonesia sebagai masa depan bangsa, dan menjadikan Indonesia sebagai poros matirim di dunia.

“Kalau anda tidak puas silakan tempuh upaya hukum, silahkan PTUN saya, gagalkan saya jadi menteri. Tapi kalau anda respect, please listen and do what i say,” tukas dia. (mb/detik)

Metrobatam.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

BERITA TERKINI

Ini Gagasan dari Urban Nexus ke 7 untuk Pemko Tanjungpinang

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Berakhir sudah kegiatan Regional Workshop Ke 7 Urban nexus yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang selama 3 hari. Oleh Deutsche Gesellschaft...

Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam Tangkap Kapal Penyeludup Ribuaan Burung Kacer...

Metrobatam.com, Batam - Tim Patroli Laut KPU BC Tipe B Batam gagalkan penyeludupan ribuaan Burung Kacer dari Malaysia di Pelabuhan Tikus, Tiban Mentarau, Sekupang...

Wako Tanjungpinang Lis Darmansyah Tunggu Keputusan Menpan RB Terkait Kurangnya Tenaga Pengajar

Metrobatam.com, Tanjungpinang - Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa Kota Tanjungpinang saat ini masih kekurangan 465 guru SD maupun SMP. "Setelah kita evaluasi secara total,...

‘Presidential Threshold’ Untungkan Parpol Rugikan Capres 2019

Metrobatam, Jakarta - Undang-undang yang bakal mengatur Penyelenggaraan Pemilu akhirnya disahkan, Jumat (21/7) dini hari WIB. Namun, pengesahan UU Pemilu itu tak terjadi dengan lancar....

Ada Lagi Ormas Terindikasi Anti-Pancasila, Siapa Dia?

Metrobatam, Jakarta - Pasca-pembubaran HTI, Polri menemukan ada indikasi ormas-ormas anti-Pancasila. Ormas itu sedang diawasi. Siapa mereka? Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul...

Diduga Perkosa Anak di Bawah Umur, Bek Sriwijaya FC Ditahan

Metrobatam, Jakarta - Bek Sriwijaya FC, Marco Sandy Meraudje, ditahan Kepolisian Resor Kota Palembang setelah diduga menganiaya dan memperkosa anak di bawah umur, Kamis...

Sita 1.161 Ton Beras, Kapolri: Negara Rugi Ratusan Triliun Rupiah

Metrobatam, Bekasi - Sebanyak 1.161 ton beras milik PT Indo Beras Unggul (PT IBU) di Kabupaten Bekasi disita Satgas Pangan. Kapolri Jenderal Tito Karnavian...

Penundaan Gaji PNS ke-13 jadi Biang Kerok Pelemahan Daya Beli

Metrobatam, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat pelemahan daya beli masyarakat selama Juni 2017. Inilah yang menjadi salah satu bahan pertimbangan BI dalam memutuskan...

Gunung Sinabung Terus Bergejolak, Pemerintah Daerah Tunggu Arahan BNPB

Metrobatam, Medan - Sudah hampir 1 bulan terakhir Gunung Api Sinabung kembali bergejolak. Bahkan Pusat Vulkanologi, Mitigasi, dan Bencana Geologi (PVMBG) mencatat Sinabung setiap...

Trump Mengklaim ISIS Jatuh Sangat Cepat

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mulai runtuh. Klaim ini disampaikan...

BNN Bersama GANN Kota Batam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional

Metrobatam.com, Batam - GANN adalah singkatan dari Generasi Anti Narkotika Nasional, yaitu sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat berbasis massa yang lahir dan berangkat dari keprihatinan...

41 Rumah Terbakar di Medan, BPBD Dirikan Posko Pengungsian di Masjid

Metrobatam, Medan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mendirikan posko untuk ratusan korban kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/7/2017) malam hingga Jumat...